Diusung PSI Sebagai Capres 2024, Ganjar: Belum Ada Komunikasi

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku belum pernah melakukan komunikasi dengan Partai Solidaritas Indonesia atau PSI yang mengusung dirinya sebagai capres 2024.

 Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat membacakan Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2022 di Gedung DPRD Jateng, Jumat (23/9/2022). (Solopos.com-Humas Pemprov Jateng)

SOLOPOS.COM - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat membacakan Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2022 di Gedung DPRD Jateng, Jumat (23/9/2022). (Solopos.com-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, resmi diumumkan sebagai calon presiden atau capres yang diusung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Meski demikian, Ganjar Pranowo tidak terlihat antusias menanggapi hal tersebut.

Dijumpai wartawan saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Uni Eropa di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Selasa (4/10/2022), Ganjar mengaku tidak pernah menjalin komunikasi dengan PSI. Oleh karenanya, ia pun tidak terlalu menanggapi keputusan PSI yang mengusung namanya sebagai capres 2024.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Enggak [tidak ada komunikasi dengan PSI. Belum tahu [deklarasi PSI yang mengusung namanya sebagai capres],” ujar Ganjar.

Meski demikian, Ganjar tidak menampik jika dirinya mengetahui keputusan PSI yang mengusung dirinya sebagai capres 2024. Ia mengaku mengetahui keputusan PSI itu melalui pemberitaan di sejumlah media massa.

“Saya tahunya malah dari media. Belum ada komunikasi [sebelumnya dengan PSI],” tegas Ganjar.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Nasdem Pilih Anies, bukan Ganjar dan Andika Perkasa

Keputusan PSI yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres itu diumumkan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/10/2022). PSI mengumumkan Ganjar sebagai capres sesaat setelah Partai Nasdem mendeklarasikan mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024.

PSI mengklaim terpilihnya nama Ganjar sebagai capres 2024 merupakan hasil Rembuk Rakyat yang diselenggarakan partai tersebut sejak akhir Februari 2022. Ganjar dipilih bersama Zanuba Arifah Wahid alias Yenny Wahid sebagai calon wakil presiden (cawapres) 2024. PSI menilai pasangan Ganjar-Yenny Wahid itu sebagai yang terbaik untuk melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan mengakhiri masa jabatannya setelah tahun 2024.

PSI juga mengklaim jika ada sembilan nama kandidat capres 2024 yang muncul dari hasil Rembuk Rakyat. Selain Ganjar, ada juga nama Mahfud Md, Tito Karnavian, Erick Thohir, hingga Sri Mulyani, minus nama Anies Baswedan. Dari sembilan kandidat itu, Ganjar menempati posisi teratas sehingga diusung PSI sebagai capres.

Baca juga: Nasdem Resmi Usung Anies Capres, Begini Reaksi Ganjar Pranowo

Kendati demikian, Ganjar selama ini memang belum pernah menyatakan diri untuk maju sebagai capres pada Pilpres 2024. Alih-alih mencalonkan diri sebagai capres, Ganjar selalu berkilah akan mengikuti instruksi PDIP, yang merupakan partainya dalam Pilpres 2024.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jelang Tutup Tahun, DPRD Kota Semarang Desak Pemkot Kebut Proyek Infrastruktur

      DPRD Kota Semarang mendesak OPD Pemkot Semarang segera menyelesaikan rencana pembangunan infrastruktur menjelang berakhirnya tahun 2022.

      Komisaris KAI Dukung Penataan Stasiun Cepu yang Sudah Berusia 120 Tahun

      Penataan Stasiun Cepu menyasar perluasan lahan parkir, pembangunan shelter UMKM, dan fasilitas penunjang lainnya.

      Firasat Ayah Korban Kecelakaan Bus di Sarangan, Sempat Mimpi Dirikan Tenda

      Ayah korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus asal Semarang di Jalan Raya Sarangan sempat memiliki firasat buruk yang diperoleh dari mimpi.

      Salatiga Digoyang Gempa, BPBD: Ada 2 Sesar Aktif

      BPBD Kota Salatiga menyebutkan adanya dua sesar aktif yang bisa memicu terjadinya gempa di Kota Salatiga.

      Hadiri Kirab Pusaka HUT Blora, Mangkunagoro X Beri Tombak

      Selain menghadiri kirab, Mangkunagoro X juga menandatangani kerja sama dengan Pemkab Blora untuk pengembangan kebudayaan.

      Kesaksian Warga Manyaran Semarang Selamat dalam Kecelakaan Maut Bus di Sarangan

      Berikut kesaksian warga Manyaran Semarang yang selamat saat menumpang bus yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Sarangan.

      Pasutri Semarang Meninggal Kecelakaan Maut Bus di Sarangan, Anak Cucu Selamat

      Korban kecelakaan maut bus wisata di Sarangan di antaranya merupakan pasangan suami istri (pasutri) asal Manyaran, Semarang.

      Kota Salatiga Raih Penghargaan I-SIM for Cities

      Penghargaan ini bukan untuk personal melainkan untuk masyarakat Kota Salatiga dan seluruh perangkat Kota Salatiga, Sekda, OPD, camat, lurah dan unit terdekat di masyarakat

      Air Sumur Warga Salatiga Sempat Panas, Diduga Aliran Lahar Gunung Merbabu

      Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Salatiga, Roy Anjar, menyebut saat ini sumur sudah kembali dingin dan normal.

      Bejat! Guru Ngaji di Batang Cabuli Bocah Berusia 6 Tahun

      Seorang guru ngaji di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), ditangkap karena melakukan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 6 tahun.

      Festival Kampung Singkong Salatiga, Sebuah Mimpi Bahagia

      Ketua panitia Toni Anandya Wicaksono mengaku bahwa kegiatan diselenggarakan pada 3-4 Desember 2022 itu adalah sebuah mimpi.

      Iriban, Tradisi Warga Desa Kenteng Kabupaten Semarang Bersihkan Sendang Desa

      Tradisi yang disebut dengan iriban itu bertujuan menjaga kebersihan Sendang Tlogo dan sebagai ungkapan syukur.

      Pemkot Semarang Jamin Biaya Perawatan Korban Selamat Kecelakaan Bus Sarangan

      Pemkot Semarang menjamin biaya perawatan korban yang luka-luka akibat kecelakaan bus pariwisata di Sarangan.

      Tiba di Semarang, Jenazah Korban Kecelakaan Bus Sarangan Langsung Dimakamkan

      Tujuh jenazah korban kecelakaan maut bus pariwisata di Sarangan, Jawa Timur (Jatim), langsung dimakamkan begitu tiba di Semarang.

      Cerita Korban Selamat Bus Masuk Jurang di Sarangan

      Begini pengakuan rombongan wisatawan asal Semarang yang selamat dari kecelakaan bus di Jalan Raya Sarangan, Magetan, Jatim.