Doa Sujud Syukur dan Artinya, Lengkap dengan Tata Caranya

Berikut terdapat doa yang dibaca saat sujud syukur yang dilengkapi dengan arti dan tata caranya.

Senin, 15 Agustus 2022 - 09:42 WIB Editor: Nugroho Meidinata | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi orang salat. (Freepik)

Solopos.com, SOLO —Tak hanya mengucapkan hamdalah, ketika umat muslim mendapatkan anugrah dari Allah SWT juga bisa melakukan sujud syukur dan berdoa.

Bersyukur atas anugrah Allah SWT bisa dilakukan dengan beragam cara, salah satunya sujud syukur. Dalam Islam sendiri, sujud syukur disebut sebagai ibadah lantaran orang yang ingin melakukan sujud syukur harus dalam keadaan suci, seperti salat.

Dilansir situs resmi Nahdlatul Ulama (NU) online, syarat sujud syukur sama dengan salat. Adapun caranya, pertama seseorang yang akan melakukan sujud syukur mengambil posisi berdiri, lalu bertakbiratulihram. Kedua, mengucap takbir turun. Ketiga, turun sujud. Keempat, bangun dari sujud lalu diam sejenak sebelum salam. Kelima, salam. Semua dilakukan dengan tumakninah.

Syekh Sulaiman Al-Kurdi menganjurkan tahmid berikut ini sebagai doa pada sujud syukur.

Baca Juga: Hukum Makan Tinta Cumi-cumi, Halal atau Haram?

Alhamdullaahil ladzii an’ama ‘alayya bi kadzaa, wa dafa’a anniii kadzaa, wa ‘aafaanii mimmaabtalaa bihii fulaanan.

Artinya: “Segala puji bagi Allah, Zat yang memberikan nikmat kepadaku berupa…(sebutkan dalam hati nikmat yang diterima), dan menolak dariku marabahaya…(sebutkan bahaya yang dimaksud), dan menyelematkanku dari musibah yang Allah berikan kepada fulan…(sebutkan musibah yang dimaksud).

Baca Juga: Malam Jumat Baca Surat Yasin atau Al-Kahfi? Ini Jawaban NU

Selain itu, terdapat doa sujud syukur yang dibaca agar terhindar dari suatu dosa atau maksiat, berikut ini bunyinya.

Allaahumma laa taj‘al mushiibatanaa fii diininaa.

Artinya: Ya Allah, jangan jadikan musibah kami pada agama kami.

Baca Juga: Hukum Pasang Gigi Palsu Menurut Islam, Bolehkah?

Sebagian ulama juga menyamakan doa sujud syukur dengan sujud tilawah:

Sajada wajhiya lil ladzii khalaqahuu wa shawwarahuu wa syaqqa sam‘ahuu wa basharahuu bi haulihii wa quwwatihii fa tabaarakallaahu ahsanul khaaliqiina.

Artinya: Diriku bersujud kepada Zat yang menciptakan dan membentuknya, membuka pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya. Maha suci Allah, sebaik-baik pencipta.

Baca Juga: Hukum Senam Yoga dalam Islam, Haramkah?

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif