Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Parjiya bersama Kepala Kanwil DJP Jateng I, Jateng II dan DJP Yogyakarta. (Bisnis)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG &mdash;</strong> Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng DIY bersepakat mengoptimalkan pengamanan penerimaan pajak bea masuk, bea keluar dan cukai. Melalui sinergi itu, DJBC dan DJP menargetkan pertumbuhan pajak sampai Rp20 triliun.</p><p>Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Parjiya, mengatakan sinergi antara DJBC dan DJP bertujuan melakukan pertukaran informasi dan analisis bersama potensi penerimaan pajak bea masuk, bea keluar, dan cukai dengan menargetkan wajib pajak berisiko tinggi. "Sinergi kali ini sangatlah positif dengan pertukaran informasi bisa mengetahui apa saja sumber pajak yang belum tergarap serta melakukan kerja sama untuk keperluan audit dan pemeriksaan di bidang kepabeanan dan cukai," kata Parjiya sebagaimana dikutip <em>Jaringan Informasi Bisnis Indonesia</em> (<em>JIBI</em>), Jumat (13/4/2018).</p><p>Parjiya menambahkan DJBC dan DJP juga akan melakukan <em>joint investigation</em> dalam proses penanganan tindak pidana di bidang perpajakan, kepabeanan, dan cukai. Selain itu, kerja sama kedua lembaga itu juga digagas dalam upaya meningkatkan pengetahuan mengenai perpajakan kepabeanan dan cukai di masyarakat.</p><p>Dikatakan Parjiya, dengan populasi importir, eksportir, pengusaha pengurusan jasa kepabeanan, pengusaha barang kena cukai di Jateng dan DIY mencapai 4.500 wajib pajak.</p><p>Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Jateng 1 Irawan menuturkan sinergi ini merupakan langkah nyata dalam mengoptimalkan sektor pajak. Pasalnya, kerja sama kali ini merupakan instruksi langsung dari menteri keuangan untuk menggenjot pendapatan pajak. "Kami, DJP, menyambut baik adanya kerja sama ini. [Terutama untuk mengungkap] beberapa pajak yang terutama beberapa wajib pajak yang menyembunyikan kewajibannya dalam membayar pajak," tambahnya.</p><p>Lebih lanjut, Irawan berharap agar adanya sinergi ini dapat mendukung pencapaian target penerimaan serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak di Jateng dan DIY.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten