Pevoli pantai pria Indonesia Danangsyah Yudistira Pribadi melakukan smes ke arah pevoli Indonesia pada pertandingan babak semifinal voli pantai putra Asian Games 2018 di Jakabaring Sport City, Palembang, Minggu (26/8/2018). (Antara - INASGOC/Muhammad Adimaja)

Solopos.com, PALEMBANG -- Tim voli pantai putra gagal menyumbangkan http://sport.solopos.com/read/20180828/481/936543/perolehan-medali-asian-games-2018-indonesia-24-emas-korsel-menjauh" target="_blank" rel="noopener">medali emas ke-23 untuk Indonesia. Di babak final di di Arena Jakabaring Sport City, Palembang, Selasa (28/8/2018) sore. Rachmawan Ade Candra dan Ashfiya Mohammad tumbang di tangan tim Qatar, Janko Ahmed dan Samba Cherif.

Dalam laga final yang berlangsung dalam cuaca panas itu, tim Indonesia sebenarnya bisa mengimbangi permainan Qatar di set pertama. Mereka bahkan memaksakan set poin hingga lima kali. Namun set pertama yang berlangsung ketat dimenangi Janko-Samba dengan skor 26-24.

Sayangnya, di set kedua, tim Indonesia tampil tak sekuat di set pertama. Mereka terus tertinggal hingga set poin Qatar. Janko dan Samba yang bertubuh jangkung itu pun menutup set kedua dengan selisih poin yang cukup jauh, yaitu 17-21.

Dengan demikian, Indonesia hanya meraih medali perak dan medali perunggu di nomor ini. Medali perunggu diraih Gilang Ramadan dan Danang Pribadi setelah menundukkan tim putra China Gao Peng dan Li Yang dalam tiga set dengan skor 2-1.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten