Dokter RSUD Kota Madiun Terkonfirmasi Positif Covid-19
Ilustrasi Covid-19 atau virus corona (Freepik)

Solopos.com, MADIUN -- Seorang dokter yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kota Madiun atau RSUD Sogaten terkonfirmasi positif Covid-19. Karena itu, ruang IGD rumah sakit milik Pemkot Madiun tersebut sempat ditutup selama 12 jam.

Direktur RSUD Kota Madiun, Agus Nurwahyudi, membenarkan ada seorang dokter yang bertugas di IGD RSUD Kota Madiun yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dokter yang merupakan warga Kota Madiun ini terkonfirmasi positif pada Selasa (4/8/2020) pagi WIB.

6 Bulan Tinggal di Gubuk Dekat Kandang Ayam, Mbah Slamet Klaten Segera Punya Kamar Baru

Karena terkonfirmasi positif Covid-19, lanjut dia, dokter ini kemudian diminta untuk isolasi mandiri di rumah. Sedangkan ruangan IGD rumah sakit untuk sementara ditutup.

“Dokter ini terakhir beraktivitas di rumah sakit Senin kemarin. Karena dokter ini tidak mengalami gejala apapun,” kata dia saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/8/2020).

Dibersihkan

Agus menyampaikan ruang IGD yang ditutup kemudian dibersihkan dan disterilisasi menggunakan cairan disinfektan. Bukan hanya ruangannya saja, tetapi juga seluruh peralatan medis yang ada di dalam ruangan IGD tersebut juga dilakukan sterilisasi.

“Untuk IGD rumah sakit memang sempat ditutup pada Selasa siang sampai malam untuk dilakukan sterilisasi. Rabu pagi IGD baru kami buka pelayanannya,” ujar dia.

Selama IGD ditutup, seluruh pelayanan gawat darurat memang ditiadakan. Kecuali untuk proses persalinan, pelayanan masih dilakukan. Sterilisasi tidak hanya dengan penyemprotan cairan disinfektan saja, tetapi juga menggunakan sinar ultraviolet untuk sterilisasi ruangan.

Tak Dipanggil Megawati ke Jakarta Bareng Gibran, Begini Kata Teguh Prakosa

Lebih lanjut, dokter RSUD yang terkonfirmasi positif ini sebelumnya memang sempat merawat seorang pasien. Pasien ini ternyata terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk itu, dokter perempuan ini kemudian menjalani tes swab bersama tiga dokter lainnya.

Hasilnya, hanya satu dokter yang dinyatakan positif. Sedangkan tiga dokter lainnya terkonfirmasi negatif. Namun, Agus menyampaikan tidak tahu secara pasti apakah dokter tersebut terinfeksi dari pasien yang dirawatnya atau dari tempat lain.

“Untuk persoalan dokter kami tertularnya dari mana, kami tidak tahu. Yang jelas sebelumnya sempat merawat pasien, yang kemudian baru diketahui positif Covid-19,” terangnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom