Dituding Gelapkan Mobil Rental, Yusuf Mansur Pernah Berkata Ini

Menurut Lestari, Yusuf Mansur yang belum menjadi ustaz menggadaikan mobil kepada dirinya yang ternyata mobil rental.

 Dua sahabat, Lestari (kiri) dan Umi, saat diwawancarai wartawan Thayyibah.com, Sudarso Arief Bakuama. (Thayyibah Channel)

SOLOPOS.COM - Dua sahabat, Lestari (kiri) dan Umi, saat diwawancarai wartawan Thayyibah.com, Sudarso Arief Bakuama. (Thayyibah Channel)

Solopos.com, JAKARTA — Seorang perempuan bernama Lestari, 59, mengaku menjadi orang pertama yang dibohongi Yusuf Mansur tahun 1999 silam.

Saat itu, menurut Lestari, Yusuf Mansur yang belum menjadi ustaz menggadaikan mobil kepada dirinya yang ternyata mobil rental.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Akibat menggadaikan mobil rental itu Yusuf Mansur sempat dibui dua bulan. Yusuf Mansur juga dikejar-kejar tentara yang menjadi korbannya.

Pengakuan Lesatri pada awal April 2022 itu belum dijawab Yusuf Mansur. Dalam berbagai kesempatan, Yusuf Mansur mengakui dirinya pernah dipenjara dua bulan namun bukan karena menggadaikan mobil rental.

Baca Juga: Yusuf Mansur Tak Jawab Tuduhan Gadai Mobil Rental dan Jual Tanah Wakaf

Menurut Yusuf Mansur, dirinya rela dipenjara karena pasang badan atas tindakan rekannya yang kabur membawa uang bisnis mereka senilai Rp1,4 miliar.

Namun dalam penelusuran Solopos.com, Yusuf Mansur secara tersirat pernah mengakui terjerat kasus yang dituduhkan Lestari.

Video yang diunggah kanal Youtube Queen Nathania pada 8 Juni 2022 berjudul “Yusuf Mansur Kriteria Ustaz Khurafat? Suka Bohong dan Dusta,” memperlihatkan Yusuf Mansur yang sedang berkutbah dalam acara wisuda tahfiz Quran di Kalimantan Selatan tahun 2018.

Baca Juga: Cerita Yusuf Mansur Dilaporkan ke Mabes Polri lalu Kembalikan Uang

Di hadapan ratusan jemaah, Yusuf Mansur mengaku pernah dikejar-kejar aparat TNI dan polisi.

“Sebelum kenal Alquran saya tinggal di eternit, sebelum saya kenal dengan Quran saya tinggal di kolong antara genteng dan eternit. Kenapa? Saya pelarian Pak. Kabur. Lari dari tentara, lari dari polisi. Kalau ketemu tentara saya digebukin, kalau ketemu polisi saya ditangkep. Kenapa? Banyak masalahnya, banyak persoalannya. Alquran tidak ada lalu saya gelap,” ujar Yusuf Mansur dalam ceramahnya.

“Saya hanya bisa membayangkan wajah ibu saya, saya hanya bisa membayangkan wajah ayah saya, wajah adik-adik saya. Gak bisa saya ketemu sama mereka. Rp1,4 miliar masalahnya. Dibagi begitu banyak orang, orang semua mencari saya. Ya Allah, sekarang orang mencari saya buat saya ceramah. Orang sekarang mencari saya agar saya membantu kotanya, membantu provinsinya,” lanjut Yusuf Mansur.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Limpahkan Kasus Yusuf Mansur ke Polsek Ciracas

Sebelumnya diberitakan Solopos.com, kehidupan Lestari, mantan pengusaha asal Jogja berubah drastis setelah mengenal Jamán Nurchotib alias Yusuf Mansur.

Wanita berusia 59 tahun ini diklaim sebagai korban pertama yang ditipu dai kondang tersebut.

“Inget dong dulu, tega banget gara-gara kamu saya enggak punya rumah. Terlunta-lunta di Batam. Kembalikan uang saya yang kamu bawa,” ujar Lestari saat diwawancarai wartawan Thayyibah.com, Sudarso Arief Bakuama, Jumat (8/4/2022) lalu.

Baca Juga: Kronologi Lestari Dikhianati Yusuf Mansur: Mobil Hilang-Hidup Susah

Lestari mengaku selama 10 tahun hidup di Jakarta, semuanya berjalan normal. Namun sejak mengenal Yusuf Mansur, kehidupannya berubah drastis.

Ia dikenalkan seorang rekannya bernama Iwak, untuk penggadaian sebuah mobil.

Berawal dari penggadaian pertama itu Yusuf Mansur lantas menggadaikan beberapa mobil lainnya yang ia sebut sebagai milik saudaranya.

Baca Juga: Kisah Lestari Dikhianati Yusuf Mansur: Numpang Hidup Malah Jual Rumah

Belakangan diketahui ternyata semua mobil yang digadaikan Yusuf Mansur itu merupakan mobil sewaan di sebuah rental terkenal di Jakarta.

“Dia menggadaikan mobil ke saya. Pertama starlet Rp10 juta. Beberapa pekan kemudian dia membawa dua mobil Kijang, masing-masing digadaikan Rp10 juta,” terang Lestari.

Kala itu Yusuf Mansur mengaku mobil yang digadaikan adalah milik keluarganya. Namun dia tidak bisa menunjukkan BPKB yang belakangan diketahui mobil rental.

Baca Juga: Inilah Lestari, Pengusaha yang Tampung Yusuf Mansur Tapi Malah Ditipu

“Pas saya pergi ke Cipondoh kalau enggak salah, pulangnya sampai ke gerbang masuk ada petugas di rumah saya. Si Jamán kemudian dibawa sama petugas, ke mana enggak tahu. Akhirnya mobil ditarik sama rental dan uangnya tidak dikembalikan,” kenangnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Mahfud Md: Saya Dapat Bocoran Motif Ferdy Sambo, tapi Tak Boleh Katakan

      Menkopolhukam, Mahfud Md., menyebutkan menerima bocoran motif mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol. Ferdy Sambo, dalam kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

      Solopos Hari Ini: Misteri Motif Berdarah

      Meski Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua (Brigadir J), namun motif pembunuhan hingga kini masih menjadi misteri.

      PSN Tambah 13, Jangan Abaikan Urusan Lingkungan Hidup

      Pemerintah merilis 13 proyek strategis nasional (PSN) baru. Praktik realisasi PSN sering kali mengabaikan aspek lingkungan hidup. Sering pula mengabaikan kepentingan warga terdampak atas ruang hidup yang nyaman.

      Pengacara Keluarga Usulkan Brigadir J Jadi Pahlawan Kepolisian

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Guru TK Meninggal di Kamar Mandi, Diduga Dibunuh

      Jenazah guru TK itu ditemukan di kamar mandi rumahnya oleh ibu kandungnya.

      Rumdin Ferdy Sambo Diusulkan Jadi Museum Pengingat Kejahatan

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Timsus Kapolri Sempat Stagnan, Terbantu Berkat Pengakuan Bharada E

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Jejak Berdarah Duren Tiga Akhiri Karier Moncer Ferdy Sambo

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Kasus Ferdy Sambo Disorot Media Malaysia, Singapura dan Australia

      Media dari Singapura, Malaysia dan Australia mengulas berita penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap anak buahnya, Brigadir J.

      Jaksa Yakin Hakim Bakal Hukum Motivator Julianto Eka Putra

      Terdakwa Julianto Eka Putra telah dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

      Pengacara Sebut Asmara Polwan dan Ferdy Sambo, Benarkah Rita Yuliana?

      Pada pertengahan Juli lalu nama AKP Rita Yuliana viral di media sosial karena dikaitkan dengan kasus tewasnya Brigadir J.

      Bharada E: Jika Tidak Menembak, Saya yang Ditembak

      Jika tidak menembak, Bharada E yakin dirinya yang akan ditembak hingga mati.

      Ekosistem Teknologi Kemendikbudristek Wujudkan Transformasi Pendidikan

      Saat ini ada sejumlah platform yang sudah ada pada ekosistem teknologi pendidikan Kemendikbudristek Indonesia.

      Pembunuhan Brigadir J karena Kisah Asmara Ferdy Sambo Terbongkar?

      Ferdy Sambo diduga terlibat kisah asmara dengan seorang polwan sehingga memicu perselisihan dengan istrinya, Putri Candrawathi. 

      Pilpres 2024, Ganjar akan Kalah Jika Tak Diusung PDIP

      Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belum mendapat restu untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.