Anak-anak di Panti Asuhan Anak 1.000 Pulau di Ngringo, Jaten, menjalani pemeriksaan kesehatan, Sabtu (23/2/2019). Kegiatan tersebut bagian dari program bakti sosial Djarum Foundation 2019./Ponco Suseno

Solopos.com, KARANGANYAR – Sebanyak 27 anak di Panti Asuhan Anak 1.000 Pulau menjalani pemeriksaan kesehatan di panti asuhan itu di Ngringo, Jaten, Sabtu (23/2/2019) sore. Kegiatan tersebut merupakan bakti sosial Djarum Foundation 2019.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di lapangan, pemeriksaan kesehatan dipimpin dokter dari Yayasan Bakti Insan Negeri, dr. Mada dibantu tim medis lainnya. Pemeriksaan, di antaranya mencakup pengukuran tinggi badan, berat badan, pengecekan fisik. Hasil pemeriksaan, seluruh anak di Panti Asuhan Anak 1.000 Pulau di Ngringo dinyatakan dalam kondisi sehat. Meski seperti itu, tim medis tetap memberikan vitamin ke seluruh anak guna menambah kekebalan tubuh.

“Kondisi anak-anak sehat semua. Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Djarum Foundation kali ini. Dengan cara seperti ini, kami bisa mengetahui kondisi kesehatan secara berkala,” kata Kepala Panti Asuhan Anak 1.000 Pulau, Katino, di sela-sela kegiatan Djarum Foundation di panti asuhan setempat, Sabtu.

Katino mengatakan panti asuhan yang dipimpinnya mulai diresmikan pada 2000. Panti asuhan yang berada di bawah Yayasan Menara Kasih Bangsa dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai, seperti pendapa dan gazebo. Di samping itu juga menyediakan area guna meningkatkan keterampilan, seperti batik tulis, hidroponik, berkebun, dan beternak. Semula, lahan di panti asuhan milik Pendeta Mery Hartanti.

“Puluhan siswa di sini berasal dari Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalbar, Kalteng, Riau, Nias, Bandung, Soloraya. Alumnus dari panti asuhan sini ada yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil, karyawan swasta, dan lain sebagainya,” katanya.

Perwakilan Djarum Foundation Jateng dan DIY, Arvi Oktaviandra, mengatakan pemeriksaan kesehatan ke anak panti asuhan bakal dilakukan empat kali dalam satu tahun. Hal itu guna mengetahui kondisi kesehatan anak panti asuhan secara berkesinambungan.

“Nantinya, pemeriksaan kesehatan ini dilakukan sekali dalam tiga bulan. Sehingga, dalam setahun ada empat kali pemeriksaan. Ini juga berfungsi untuk pencegahan munculnya penyakit,” katanya.

Salah satu peserta pemeriksaan kesehatan Djarum Foundation, Vilis, 7, mengaku senang mengikuti acara tersebut. “Tadi ikut dicek kesehatan. Kalau sekarang, kondisinya sehat,” katanya.

Avatar
Editor:
Riyanta

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten