Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar rumah yang juga gudang kayu di Dukuh Nguwer, Desa Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Jumat (20/9/2019). (Istimewa/BPBD Sragen)

Solopos.com, SRAGEN -- Kebakaran menghanguskan rumah yang juga difungsikan sebagai gudang penyimpanan kayu milik Pardi, 45, warga Dukuh Nguwer, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Jumat (20/9/2019).

Informasi yang dihimpun Solopos.com, sebelum kejadian istri Pardi, Anik, 45, membakar sampah di dekat rumahnya yang difungsikan sebagai gudang kayu sekitar pukul 10.00 WIB.

Beberapa saat setelah itu, Anik melihat api pembakaran sampah itu sudah padam. Dia lantas meninggalkan rumah untuk mengikuti kegiatan kampanye salah satu calon kepala desa (cakades) Duyungan.

Nahas, bara api dari hasil pembakaran sampah tersebut ternyata belum padam. Api kemudian merembet dan membakar rumah yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan kayu untuk bahan bangunan.

Api kali pertama diketahui tetangga Pardi sekitar pukul 13.00 WIB. Yuni, warga setempat yang bekerja sebagai pegawai bank kemudian melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen.

“Satu unit mobil pemadam kebakaran kami kerahkan untuk memadamkan api,” jelas Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen, Sugeng Priyono, kepada Solopos.com.

Sugeng menjelaskan lokasi rumah yang difungsikan gudang tersebut berada tak jauh dari pabrik beras di Desa Duyungan. Bila api tidak segera dipadamkan, kebakaran bisa mengancam pabrik beras tersebut.

Akibat kebakaran itu, rumah yang difungsikan sebagai gudang kayu itu ludes terbakar. Adapun kerugian yang diderita korban kebakaran diperkirakan mencapai Rp1 juta.

“Kami mendapat laporan pada pukul 14.48 WIB. Kebakaran dapat terkondisikan pada pukul 15.30 WIB,” papar Sugeng.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten