Tutup Iklan
Rumah tersangka penyebaran hoaks server KPU, WN, di Kampung Tapen RT001/RW006, Nusukan, Banjarsari, Solo, tak berpenghuni sejak sepekan terakhir. Foto diambil pada Selasa (18/6/2019) sore. (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO — Tersangka penyebaran https://news.solopos.com/read/20190408/496/983905/polri-video-hoaks-server-kpu-dibuat-di-rumah-eks-kabintal-kopassus-taufik-nuriman" target="_blank" rel="noopener">hoaks "server KPU telah diatur memenangkan pasangan calon presiden Joko Widodo-Maruf Amin", WN, diketahui sebagai warga Jl. Jenggolo, Kampung Tapen RT001/RW006, Nusukan, Banjarsari, Kota Solo. Rupanya, WN dan keluarganya dikenal sebagai sosok yang santun di mata tetangganya.

Ketua RW006, Kampung Tapen, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Indriyanto, saat ditemui Solopos.com di rumahnya, Selasa (18/6/2019), mengatakan tidak menyangka sosok WN yang terkenal pintar di lingkungan Kampung Tapen menjadi tersangka dugaan penyebaran https://news.solopos.com/read/20190617/496/999221/pembuat-hoaks-server-kpu-disetting-menangkan-jokowi-diciduk-di-boyolali" target="_blank" rel="noopener">hoaks. Menurutnya, WN jarang berkumpul bersama tetangga karena kesibukannya, namun selalu menyempatkan diri berkumpul warga jika longgar.

“Istrinya, S, sangat aktif berbagai kegiatan di kampung seperti pengajian dan pertemuan rutin warga. Saya mengetahui WN sosok yang cerdas seorang ahli komputer. Sepengetahuan saya ia seorang dosen, tapi dosen di universitas mana saya tidak mengetahui,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, salah seorang tetangga WN yang enggan disebutkan identitasnya, mengatakan WN merupakan seorang https://news.solopos.com/read/20190617/496/999293/pembuat-hoaks-server-kpu-disetting-menangkan-jokowi-ternyata-dosen-di-solo" target="_blank" rel="noopener">dosen teknologi informasi di Kota Solo, namun ia tidak mengetahui pasti universitas tempat WN mengajar. Menurutnya, WN merupakan sosok yang sangat halus dalam berbicara.

Sementara itu, tetangga WN, Sarjono, mengatakan rumah WN sudah satu pekan terakhir dalam keadaan tidak berpenghuni. Menurutnya, WN sosok yang ramah kepada tetangga, ketika WN sedang melintas di jalan kampung selalu menyapa warga lainnya.

WN yang ditangkap Polisi di Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Selasa (11/6/2019). Berdasarkan pantauan Solopos.com di rumah WN, bangunan dalam keadaan terkunci dan tanpa penghuni. Rumah penuh ukiran kayu itu terdapat beberapa ekor burung peliharaan. Terdapat sepeda motor berwarna merah tepat di pintu masuk rumah WN.

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten