Cawagub Jateng, Ida Fauziyah (tengah) menggelar jumpa pers terkait fitnah di media sosial di Hotel Grand Candi, Semarang, Rabu (20/6/2018). (Solopos-Imam Yuda S.)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG &ndash;</strong> Calon wakil gubernur pada pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018, <a title="Pilkada 2018: Begini Riwayat Hidup Ida Fauziyah" href="http://semarang.solopos.com/read/20180416/515/910581/pilkada-2018-begini-riwayat-hidup-ida-fauziyah">Ida Fauziyah</a>, tak kuasa menahan air mata saat menggelar jumpa pers di Hotel Grand Candi, Semarang, Rabu (20/6/2018) siang.</p><p>Perempuan berjilbab itu menangis karena menjadi sasaran fitnah di jejaring media sosial Twitter yang digulirkan akun <em>@KakekDetektif.</em></p><p>Dalam kicauannya di Twitter, akun <em>@KakekDetektif</em> menulis bahwa Ida dan pasangannya di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018, <a title="Pilkada 2018: Begini Riwayat Hidup dan Sepak Terjang Sudirman Said" href="http://semarang.solopos.com/read/20180414/515/910068/pilkada-2018-begini-riwayat-hidup-dan-sepak-terjang-sudirman-said">Sudirman Said</a>, telah berselingkuh dan melakukan hubungan selayaknya suami istri di Hotel Novotel. Kicauan itu ditulis akun <em>@KakekDetektif</em> tiga hari sebelum Debat Pilgub Jateng 2018 tahap ketiga atau yang terakhir digelar pada Senin (18/6/2018).</p><p>&ldquo;Saya punya keluarga, punya suami, punya organisasi yang saya jaga kehormatannya. Bukan begini cara berpolitik yang becik tur nyenengke [baik dan menyenangkan],&rdquo; kata Ida sambil terisak di Grand Candi Hotel.</p><p>Mantan guru SMA Khadijah Surabaya ini mengaku tak sanggup membaca isi tulisan di akun <em>@KakekDetektif</em> itu. Ia menilai fitnah itu sangat kejam karena berdampak pada keluarganya.</p><p>&ldquo;Dalam prinsip saya, politik itu harus memberi kebahagiaan. Kita bergerak atas dorongan keluarga. Jangan sampai kegembiraan rakyat Jawa Tengah dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab,&rdquo; tegas Ida.</p><p>Selain Ida, fitnah juga melanda Sudirman. Cagub nomor urut dua dalam pilkada atau Pilgub Jateng itu dituduh telah menjadi orang sombong melalui sebuah video yang sempat menjadi viral di media sosial (medsos).</p><p>Dalam video itu Sudirman dituduh telah menjadi orang sombong karena dianggap tidak kenal dengan saudara setelah menjadi pejabat. Orang dalam video yang mengaku saudara Sudirman itu berasal dari Slatri, Brebes, daerah kelahiran mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu.</p><p>&ldquo;Kami sudah klarifikasi ke orang yang ada dalam video itu. Mereka akhirnya mengaku kalau disuruh Sekjen salah satu partai. Inisialnya H. Selain itu, mereka juga bekerja di kantor partai dari petahana [Ganjar Pranowo, PDIP],&rdquo; papar Sudirman.</p><p>Sudirman menilai video itu sengaja dibuat untuk merusak basis massa pendukungnya di Brebes. Hal itu dikarenakan video itu dibuat oleh partai dan tim sukses rivalnya di pilkada atau <a title="KPU Jateng Minta Pemudik Tak Buru-Buru Balik ke Perantauan" href="http://news.solopos.com/read/20180620/496/923179/kpu-jateng-minta-pemudik-tak-buru-buru-balik-ke-perantauan">Pilgub Jateng 2018</a>, Ganjar Pranowo-Taj Yasin.</p><p>Terkait beredarnya tuduhan selingkuh dan video di media sosial itu yang merupakan salah satu bentuk kampanye hitam di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng ini, Sudirman-Ida pun siap melapor ke kepolisian.</p><p>&ldquo;Kita akan ke kepolisian. Jika menangkap teroris bisa, kenapa orang-orang di balik akun ini tidak? Kalau dibiarkan terus menerus hal semacam ini tidak memberikan edukasi ke masyarakat,&rdquo; tegas Sudirman.&nbsp;</p><p><strong><em><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</em></strong></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten