Dor! Pelaku Curanmor di Solo Ditembak Gegara Melawan Polisi Saat Ditangkap

Salah satu kejahatan TW yakni mencuri sepeda motor di kawasan Stadion Manahan Solo belum lama ini.

 Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menunjukkan barang bukti pencurian sepeda motor di Mapolresta Solo, Kamis (9/9/2021). (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)

SOLOPOS.COM - Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menunjukkan barang bukti pencurian sepeda motor di Mapolresta Solo, Kamis (9/9/2021). (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO — Aparat Satreskrim Polresta Solo terpaksa menembak kaki TW alias Kentut, 37, warga Grobogan, Purwodadi, karena berusaha melawan petugas saat ditangkap di Alun-alun Sragen, pada Selasa (7/9/2021) malam. TW diduga terlibat belasan kasus pencurian sepeda motor di beberapa kota di Jawa Tengah.

Promosi"Nobel Vietnam" untuk Terobosan Sains dan Teknologi bagi Kemanusiaan

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan, Kamis (9/9/2021), mengatakan salah satu kejahatan TW yakni mencuri sepeda motor di kawasan Stadion Manahan Solo belum lama ini. Hasil kejahatan TW seluruhnya telah dijual kepada penadah yang saat ini diburu petugas.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Grobongan dan Sragen. Ada beberapa kasus TW di luar Solo. Kalau di Solo, pelaku beraksi mencuri sepeda motor di kawasan Stadion Manahan,” papar dia.

Baca juga: Tabrak Mobil di Solo, Warga Colomadu Ini Ternyata Bawa Sabu-Sabu di Celana Dalam

Ia menambahkan ada tiga laporan kepolisian yang diterima petugas termasuk kejadian curanmor di kawasan Stadion Manahan. Pelaku berpura-pura jogging sembari mengawasi motor calon korbannya.

Kunci Duplikat

Saat TW merasa situasi aman, pelaku langsung mengambil sepeda motor milik korban. Saat ini jenis dan jumlah sepeda motor yang dicuri TW dalam pengembangan penyidik. Diduga, TW sudah beraksi belasan kali. TW juga melawan petugas saat ditangkap.

“Modus baru TW yakni menggunakan puluhan kunci duplikat. Kunci itu dicoba-coba satu per satu. Setelah ada yang bisa pelaku melarikan diri,” papar dia.

Baca juga: Waduh, 63 Perusahaan di Soloraya Buang Limbah ke Sungai Bengawan Solo

Polisi menyita barang bukti berupa dua unit handphone milik korban yang berada di dalam jok motor, pakaian pelaku saat mencuri, serta sejumlah uang hasil kejahatan.

Ia menambahkan pelaku terancam hukuman sembilan tahun penjara setelah dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian perusakan.

Baca juga: Simpan Sabu-Sabu Senilai Rumah Mewah, Pria Serengan Solo Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Dihapus pada 2023, Ini Jumlah Pegawai Honorer Pemkot Solo

Pegawai honorer atau tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK) di Kota Solo masih sangat dibutuhkan untuk memenuhi kekurangan jumlah PNS.

Puluhan Pegawai KAI Daop 6 Yogyakarta Jalani Tes Deteksi Narkoba

Puluhan pegawai PT KAI Daop 6 Yogyakarta dari jajaran masinis hingga top management menjalani tes urine deteksi narkoba.

Jalan TMMD Bisa Pangkas Jarak di Sendangmulyo Wonogiri 8,5 Kilometer

TMMD akan membangun jalan baru berstruktur makadam yang menghubungkan Dusun Kraguman dengan Dusun Sendang.

PTM Terbatas 100 Persen Klaten Dievaluasi

Pemkab Klaten masih mengevaluasi kembali kegiatan PTM terbatas dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19.

Kasus Covid-19 Meningkat, Klaten Kembali Perketat Pendatang

Kasus Covid-19 Klaten meningkat berawal dari para perantau yang berdatangan ke Klaten.

Ada Penyelundupan Narkoba, Tes Urine Warga Binaan Rutan Solo Negatif

Hasil tes urine secara acak terhadap 15 penghuni sel narkoba di Rutan Solo diketahui negatif. Tes urine ini menindaklanjuti penyelundupan jeruk berisi benda diduga sabu-sabu.

Peduli, Polres Klaten Bedah Rumah Warga di Karanganom

Kegiatan bedah rumah itu dilakukan bersama Kodim Klaten, Pemerintah Desa (Pemdes) Kunden, sukarelawan, dan elemen warga lainnya di Karanganom dan sekitarnya.

Pemkot Solo Siapkan 3 Lokasi Darurat bagi Pedagang Pasar Mebel Gilingan

Selama pembangunan sentra IKM, sebanyak 85 pedaagang Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, Solo, akan dipindahkan sementara ke pasar darurat di tiga lokasi.

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.

Menyusut 34,43 Persen, Alokasi Pupuk Subsidi NPK di Wonogiri 6.391 Ton

Alokasi awal pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebesar 17.752 ton atau 34,43 persen dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

DPRD Karanganyar Minta Pemerintah Beri Solusi Bagi Tenaga Honorer

Wakil Ketua DPRD Karanganyar meminta pemerintah tidak serta merta menghapus tenaga honorer tanpa memberi solusi bagaimana nasib masa depan mereka.

Angka Kasus Covid-19 Karanganyar Naik Lagi, Jangan Abaikan Prokes

Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Warga diminta waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Belum Punya Kartu Tani? Petani Boyolali Bisa Bawa KTP Saat Tebus Pupuk

Penyerapan pupuk bersubsidi tak optimal tersebut lantaran ada kendala yang dihadapi, salah satunya petani Boyolali yang belum memiliki kartu tani.

Tak Ada Proteksi, Pengusaha Bus Lokal Wonogiri Semakin Tergerus

Ada dua proteksi yang diharapkan pengusaha bus AKAP lokal Wonogiri, yakni pemberian izin trayek sesuai faktor muat penumpang atau loadfactor dan pembatasan akses bus AKAP dari luar daerah sampai terminal tipe A.

Nunggak Pajak, Aset Satu Perusahaan di Solo Disita KPP Pratama

KPP Pratama Surakarta menyita aset salah satu perusahaan di Kota Solo yang menunggak pembayaran pajak. Penyitaan diharapkan memberi efek jera.