Dituding Tampilkan Perpeloncoan, Ospek Online UNIB Disorot Netizen
Tangkapan layar momen hukuman ospek Fakultas Teknik UNIB. (Istimewa/twitter/ ababil_kuadrat)

Solopos.com SOLO — Usai viral ospek online Unesa, kini gantian kasus ospek online Fakultas Teknik Universitas Bengkulu (UNIB) menjadi sorota netizen di media sosial daring. Akibat unggahan tersebut kini Rektor UNIB membentuk Tim fakta untuk mencari tahu kebenaran kejadian tersebut.

Viral Video Ospek Online Bentak Mahasiswa, Mas-Mas Senior Katanya Mirip Arya Wiguna

Diunggah di Twitter

Kasus ospek online fakultas Teknik UNIB itu awalnya diunggah oleh akun Twitter bernama @ababil_kuadrat. Pemilik akun tersebut membuat sebuah rangkaian twit yang menceritakan kronologi perpeloncoan yang terjadi pada universitas tersebut.

Dalam rangkaian twitnya, Ababil mengungkapkan alasannya mengekspos kasus tersebut. Ia menjelaskan, bahwa dirinya menerima banyak keluhan dari teman-temannya yang berkuliah di Fakultas Teknik UNIB itu.

Ia juga mengaku twit tersebut, dilatarbelakangi oleh kasus ospek UNESA yang berhasil menjadi sorotan publik. Ia juga berharap dari rangkaian twit itu dapat menghilangkan budaya senioritas dan perpeloncoan di Indonesia.

Viral Video Tiktok Guru Doakan Murid Meninggal Karena Mengeluh Kelas Online

Twit ini juga didasari karena banyak teman-temannya yang sebenarnya tidak menyukai proses ospek online UNIB itu. Akan tetapi mereka tidak berani menyampaikannya karena adanya tekanan dari para senior.

Karena budaya ospek keras yang sudah sangat mengakar di Fakultas Teknik tersebut, ia menceritakan bahwa teman-temannya terpaksa menerima perlakuan tidak pantas itu, daripada bermasalah di kemudian hari.

Akses Dibatasi

Diketahui proses ospek itu diunggah ke kanal Youtube fakultas, namun sekarang video ospek itu sudah dibatasi. Beruntungnya Ababil berhasil mengabadikan beberapa momen saat perpeloncoan tersebut terjadi.

Momen tersebut antara lain mahasiswa baru yang dimarahi dan dihukum berdiri selama dua jam, hingga salah satu mahasiswi baru yang dihukum mengoles lipstik keseluruh wajahnya.

Gabut Gara-Gara Jakarta PSBB Lagi, Dinar Candy Minta Dihamili

Setelah twit tersebut viral, pengunggah twit tersebut mulai mendapat pesan ancaman dan teror melalui Direct Message (DM) Twitter, Instagram maupun pesan dari nomor tak dikenal di Whatsapp.

Terlihat akun Instagram bernama Dani Fazli yang diduga terlibat dalam ospek viral itu, mengirimkan pesan kepada Ababil. Ia mengajak Ababil untuk berdiskusi, bukan hanya mengungkap kasus lewat media sosial saja.

“Mari kita diskusi membahas masalah snapmu, generasi berintegritas kan? Seharusnya tidak hanya berargumen via medsos lah ya. Tunjukkan bahwa anda generasi cerdas. Ku tunggu kabar baikmu,” ungkap Dani Fazli dalam DM Instagram tersebut.

Selain itu ia juga mendapatkan DM dari fake account yang menyuruhnya untuk menghapus twit tersebut. Bahkan ia mendapatkan informasi dari teman temannya yang berada di UNIB, banyak yang mencari informasi alamat rumah, hingga nomer Whatsappnya.

Viral Video Tiktok Orang Iseng Ganti Label Harga di Minimarket, Netizen Geram

Jadi Viral

Kini unggahan tersebut viral dan mendapatkan beragam tanggapan dari netizen. Banyak dari netizen yang tidak setuju dengan aksi perpeloncoan tersebut. Bahkan beberapa netizen menyarankan budaya ospek seperti ini seharusnya sudah tidak ada lagi, dan diganti yang lebih inovatif.

“Daripada acara bentak-bentak ga jelas, mending isinya materi cara belajar secara online di tengah pandemi gini. belajar bahasa inggris gitu misalnya,” ucap akun Twitter @AkbarGani.

“Argumennya pasti cuma teknik keras. Dikira jurusan lain ager2 kali ya kaga ada beban. Ya terus apa hubungannya ama perploncoan gak masuk akal? Udah tau keras ya ringanin kek beban hidup orang laen wkw,” ujar akun Twitter @thicveg.

Song Ji Hyo Joget Tiktok Pakai Lagu "Bagaikan Langit", Netizen Indonesia Heboh

Dikutip dari berita Antara Bengkulu pada Kamis (17/9/2020), setelah viralnya video tersebut, Rektor UNIB Ridwan Nurazi mengambil langkah membentuk tim pencari fakta, guna mengusut kasus ini. Pihaknya akan memanggil seluruh panitia ospek online itu dan menghubungi Wakil Dekan Fakultas Teknik UNIB.

Setelah tim pencari fakta itu mendapatkan keterangan yang lebih jelas, baru pihak universitas akan memberi sanksi yang sesuai dengan rekomendasi dari tim fakta tersebut.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom