Diterjang Lisus, Lima Pohon di Desa Plesan Sukoharjo Tumbang

Derasnya hujan disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon di pinggir jalan perdesaan tumbang.

 Pohon tumbang akibat diterjang angin kencang di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Kamis (27/1/2022). (Istimewa/Wiyono)

SOLOPOS.COM - Pohon tumbang akibat diterjang angin kencang di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Kamis (27/1/2022). (Istimewa/Wiyono)

Solopos.com, SUKOHARJO — Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Sukoharjo, Kamis (27/1/2022) sekitar pukul 12.00 WIB. Lima pohon di wilayah Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, dilaporkan tumbang diterjang hujan angin itu.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Kamis, hujan deras mengguyur wilayah Sukoharjo dan sekitarnya pada Kamis siang. Derasnya hujan disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon di pinggir jalan perdesaan tumbang. Saat kejadian, tak ada pengguna jalan atau masyarakat setempat yang melewati jalan tersebut.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kepala Desa Plesan, Wiyono, mengatakan pohon yang tumbang berukuran sedang. Ada lima pohon yang tumbang akibat diterjang lisus. Saat ini, warga setempat bersama sukarelawan bencana alam tengah memotong batang pohon yang tumbang dengan gergaji mesin.

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Pohon Besar di Sukoharjo Tumbang

“Kejadiannya cukup cepat. Hujan lebat disertai angin kencang hanya sebentar. Namun, mengakibatkan beberapa pohon tumbang. Laporan yang saya terima ada lima pohon yang tumbang,” kata dia, saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Menunggu Proses Pemotongan

Wiyono menduga akar pohon tak kuat menahan terjangan angin kencang saat terjadi hujan. Peristiwa pohon tumbang akibat angin kencang kerap terjadi belakangan ini. Akses jalan perdesaan ditutup sementara menunggu proses pemotongan dan pembersihan batang pohon yang melintang di bahu jalan.

Wiyono menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terutama saat melewati jalan perdesaan saat turun hujan lebat dengan disertai angin kencang. Pohon yang tak kuat menahan angin kencang berpotensi tumbang dan menimpa kendaraan bermotor.

“Lebih baik berhenti sembari menunggu hujan reda. Setelah hujan reda bisa melanjutkan perjalanan,” kata dia.

Baca juga: Jembatan Tambakboyo Sukoharjo Dibangun Lagi, Semoga Rampung Februari

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

+ PLUS Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

Ketika suatu entitas bisnis menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap—sebagai salah satu energi terbarukan—pada bisnisnya terdapat tiga manfaat sekaligus yang diperoleh.

Berita Terkini

Jaga Kewan, Cara Pemkab Boyolali Atasi Wabah PMK

Jaga Kewan merupakan upaya Pemkab Boyolali dalam menangani wabah PMK di Boyolali.

Kecamatan Terkecil di Sragen Ternyata Hanya Punya 2 Desa

Kecamatan terkecil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, ternyata hanya memiliki dua desa dan enam kelurahan saja.

Solopos Hari Ini: Aglomerasi Transportasi

Moda transportasi dengan wilayah operasi aglomerasi Soloraya membuka harapan sejumlah pihak, salah satunya pelaku wisata.

Mantap, Vaksinasi PMK Tahap I di Boyolali Selesai

Sebanyak 1.896 dosis telah disuntikkan untuk 1.400 sapi perah dan 500 sapi potong.

LPK di Karanganyar Harus Siap Hadapi Perubahan Pendidikan, Ini Caranya

Perubahan pola pendidikan saat ini begitu cepat dan berubah-ubah. Selain itu, globalisasi juga memunculkan persaingan di bidang jasa pendidikan.

Harga Tanah di Solo Capai Rp65 Juta/M2, di Mana Lokasinya?

Harga tanah per meter persegi di Kota Solo mencapai Rp65 juta. Kira-kira di mana lokasinya?

Siap-Siap, BRT Jateng Jalur Solo-Wonogiri Bertarif Rp4.000 Per Orang

BRT Trans Jateng rute Solo-Wonogiri bertarif Rp4.000 per orang dan Rp2.000 per pelajar dengan jarak tempuh 68 menit

Begini Cara Siswa Muhi Klaten Isi Liburan Sekolah Bersama UNS Solo

Kegiatan itu digelar dengan menggandeng tim pengabdian masyarakat Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (5/7/2022).

3 Menteri dan Gubernur Ganjar Bakal Ramaikan KTNA The Exporience 2022

Tiga menteri yang dijadwalkan hadir itu terdiri atas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi A. Halim Iskandar; dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno.

Dishub Jateng : BRT Trans Jateng Bukan Pesaing Bus Bumel

BRT dan bus trayek sama-sama menjadi penyedia layanan transportasi darat bagi masyarakat sesuai kebutuhan masing-masing.

Ada Pemeliharaan, Cek Pemadaman Listrik di Klaten Hari Ini (6/7/2022)

Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Klaten, Jawa Tengah, pada hari ini, Rabu, 6 Juli 2022.

Bolehkah Kelas Virtual Ada Ekstrakurikuler? Ini Jawaban Disdik Jateng

Siswa kelas virtual tidak akan kehilangan haknya. Mereka akan mendapat akses belajar dan berorganisasi di sekolah dengan sama. Hanya teknis pembelajarannya yang berbeda.

Mayat Pria Ditemukan di Sawah di Mojolaban, Sukoharjo, Meninggal Wajar?

Mayat ditemukan saat salah seorang saksi mata menemukan sepeda milik korban yang terparkir di pinggir jalanan sawah saat sedang membuang tikus.

Duh, Angka Balita Pendek di Sragen Tertinggi Keempat di Soloraya

Data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Sragen per 2021, angka stunting atau balita pendek di Sragen berada di 18,8%.

Ada Pemeliharaan, Cek Pemadaman Listrik Sukoharjo Hari Ini (6/7/2022)

Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada hari ini, Rabu, 6 Juli 2022.

2.697 PPPK Guru Wonogiri Ikut Pembekalan, Disdikbud: Harus Jadi Teladan

Salah satu poin penting dari pembekalan itu yakni ribuan PPPK guru tersebut harus dapat menjadi teladan.