Penyerang PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto, merayakan gol ke gawang Semen Padang di Stadion Moch Soebroto, Jumat (13/12/2019). (Instagram @psisfcofficial)

Solopos.com, SEMARANG — PSIS Semarang sukses menundukkan Semen Padang 2-0 pada laga pekan ke-32 Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (13/12/2019).

Dua gol PSIS Semarang masing-masing dilesakkan Bruno Silva melalui tendangan penalti pada menit ke-44 dan Hari Nur Yulianto (HNY) pada masa injury babak kedua.

Kemenangan ini pun membuat PSIS Semarang naik ke urutan 11 klasemen Liga 1 dengan torehan 43 poin, hasil dari 32 laga. Pencapaian ini pun membuat PSIS Semarang berpeluang besar bertahan di Liga 1 musim depan.

Kontras dengan yang terjadi pada Semen Padang. Kekalahan dari PSIS Semarang itu membuat tim berjuluk Kabau Sirah dipastikan terdegradasi dari Liga 1 dan harus berkompetisi di Liga 2 pada musim depan.

Laga antara PSIS Semarang dengan Semen Padang itu berlangsung sengit. PSIS Semarang yang bertindak sebagai tuan rumah tampak kesulitan membongkar pertahanan Semen Padang.

Di sisi lain, Semen Padang tampil ngotot demi meraih poin untuk memperpanjang asa berlaga di Liga 1. Alhasil laga pun berjalan dalam tensi tinggi.

Bahkan wasit Yeni Krisdianto asal Jawa Timur harus mengeluarkan tiga kartu merah dalam laga ini. Dua kartu merah untuk pemain Semen Padang, Flavio Beck Jr. dan bek Agung Prasetyo. Sementara di kubu PSIS Semarang, wasit mengusir Finky Pasamba karena menerima dua kartu kuning.

Flavio dikartu merah wasit pada menit ke-33 setelah ketahuan menyikut Finky. Sedangkan, Agung diusir keluar lapangan karena menyikut Eka Febri pada menit ke-90. Sementara Finky diusir ke luar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-45+1.

Dalam laga ini, PSIS Semarang sukses menyarangkan gol pertamanya pada menit ke-44. Gol tercipta dari kaki Bruno Silva yang sukses mengeksekusi tendangan penalti.

Penalti diberikan wasit setelah Jonathan Cantillana dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek Semen Padang.

Unggul 1-0 tak membuat PSIS Semarang tampil dominan. Skuat berjuluk Mahesa Jenar itu bahkan banyak tertekan di babak kedua.

Untung, PSIS Semarang memiliki Jandia Eka Putra. Kiper asal Padang itu sukses menggagalkan sejumlah peluang yang diciptakan pemain dari mantan klubnya.

Keasyikan menyerang, Semen Padang justru kembali kebobolan. Adalah Hari Nur yang berhasil menjebol gawang Semen Padang di masa injury, tepatnya di menit ke-90+4.

Pemain yang akrab disapa Mukri itu menjebol gawang Semen Padang setelah menerima umpan matang dari Bruno Silva di luar kotak penalti lawan. Sepakan kerasnya pun tak mampu dihalau kiper Semen Padang dan membuat PSIS Semarang menang dengan skor 2-0.

Susunan pemain:
PSIS Semarang (3-4-3)
Jandia (gk); Frendi, Safrudin Tahar, Wallace Costa (c); Bayu Nugroho, Finky Pasamba, Fredyan Wahyu, Septian David; Bruno Silva, Hari Nur, Jonathan Cantillana
Cadangan: Joko Ribowo, Rio Saputro, Soni Setiawan, Andreas Ado, Eka Febri, Tegar Infantrie, Komarudin
Pelatih: Bambang Nurdiansyah

Semen Padang (3-5-2)
Hendy Oscario (gk); M. Rifqi, Roni Rosadi, Syaeful Anwar; Dedi Hartono, Flavio Beck, Fridolin Yoku, Leo Guntara, Yu Hyunkoo; Dany Karl Marx, Vanderlei Francisco
Cadangan: Achmad Iqbal (gk), Agung Prasetyo, Boas Atururi, Manda Cingi, Rosad Setiawan, Rudi, Mariando Djonak Uropmabin

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten