Ditinggal Pergi, Dapur Rumah Warga Mandong Klaten Terbakar

Kapolsek Trucuk AKP Sarwoko menjelaskan saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat

 Petugas Damkar dari Satpol PP dan Damkar Klaten memadamkan api yang membakar dapur rumah warga Desa Mandong, Kecamatan Trucuk, Senin (8/8/2022) malam. (Istimewa/Satpol PP dan Damkar Klaten)

SOLOPOS.COM - Petugas Damkar dari Satpol PP dan Damkar Klaten memadamkan api yang membakar dapur rumah warga Desa Mandong, Kecamatan Trucuk, Senin (8/8/2022) malam. (Istimewa/Satpol PP dan Damkar Klaten)

Solopos.com, KLATEN–Dapur rumah warga Desa Mandong, Kecamatan Trucuk terbakar, Senin (8/8/2022) malam.

Api berhasil dipadamkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Klaten dan tak sampai merembet ke bangunan utama rumah.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa itu menimpa rumah warga Dukuh Jombang Rejo, Desa Mandong bernama Partini.

Lokasi kejadian berjarak sekitar 16 km dari Pos Damkar Klaten di Jl. Mayor Kusmanto, Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara.

Baca Juga: Kios Gerabah di Bugisan Klaten Terbakar, Kerugian Rp20 Juta

Petugas Damkar Klaten menerima laporan peristiwa kebakaran itu sekitar pukul 17.50 WIB. Untuk memadamkan api di dapur rumah itu, petugas mengerahkan dua unit mobil Damkar. Proses pemadaman api rampung sekitar pukul 20.00 WIB.

“Luas area yang terbakar 3 meter x 6 meter dari total luas area 20 meter x 6 meter. Perkiraan kerusakan ditaksir sekitar Rp7 juta,” kata Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Klaten, Sumino, Selasa (9/8/2022).

Kapolsek Trucuk, AKP Sarwoko, menjelaskan saat kejadian pemilik tak ada di rumah.

“Saat itu penghuni rumah pergi ke rumah anaknya. Saat pulang lihat di rumahnya ramai-ramai warga. Ternyata dapur rumah miliknya terbakar,” kata Sarwoko.

Baca Juga: Sepekan Kasus Kebakaran di Klaten Didominasi Pembakaran Sampah

Sarwoko memastikan kebakaran itu tak sampai merembet ke bangunan utama rumah setelah api berhasil ditaklukkan petugas Damkar.

Polisi masih mendalami penyebab pasti peristiwa kebakaran tersebut bisa terjadi.

“Kerusakan pada bagian dapur rumah terutama kayu-kayu atap rumah,” jelas dia.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Kreasso 2022 Berlangsung Offline di Hall Tirtonadi Solo, Panitianya Pelajar SMP

      Ajang Kreatif Anak Sekolah Solo atau Kreasso kembali digelar ada 2022 ini secara offline dengan melibatkan siswa-siswi SMP sebagai panitia.

      2 Pekan Penggalian, Pemkab Boyolali Selamatkan Situs Gumuk Watu Serut

      Pemerintah melakukan penggalian atau ekskavasi selama dua pekan pada Situs Gumuk, Watu Serut, di Desa Tlawong Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali.

      Catat Lur! Jalan KH Samanhudi Sukoharjo Ditutup 3-30 Oktober 2022

      Jalan KH Samanhudi Sukoharjo ditutup pada 3-30 Oktober 2022 karena adanya pengecoran jalan sepanjang 100 meter dekat trafict light (TL) Simpang Carikan.

      Cuci Celana di Sungai Nguter Sukoharjo, Warga Sragen Tewas Terseret Arus

      Cuci celana di Sungai Nguter, Sukoharjo, warga Kecamatan Masaran, Sragen, tewas terseret arus sejauh 400 meter, Kamis (29/9/2022).

      Mobil Ditumpangi Anggota DPRD Solo Dirusak di Minahasa, Diduga Ada Provokator

      Ketua Komisi I DPRD Solo Suharsono menyebut ada provokator saat kejadian mobil ditumpangi anggota Komisi I Hartanti dirusak warga di Minahasa, Sulawesi Utara.

      Konsisten Dukung Gerakan Indonesia Inklusif, Aqua Klaten Diganjar Penghargaan

      Komisi Nasional Disabilitas (KND) memberikan anugerah Prakarsa Inklusi kepada PT Tirta Investama, Pabrik Klaten (Aqua Klaten).

      Lahan Terdampak Proyek Underpass Simpang Joglo Solo, Warga: Kami Butuh Waktu

      Warga yang lahannya terdampak proyek pembangunan underpass di Simpang Joglo, Banjarsari, Solo, berharap diberi waktu untuk bersiap pindah sebelum lahan dibebaskan.

      Ketika Pimpinan PKI Gelar Pertemuan Kilat di Prambanan Klaten

      Peristiwa G30S sampai sekarang masih membekas di benak masyarakat Indonesia.

      Dulu sampai Sekarang, Sekaten Ajang Warga Cari Hiburan

      Tradisi Sekaten di Alun-alun Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu cara dakwah agama Islam juga sarana hiburan masyarakat dari dulu hingga sekarang.

      Harga Kedelai Naik, Ukuran Tahu dan Tempe di Pasar Boyolali Kian Mengecil

      Kenaikan harga kedelai sebagai imbas kenaikan harga BBM berdampak pada menurunnya penjualan tahu dan tempe di Pasar Boyolali.

      Kunjungan Wisatawan di Klaten Mulai Meningkat, Sudah Capai 15.000 Orang/Bulan

      Destinasi wisata di Klaten disebut-sebut mulai bangkit setelah dua tahun terpukul gara-gara pandemi Covid-19.

      Sakjose Mazzeh! Petani Milenial Klaten Kembangkan Aplikasi Sirojo & Sitampan

      Komunitas Petani Muda Klaten (KPMK) mengembangkan dua aplikasi sekaligus.

      Korban Ledakan Aspol Sukoharjo Luka Bakar 70%, Pemeriksaan Tunggu Pemulihan

      Polres Sukoharjo menunggu proses pemulihan korban ledakan di asrama polisi (aspol) Sukoharjo yang saat ini masih dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD dr Moewardi Solo (RSDM) karena mengalami luka bakar hingga 70%.

      Gawat! Sungai Bagor-Sungai Ujung di Klaten Ternyata dalam Kondisi Kritis

      Kondisi alur Sungai Bagor-Sungai Ujung dari hulu hingga hilir dalam kondisi kritis.

      Cerita Keluarga di Solo Hidup dari Jualan Rica-Rica Gukguk selama 4 Generasi

      Pedagang kuliner anjing atau rica-rica gukguk di Solo kebanyakan sudah berjualan turun-temurun mewarisi dari kakek dan ayah.