Dokter RS Ortopedi Meninggal Akibat Covid-19, Gugus Tugas Sukoharjo Siapkan Tracing
Ucapan duka cita tentang meninggalnya dr. Handry.

Solopos.com, SUKOHARJO -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo berencana melakukan tracing kontak dokter RS Ortopedi yang meninggal akibat virus corona.

Dokter Handry Tri H Sp Rad (K) yang bertugas pada Rumah Sakit (RS) Ortopedi Prof DR R Soeharso, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, meninggal tutup usia pada Senin (21/9/2020).

Dokter spesialis radiologi itu merupakan warga Kecamatan Kartasura, Sukoharjo. Handry terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani uji swab. Sebelumnya, Handry merupakan pasien suspek corona. Ia menjalani perawatan di RSUD dr Moewardi Solo sejak 15 September lalu.

Sempat Kabur, Tersangka Ke-9 dan 10 Kasus Mertodranan Tertangkap Saat Pulang Ke Solo

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan dokter Handry meninggal dunia pada Senin. "Iya, meninggal dunia tadi siang," kata Yunia, Senin malam.

Yunia mengatakan dokter spesialis tersebut meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif corona. Pemulasaran jenazah menggunakan protokol Covid-19.

Yunia menambahkan, dr Handry Tri H. Sp. Rad (K) merupakan warga Kecamatan Kartasura, Sukoharjo. Gugus Tugas akan melakukan tracing terhadap kontak erat dengan dokter Handry.

Hanya Sekali, 32.725 Keluarga Sukoharjo Terima BST Tambahan Rp500.000 Dari Kemensos

Komunikasi Dengan Keluarga

"Kami belum bisa komunikasi lebih jauh dengan keluarga, karena masih berduka. Besok pagi [Selasa, 22/9/2020] kami baru akan melakukan tracing kontak erat," katanya.

Sebelumnya, Direktur RSUD dr Moewardi Solo, Cahyono Hadi, membenarkan kabar yang menyebut dokter RS Ortopedi dr Handry Tri Handojo meninggal karena Covid-19.

Rebut Hati Milenial Solo, Gibran-Teguh Siapkan Konser Musik Virtual

Meski demikian, Cahyono Hadi belum tahu pasti berapa lama dokter RS Ortopedi Solo itu menjalani perawatan akibat Covid-19. “Iya, meninggal karena Covid-19. Tapi, saya belum dapat data berapa lama rawat inap. Informasinya, rujukan dari RS lain. Informasi lain-lainnya, saya belum dapat,” katanya kepada Solopos.com melalui telepon, Senin siang.

Catatan Solopos.com, dr Handry merupakan dokter pertama Soloraya yang meninggal dunia karena Covid-19. Sumber Solopos.com yang menghadiri prosesi pemakaman mengatakan sejumlah anggota staf RSUD dr Moewardi Solo menyalatkan jenazah dr Handry sebelum memberangkatkan ke RS Ortopedi Prof Dr Soeharso.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom