SOLOPOS.COM - Donald Trump (Reuters)

Donald Trump sukses memenangi pilpres AS. Tapi Facebook malah menjadi kambing hitam, mengapa?

Solopos.com, SOLO — Donald Trump secara mengejutkan terpilih menjadi presiden Amerika Serikat ke-45, Rabu (9/11/2016). Donald Trump mengungguli pesaingnya Hillary Clinton.

Promosi Siap Layani Arus Balik, Posko Mudik BRImo Hadir di Rute Strategis Ini

Seperti dikutip Solopos.com dari Business Insider, Kamis (10/11/2016), uniknya, kemenangan Donald Trump di pilpres AS membuat jejaring sosial Facebook disalahkan dan dijadikan kambing hitam.

Facebook yang memiliki fitur algoritma news feed banyak menyajikan informasi kebaikan-kebaikan Donald Trump yang disukai pengguna.  Algoritma news feed Facebook tidak membedakan informasi fiksi atau fakta yang beredar sehingga dikritik penulis buku The Filter Bubble: What the Internet Is Hiding from You, Eli Pariser.

“Demokrasi bisa berjalan bila semua masyarakat bisa berpikir di luar kepentingan yang sempit. Untuk melakukannya, kita harus bisa hidup dan berhubungan dengan orang lain. Sayangnya hal tersebut membuat kita bergerak ke arah yang berbeda dan membuat masyarakat tertarik dengan hal-hal yang sempit,” ujar Eli Pariser.

Algoritma news feed Facebook sering menampilkan hal-hal yang menjadi favorit pengguna. Banyak orang yang memposting berita politik meski meragukan atau hoax tapi sering dianggap benar.

Bisa jadi itu yang membuat Donald Trump bisa memenangi pilpres. Kemungkinan besar, banyak penggemarnya yang menerika informasi tentang kebaikannya di Facebook. Sedangkan berita-berita buruk tentang dia tidak ditampilkan di Facebook.

News feed Facebook bahkan bisa saja menyajikan kabar yang menolak berita hoax yang ada. Akhir-akhir ini memang kian banyak yang menjadikan Facebook sebagai sumber berita online. Menurut Pew Study sekitar 63% masyarakat Amerika Serikat memilih Facebook untuk mencari berita-berita terkini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya