Tutup Iklan

Ditunjuk Terapkan PeduliLindungi, 600-An Pekerja Pasar Klewer Solo Malah Belum Divaksin Covid-19

Ratusan pekerja dan pelaku kegiatan di Pasar Klewer Solo ternyata belum divaksin Covid-19 padahal ditunjuk Kemendag untuk menerapkan PeduliLindungi.

 Aktivitas perdagangan di Pasar Klewer, Solo, Kamis (24/9/2021). Pasar ini ditunjuk menerapkan aplikasi PeduliLindungi. (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Aktivitas perdagangan di Pasar Klewer, Solo, Kamis (24/9/2021). Pasar ini ditunjuk menerapkan aplikasi PeduliLindungi. (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Sekitar 600 pekerja dan pelaku kegiatan di Pasar Klewer Solo diketahui belum divaksin Covid-19. Padahal Kementerian Perdagangan (Kemendag) menunjuk pasar tersebut sebagai percontohan penggunaan Aplikasi PeduliLindungi untuk kategori pasar tradisional.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo saat ini terus mengebut penyelesaian sejumlah komponen pendukung pemanfaatan aplikasi tersebut. Di antaranya, merampungkan vaksinasi bagi seluruh pelaku kegiatan pasar tekstil terbesar di Jawa Tengah tersebut.

Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, masih tersisa 600-an orang yang belum divaksin. Ratusan orang itu terdiri dari pedagang, pegawai kios/los, hingga kelompok lain seperti jasa panggul, petugas parkir, hingga petugas keamanan.

Baca Juga: Perjuangkan Nasib Petani, Mahasiswa Soloraya Unjuk Rasa di Ngarsopuro Solo

“Mereka yang belum divaksin, kami susulkan ke program vaksinasi di lokasi lain, seperti di sentra vaksin Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Kami sebenarnya sudah siap, tapi syaratnya kan pelaku kegiatan di Pasar Klewer harus sudah vaksin dua kali, makanya harus disiapkan,” kata Kepala Disdag Solo, Heru Sunardi, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (24/9/2021).

Belum Siap

Heru menyampaikan banyak pedagang, pelaku usaha, maupun pekerja di Pasar Klewer Solo yang belum siap dengan penunjukan menerapkan PeduliLindungi itu. Namun, penggunaan aplikasi PeduliLindungi menjadi penting di tengah Pandemi Covid-19.

Berdasarkan catatan Solopos.com, vaksinasi Covid-19 di salah satu pasar tradisional itu sudah dimulai sejak Maret 2021 lalu. Mereka yang belum divaksin kemungkinan karena belum terdata, tidak mau divaksin, atau tertunda karena kondisi kesehatan tertentu. “Kami terus susulkan dan sudah sosialisasi ke mereka,” jelas Heru.

Baca Juga: Psywar ke AHHA PS Pati Berlanjut, Gibran: Sponsor Persis Solo Lebih Banyak sampai Jersey-ne Kebak

Apabila seluruh elemen Pasar Klewer Solo sudah divaksin, Disdag tinggal menunggu instruksi kapan penggunaan aplikasi itu dimulai. Sejauh ini, Pasar Klewer belum mendapatkan kode batang atau QR Code PeduliLindungi. Baru setelah itu, menentukan lokasi skrining di pintu masuk-keluar Pasar Klewer bersama Dinas Kesehatan.

Kode Batang

“Pengajuan kode batang sudah kami lakukan. Jadi tinggal menunggu saja. Kami dipilih menjalani uji coba karena dianggap memiliki pintu masuk yang jelas. Kemudian, pelaku di dalamnya sudah melek teknologi dibanding pasar tradisional lain, serta pengunjungnya yang banyak,” ucapnya.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) Solo, Tavip Harjono, menyebut ratusan pelaku kegiatan dan pekerja itu belum divaksin Covid-19 karena belum didata.

Baca Juga: Solo Tuan Rumah Liga 2 Grup C, Komisi X DPR: Jangan Sampai Jadi Klaster Baru!

“Kuotanya dulu terbatas, kami usulkan tapi belum disetujui. Akhirnya disusulkan ke program-program Pemkot lain,” jelasnya saat dihubungi terpisah.

Total pelaku kegiatan di Pasar Klewer mencapai 10.000-an orang yang terdiri dari 3.192 pedagang. Kemudian tiap pedagang memiliki satu hingga empat pegawai. Jumlah tersebut belum ditambah dengan ratusan jasa panggul, juru parkir, dan petugas keamanan.


Berita Terkait

Berita Terkini

Dedy dan Suwardi Jadi Kandidat Kuat Ketua Kwarcab Pramuka Sragen

Nama Dedy Endriyatno dan Suwardi mencuat sebagai kandidat kuat Ketua Kwarcab Pramuka Sragen.

Vaksin AstraZeneca Tidak Diminati Lansia Klaten

Lansia di Klaten lebih suka vaksin Sinovac daripada vaksin AstraZeneca.

Round Up: Misteri Lorong Rahasia Bawah Tanah di Laweyan Solo

Pada masa Kerajaan Pajang, lorong bawah tanah di Laweyan, Solo, itu diperkirakan menjadi jalur distribusi candu.

Unik, Buah Belimbing Milik Warga Wonogiri Ini Berwarna Merah

Buah belimbing berwarna merah itu dibagikan oleh akun Instagram @tani_ndezo pada Sabtu (27/11/2021).

Penting Banget, Percepatan Layanan Deteksi HIV pada Ibu Hamil

Penularan HIV bisa terjadi dari ibu ke anak selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui.

Paling Rentan, Ada 2 Pasien Tuberkulosis-HIV di Wonogiri

Pasien TB-HIV bisa ditangani di Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) melalui 13 puskesmas dan empat rumah sakit di Wonogiri.

UMK Naik Tipis, Ibu Buruh Pabrik di Solo Rela Nyambi Bersihkan Makam

Seorang ibu yang juga buruh pabrik di Solo harus memutar otak supaya penghasilan selama sebulan cukup untuk menutup kebutuhan sehari-hari, salah satunya rela membersihkan makan demi dapat penghasilan tambahan.

Belum Vaksinasi, Sejumlah ODHA di Wonogiri Tak Siap Ditanya Petugas

Sejumlah ODHA yang belum divaksinasi disebabkan belum siap menyampaikan riwayat penyakitnya kepada petugas.

Selamatkan Produksi Kakao, Indonesia Perlu Kemitraan & Industri Kreatif

Pola kemitraan dan penumbuhan industri kreatif olahan biji kakao berpotensi menyelamatkan produksi kakao Indonesia.

Kreatif! PKK Klaten Bikin Video untuk Kampanyekan Vaksin

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Klaten membuat video kreatif untuk mengedukasi warga terkait pentingnya vaksin.

Seruduk Truk Tronton Parkir di Jalan Solo-Sragen, Bodi Truk Ini Ringsek

Sebuah truk ringsek setelah menyeruduk truk tronton boks yang parkir di jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan Warung You Sri, Dukuh Nguwer RT 017, Desa Duyungan, Sidoharjo, Sragen.

Hari Ini Ada Pemeliharaan Jaringan, Listrik Boyolali Padam 3 Jam

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Boyolali hari Kamis, 2 Desember 2021 yang berlangsung tiga jam.

Ada Pemeliharaan Jaringan, Listrik di Sragen Padam 3 Jam

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Sragen hari Kamis, 2 Desember 2021 yang berlangsung tiga jam.

Aplikasi SIRUP Dongkrak Lelang Pengadaan Barang dan Jasa Sukoharjo

Sebanyak 93 persen paket pengadaan barang dan jasa Pemkab Sukoharjo sudah terlelang berkat aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan atau SIRUP.

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.