Diundang Jokowi ke KTT G20, Presiden Ukraina Tak Jamin Bisa Hadir

Presiden Zelenskyy tidak bisa menjamin bisa hadir atau tidak karena harus menyesuaikan kondisi di negaranya.  

 Presiden Joko Widodo berdialog empat mata dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Istana Maryinsky, Kiev, Ukraina, Rabu (29/6/2022). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres

SOLOPOS.COM - Presiden Joko Widodo berdialog empat mata dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Istana Maryinsky, Kiev, Ukraina, Rabu (29/6/2022). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres

Solopos.com, JAKARTA — Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berterima kasih Presiden Jokowi mengundangnya hadir dalam KTT G20 di Bali pada November 2022 mendatang.

Namun Presiden Zelenskyy tidak bisa menjamin bisa hadir atau tidak karena harus menyesuaikan kondisi di negaranya.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Saya berterima kasih atas undangan Anda Yang Mulia untuk datang ke KTT G20. Saya menerima undangan tersebut tapi kehadiran Ukraina akan sangat bergantung pada keamanan negara kami dan komposisi partisipan dalam KTT tersebut,” kata Zelenskyy sesuai pernyataan penerjemah, yang dikutip Solopos.com dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (30/6/2022).

Menurut rencana, KTT G20 akan digelar di Bali pada 15-16 November 2022. Namun Zelenskyy kembali menyatakan tidak menjamin bisa datang karena semua tergantung kondisi terakhir konflik dengan Rusia.

Baca Juga: Dipuji Zelenskyy, Jokowi Pemimpin Asia Pertama yang ke Ukraina

Namun ia mengapresiasi Presiden Jokowi sebagai pemimpin Asia pertama yang datang ke negerinya di masa perang melawan Rusia.

“Bersejarah bagi Ukraina karena ini kunjungan pertama Presiden Indonesia ke Ukraina, kunjungan pertama pemimpin Asia sejak invasi Rusia. Kami mengapresiasi hal tersebut, keberadaaan Anda sangat tinggi mewakili G20, kehadiran Anda jadi awal melawan perang, dukungan pribadi Anda untuk perjuangan kemerdekaan kami sangat kami hargai,” ujar Zelenskyy.

Zelenskyy berharap kedatangan Jokowi membawa dampak positif yakni perang Rusia-Ukraina segera berakhir.

Baca Juga: Bawa Pesan Presiden Ukraina, Jokowi Bertemu Putin Hari Ini

Namun semuanya tergantung kesepakatan antara Ukraina dan Rusia.

“Secepatnya perang ini berakhir, kita dapat kembalikan situasi politik di Ukraina. Sebelum invasi Rusia kita tidak ada kelaparan, terima kasih atas dukungan Anda atas kedaulatan teritorial Ukraina sebagai Presiden G20,” lanjutnya.

Baca Juga: Usai Lawatan di Ukraina, Presiden Jokowi Langsung Bertolak ke Polandia

Sementara itu, Presiden Jokowi menegaskan posisi Indonesia jelas tentang pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas suatu negara.

Karenanya ia akan berusaha mendamaikan konflik antara Rusia dan Ukraina.

“Saya menawarkan diri untuk membawa pesan dari Presiden Zelenskyy untuk Presiden Putin yang akan saya kunjungi segera,” tutur Jokowi.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      2023, Menkes Siapkan Transformasi Kesehatan Senilai Rp196,8 Triliun

      Anggaran transformasi kesehatan tersebut menurun dari 2023 senilai Rp96,8 triliun karena ada pengurangan pengadaan vaksin senilai Rp10 triliun.

      Istana: Pelantikan Menteri PAN RB Bersamaan Groundbreaking IKN

      Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyatakan sebelum Agustus berakhir akan berlangsung peletakan batu pertama IKN dan pelantikan menteri PAN-RB

      Sukses Nyanyi, Presiden Jokowi Pesan Ini ke Farel Prayoga

      Inilah isi pesan Presiden Jokowi kepada Farel Prayoga yang sukses menghibur pejabat dan tamu undangan di Istana Merdeka dengan nyanyiannya Ojo Dibandingke.

      Pemilu 2024: Anggaran KPU Rp14 Triliun, Bawaslu Rp5,5 Triliun pada 2023

      Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan anggaran pemilu yang paling besar akan terjadi di 2024, atau pada saat Pemilu berlangsung.

      Para Pemuda Kiri di Sekitar Proklamasi Kemerdekaan

      Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada17 Agustus 1945 niscaya tak akan terjadi tanpa andil para pemuda kiri. Mereka adalah kader-kader komunis dan sosialis.

      Momen Iriana Jokowi, Prabowo-Kapolri Joget Ojo Dibandingke di Istana

      Inilah momen unik yang membuat Ibu Negara Iriana Jokowi, Menhan Prabowo, hingga Kapolri berjoget bersama di Istana Merdeka.

      Nyanyi di Istana, Farel Prayoga Bikin Jokowi Senyum-Prabowo Joget

      Penampilan penyanyi cilik Farel Prayoga di Istana Merdeka, Rabu (17/8/2022) membuat Presiden Jokowi dan para pejabat RI terhibur.

      Buton Trending Topic Berkat Jokowi Pakai Baju Adat Dolomani di HUT RI

      Penampilan Jokowi memakai baju adat Buton di Upacara HUT ke-77 RI, Rabu (17/8/2022) menjadi trending topic di Twitter.

      Profil I Dewa Ayu Asal Kudus, Pembawa Bendera Upacara HUT ke-77 RI 2022

      Inilah profil I Dewa Ayu, siswi SMA N 2 Kudus yang bertugas sebagai pembawa bendera di upacara HUT ke-77 RI, Rabu (17/8/2022).

      Spesial! Ini Makna Baju Adat Buton Dipakai Jokowi di HUT ke-77 RI

      Presiden Jokowi memakai baju adat Buton dalam perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Rabu (17/8/2022).

      Setelah Proklamasi Kemerdekaan, Bambu Runcing dan Granat Kolang-Kaling

      Setelah Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada Jumat 17 Agustus 1945, gelora revolusi segera merambat ke mana-mana.

      Inilah 16 Parpol Tak Lolos Tahap Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

      Sebanyak 16 parpol ini tidak mampu melengkapi berkas yang dibutuhkan.

      Thrifting dan Dilema Ancaman Kesehatan atau Menjaga Bumi

      Budaya thrifting atau menggunakan kembali baju bekas yang menjadi tren sejak puluhan tahun lalu ditentang pemerintah lantaran memiliki ancaman kesehatan yang serius, meski aksi ini bertujuan mencintai bumi karena menekan laju produksi tekstil.

      Kasus di Jiwasraya, Asabri, dan Garuda, Jokowi: Hukum Harus Adil

      Jokowi menyebut perlindungan hukum, sosial, politik, dan ekonomi untuk rakyat harus terus diperkuat.

      Sejarah Hari Ini: 17 Agustus 1945, Kemerdekaan Indonesia

      Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 17 Agustus.