Ditinggal Suami Merantau, Istri Main Serong dengan Oknum Polisi Pati

Seorang TKI asal Pati melaporkan oknum polisi dari Polsek Cluwak, Pati dengan tuduhan berselingkuh dengan istrinya sejak saat ia merantau ke Jepang.

 Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing. (murianews.com)

SOLOPOS.COM - Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing. (murianews.com)

Solopos.com, PATI – Seorang oknum polisi yang bertugas di Polsek Cluwak, Kabupaten Pati dilaporkan ke Propam Polda Jateng karena berbuat asusila dengan istri orang. Pelapornya adalah pria berinisial SL, 41, warga Kecamatan Gunungwungkal, Kabuaten Pati, yang juga suami dari wanita yang diselingkuhi oknum polisi tersebut.

Seperti dikutip dari murianews.com, perselingkuhan itu terjadi saat SL merantau bekerja di Jepang. Ia mulai curiga dengan tindak tanduk istrinya setelah ia pulang ke Indonesia pada Juni 2021 lalu. Istrinya sering menunjukkan perilaku aneh belum pernah dilakukan.

“Setiap tiga hari sekali, istri saya pergi ke pasar, padahal tidak punya dagangan di pasar juga tidak biasanya seperti itu. Dia ke pasar saat pagi hari, memang pulang sesuai dengan izin yang disampaikan ke saya,” katanya, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Mbah Minto yang Tebas Pencuri Ikan Dituntut 2 Tahun Penjara

SL mulanya tak menaruh curiga. Tapi lama kelamaan ia merasakan ada keanehan. Istri tiga pekan ke pasar namun pulang tidak membawa apa-apa. “Karena itu, saya langsung menanyai istri saya. Dia mengaku kalau selingkuh dengan salah satu anggota polisi. Dia juga mengaku kalau sudah melakukan hubungan badan,” ujarnya.

SL lantas mencari bukti-bukti. Bahkan dia berusaha untuk menemui oknum polisi tersebut, namun tidak pernah ditanggapi. Ia memastikan sudah mendapatkan sejumlah bukti kuat yang menunjukkan adanya perselingkuhan istrinya dengan oknum polisi tersebut.

Diduga, perselingkuhan itu sudah dilakukan sudah satu setengah tahun. Saat itu ia masih berada di Jepang untuk mencari nafkah. Karena itu, pihaknya pun melaporkan perselingkuhan itu ke Propam Polda Jateng dengan nomor: STPL/89/VIII/2021 Yanduan. Bahkan beberapa saksi sudah dimintai keterangan.

Baca Juga: Tuntut UMK Naik 16%, Buruh Jateng Ancam Geruduk Istana Presiden

Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing, pun angkat suara mengenai kasus ini. Ia menyatakan akan menindak tegas anggotanya tersebut jika terbukti bersalah. Apalagi, laporan kasus perselingkuhan itu sudah sampai ke Propam Polda Jateng.

Bahkan, saat ini kasus tersebut juga sudah dilakukan Sidang Etik di Polres Pati. Namun, pihaknya masih menunggu hasil dari sidang tersebut untuk kemudian dijadikan landasan apakah oknum polisi tersebut benar-benar bersalah atau tidak.

“Untuk kasusnya sudah kita tangani, kemudian tentunya kita melakukan tindakan tegas, kita lakukan persidangan terhadap anggota. Dan saat ini sudah dilakukan sidang kode etik dari anggota tersebut, dan menunggu hasil dari putusan sidangnya,” katanya, Selasa.

Berita Terkait

Espos Plus

Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

+ PLUS Volume Kubah Lava Merapi Bertambah 400 Bak Truk/Hari

Aktivitas erupsi efusif Gunung Merapi membentuk kubah lava yang salah satunya di bagian barat daya dengan volume mencapai 1.670.000 m3. dan pada bagian tengah mencapai 3.007.000 m3.

Berita Terkini

Polda Jateng Raih Nilai Tertinggi ETLE Nasional, Ini Penyebabnya

Ditlantas Polda Jateng meraih nilai tertinggi dalam program ETLE Nasional Presisi, yakni program yang menjaring pelanggar lalu lintas melalui tilang elektronik.

Kejam! Pria di Semarang Bunuh Istri dan Kabur Bawa Anak

Peristiwa pembunuhan yang melibatkan suami terhadap istri terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (15/1/2022).

Kisah TKI asal Kudus, Gaji Tak Diberi Hingga Kena Deportasi

Kisah sedih berasal dari seorang perempuan asal Kabupaten Kudus yang menjadi TKI melalui agen penyaluran ilegal di Malaysia.

Tepergok Pemilik Rumah Saat Curi Uang, Kurir di Grobogan Ditangkap

Berdalih sedang tertilit utang, seorang kurir barang nekat mencuri uang di rumah pemilik paketan barang di Desa Bendoharjo, Kecamatan Gabus, Grobogan.

Berikut Prakiraan Cuaca Berbagai Daerah di Jateng Selama Sepekan

BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang merilis prakiraan cuaca di berbagai daerah di Jateng selama sepekan terkait cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan petir.

Geger! Mayat Misterius Ditemukan di Pantai Pungkruk Jepara

Penemuan sesosok mayat tanpa identitas atau misterius menghebohkan warga di Pantai Pungkruk, Kabupaten Jepara.

Borobudur Edupark Mulai Dibuka Hari Ini, Ada Promo Tiket

Borobudur Edupark mulai Sabtu (15/1/2022) dibuka untuk umum. Pengelola memberikan disko harga tiket masuk selama masa promo.

Dibakar Api Cemburu, Pemuda Magelang Tebas Kepala Selingkuhan Pacar

Seorang pemuda di Kabupaten Magelang nekat melakukan penganiayaan dengan membacok kepala korban yang merupakan selingkuhan pacarnya.

Pemekaran Banyumas Jadi 3 Kabupaten/Kota Terganjal Pandemi Covid-19

Usulan pemekaran wilayah Kabupaten Banyumas menjadi tiga daerah otonom atau tiga kabupaten/kota telah diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Tak Kapok! Ganjar Kembali Beri Bantuan ke Kader PDIP

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, kembali membagi-bagikan bantuan untuk renovasi rumah kepada kader PDIP.

Kronologi Meninggalnya Mahasiswa IAIN Salatiga Usai Kegiatan Mapala

Mahasiswi IAIN Salatiga meninggal dunia seusai mengikuti kegiatan mahasiswa pencinta alam (mapala) di Gunung Telomoyo, berikut kronologi kematiannya.

Dua Terpidana Mati Dipindah ke Nusakambangan, Salah Satunya WNA Nigeria

Dua napi terpidana mati kasus narkoba dipindahkan ke LP Nusakambangan yang memiliki penjagaan ekstra ketat dan supermaksimum.

Ditangkap, Perampok di Kudus yang Bacok Tangan Korban Hingga Putus

Aparat polisi meringkus kawanan perampok atau begal yang melukai tangan korban hingga putus di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng).

Kemenparekraf Perkuat Pemasaran Homestay Masyarakat di Borobudur

UpayaKemenparekraf ini diharapkan dapat menambah daya tarik Destinasi Super Prioritas (DSP) Borobudur sehingga lebih banyak wisatawan yang datang.

Bejat! Santriwati di Magelang Disekap dan Dirudapaksa, Pelaku 3 Orang

Seorang santriwati sebuah pondok pesantren (ponpes) di Magelang menjadi korban rudapaksa dan disekap selama beberapa hari.