Tutup Iklan
Ditinggal Subuhan di Masjid, Rumah di Sumberlawang Sragen Terbakar
Kondisi rumah Gimin, 60, warga Dukuh Ploso, Desa Jati, Sumberlawang, Sragen, yang terbakar Rabu (8/7/2020). (Istimewa/Facebook-Info Sumberlawang)

Solopos.com, SRAGEN -- Rumah Gimin, 60, warga Dukuh Ploso, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2020) pagi.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, musibah rumah terbakar di Sumberlawang Sragen itu bermula ketika Suwarti, 55, istri Gimin, bangun dari tidurnya pada Rabu pagi sekitar pukul 04.30 WIB.

Sebelum rumahnya terbakar, Suwarti bermaksud memasak air di tungku untuk keperluan mandi suaminya yang tengah terbaring sakit.

Ada Pasar Janglot di Tangen Sragen, Apa Ada Hubungannya dengan Jenglot?

Ia lalu meninggalkan tungku yang masih menyala itu ke masjid untuk menunaikan Salat Subuh.

Sepulang dari Salat Subuh di masjid, Suwarti dikagetkan dengan munculnya asap pekat dari bagian dapur rumahnya.

Rupanya, nyala api hasil pembakaran kayu di dalam tungku itu merembet ke kandang yang digunakan untuk menyimpan jerami.

Menyadari kobaran api di rumah-nya sudah membesar, Suwarti berteriak minta tolong kepada para tetangganya. Mendengar teriakan Suwarti, warga sekitar langsung berdatangan.

2 Tugu dan 1 Rumah Warga PSHT Sragen Diduga Dirusak Sekelompok Pendekar

Mereka berusaha memadamkan api di rumah Suwarti dengan peralatan sederhana. Sebagian warga berusaha menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk melaporkan peristiwa rumah terbakar itu.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Gemolong dan Sragen dikerahkan untuk memadamkan api di rumah Suwarti.

Tidak Merembet

Berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran, si jago merah bisa dipadamkan sehingga tidak merembet ke rumah warga lain.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran di rumah warga Sumberlawang Sragen itu. Kebakaran itu sempat membuat panik warga sekitar mengingat rumah yang terbakar itu berdekatan dengan rumah-rumah tetangga.

2 Benda Mirip Jenglot di Mondokan Sragen Dirawat Warga, Gak Takut?

Sementara itu, lokasi rumah yang relatif jauh dari jalan besar sempat menjadi kendala petugas pemadam kebakaran untuk menjangkaunya.

“Kebakaran itu membuat rumah berukuran 12 meter x 5 meter mengalami rusak sedang,” terang Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, kepada Solopos.com.

Dalam musibah itu, tumpukan jerami senilai Rp1,5 juta juga ludes terbakar. Total kerugian material yang diakibatkan kebakaran di rumah warga Sumberlawang Sragen mencapai sekitar Rp11 juta


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho