Ditertibkan Malah Marah, Pria Ini Tanduk Dada Polisi

Ditertibkan Malah Marah, Pria Ini Tanduk Dada Polisi

SOLOPOS.COM - Pengemudi mobil tanduk polisi saat ditertibkan (Facebook)

Video amatir tentang polisi yang menertibkan pengendara mobil viral di media sosial.

Solopos.com, JAKARTA – Tingkah polah pengemudi mobil saat ditertibkan polisi menjadi perhatian di media sosial (medsos). Seorang pengemudi mobil terekam kamera marah ke polisi sampai menanduk polisi karena ditertibkan.

Video amatir tentang pengemudi mobil yang menanduk polisi saat ditertibkan diunggah oleh pengguna akun Facebook Muhtar Senjaya, Selasa (6/2/2018). “Jalur perboden di terobos, diminta mundur malah marah-marah, zaman now,” tulis Muhtar Senjaya.

Dalam video berdurasi kurang lebih dua menit itu tampak pria berkemeja garis-garis sedang adu argumen dengan polisi. Pria tersebut tampak marah kepada polisi, di sisi lain si polisi meminta pria tersebut untuk memukulnya apabila berniat memukul. Terbawa emosi, pria tersebut menanduk polisi dan mendorongnya hingga mundur beberapa langkah.

Pria yang mengendarai mobil dengan pelat nomor F 1034 PF itu diminta polisi agar memutar mobilnya karena jalan yang dia lalui sebenarnya satu jalur.

Aksi pengemudi mobil yang menanduk polisi saat ditertibkan itu sontak menuai kecaman dari warganet. Selain kecaman, ada juga komentar kocak terkait video tersebut. “Kok ga ditangkap ya? Harusnya kalau sudah ga taat dan melawan harus ada sanksinya,” tulis Andi Rezza.

“Udah pasti salah kok masih nekat Pak,” tulis Richard Steven Handoko.

“Mantap Pak Polisi, sabar tidak melawan, semoga si Botak bisa dapat hidayah,” tulis Ronny ganam Ziznsyah.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Berumur Belum 1 Bulan, AirTag Apple Sudah Kena Retas

Kurang dari sebulan sejak peluncurannya Air Tag Apple sudah bisa diretas oleh peneliti keamanan asal Jerman.

Tegas! Bupati Karanganyar Usul Penanganan Covid-19 Serahkan ke Pemda Saja

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengusulkan penanganan Covid-19 diserahkan kepada pemda setempat.

Pemkot Jogja Ingatkan Warganya Tidak Lakukan Takbir Keliling

Pemkot Jogja melarang warganya menggelar takbir keliling. Takbir hanya boleh dilaksanakan di masjid di wilayah masing-masing.

Lebaran 2021: Jumlah Pemudik ke Sukoharjo Lebih Sedikit Dibanding Tahun Lalu

Jumlah perantau yang mudik ke Sukoharjo pada Lebaran kali ini lebih sedikit daripada tahun 2020.

Jelang Lebaran, Satpol PP Klaten Garuk 3 Pasangan Tak Resmi di Hotel Melati

Tim gabungan menyasar ke sejumlah hotel melati di kawasan kota dan Klaten bagian timur, total hotel yang disasar mencapai empat sampai lima hotel.

ABG Sopir VW Kuning Penabrak Polisi di Pos Penyekatan Klaten Mediasi dengan Korban, Hasilnya?

ABGpenabrak polisi di pos penyekatan pemudik di Klaten dengan mobil VW kuning telah menjalani mediasi dengan korban.

Jangan Sembrono Makan! 5 Penyakit Ini Rentan Muncul Pasca Lebaran

Inilah lima penyakit yang rentan muncul pasca Lebaran karena konsumsi makanan yang tak terkontrol saat Hari Raya Idulfitri.

Libur Lebaran 2021, Ini Jasa Pengiriman yang Tetap Beroperasi

Meski masa libur lebaran, beberapa ekspedisi pengiriman barang diantaranya Pos Indonesia dan JNE tetap beroperasi.

Mercedes Benz Siapkan Van Listrik EQT Concept

Mercedes-Benz memperkenalkan van listrik untuk keluarga meskipun masih dalam bentuk konsep.

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Susu, Sebelum atau Sesudah Makan?

Adakah waktu yang tepat untuk minum susu agar penyerapan nutrisinya maksimal?

Geger Warga India Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Pastikan Tidak Ada Penambahan WNA di Soloraya

137 Orang WNA India berada di kawasan Soloraya, rata-rata mereka bekerja sebagai ahli di bidang tertentu misalnya garmen.

Polres Bantul Masih Kesulitan Melacak Keberadaan R Terkait Kasus Satai Beracun

Polres Bantul belum mampu mengungkap keberadaan R terkait kasus satai beracun. Polisi kesulitan melacak karena handphone R mati.