Tutup Iklan
Ditolak Warga Karena Dikira Covid-19, Jenazah Sakit Ginjal Dimakamkan di Jogonalan
Kuburan massal konter pulsa di lapangan Karang, Kotagede, Rabu (28/3/2018). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)

Solopos.com, KLATEN – Dikira meninggal dunia akibat Covid-19, pemakaman jenazah yang sakit ginjal sempat ditolak warga. Jenazah yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten itu dimakamkan di Kecamatan Jogonalan meski berbeda dengan lokasi yang semula direncanakan.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, aksi penolakan itu bermula saat warga memperoleh informasi bahwa salah seorang pasien yang dirawat RSST Klaten, yakni KWT, 72, meninggal dunia, Rabu (23/6/2020) petang.

Mendiang KWT meninggal dunia karena sakit ginjal. Kendati demikian, prosedur pemakamannya menyesuaikan dengan prosedur pemakaman jenazah Covid-19.

Menurut rencana, jenazah akan dimakamkan di tetangga desa dari mendiang KWT berdomisili, Rabu (24/6/2020). Salah satu pertimbangannya, jarak rumah dengan makam lebih dekat.

Gubernur Ganjar Minta Mal-Mal di Jateng Batasi Jumlah Pengunjung

Lantaran terjadi salah paham di tengah masyarakat, warga dari tetangga desa mendiang KWT menolak pemakaman itu. Padahal, liang lahat sudah disiapkan.

Selanjutnya, Muspika Jogonalan memediasi hal tersebut. Meski sempat menemui jalan buntu, akhirnya pemakaman jenazah dipindahkan ke desa tempat KWT berdomisili. Hal itu terpaksa dilakukan meski jarak rumah dengan lokasi permakaman terbilang jauh.

Sempat terjadi perdebatan dengan warga, akhirnya pemakaman KWT dapat dilakukan di desanya. Rangkaian pemakaman jenazah rampung hingga, Rabu (24/6/2020) pukul 03.00 WIB.

"Akhirnya jenazah dapat dimakamkan. KWT meninggal dunia bukan karena Covid-19 meski pemakamannya sesuai prosedur Covid-19. Tapi sakit ginjal. Memang di tengah Covid-19, banyak yang waswas," kata Camat Jogonalan, Sutopo, saat ditemui Solopos.com, di kantornya, Rabu (24/6/2020).

'Bojomu Semangatku', Tonton Adegan Viralnya di Sini!


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho