Ditentang Sana-Sini, Persiapan Pasar Rakyat di Alkid Keraton Solo Tetap Jalan?
Sejumlah peralatan untuk wahana Gebyar Pasar Rakyat sudah didatangkan dan mulai dipasang di Alkid Keraton Solo, Kamis (9/7/2020). (Solopos/Mariyana Ricky PD)

Solopos.com, SOLO -- Gebyar Pasar Rakyat di Alun-alun Kidul atau Alkid Keraton Solo yang rencananya berlangsung 10 Juli-23 Agustus dipastikan tidak berizin atau ilegal.

Baik Pemkot Solo maupun kepolisian belum mengeluarkan izin penyelenggaraan acara itu. Jika panitia nekat membuka acara tersebut, Pemkot dan kepolisian bakal membubarkannya secara paksa.

Kasat Intel Polresta Solo, Kompol Punky Mahendra mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai, kepada Solopos.com, Kamis (9/7/2020), mengatakan kegiatan pasar rakyat itu tidak memperoleh izin dari kepolisian. Apabila nekat diselenggarakan pasar rakyat itu dapat dibubarkan.

Merapi Menggembung, Boyolali Terapkan Desa Saudara, Apa Itu?

"Ada kewenangan kami untuk membubarkan karena tidak ada izin dari kami," papar dia.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo sebelumnya juga sudah menyatakan akan membubarkan pasar rakyat di Alkid Keraton itu apabila panitia nekat menggelarnya sesuai jadwal. Acara itu tidak hanya mencatut logo Pemkot Solo, Polri, dan TNI tanpa izin.

Tapi, panitia juga melanggar larangan menggelar acara yang mengundang kerumunan atau pengumpulan massa di tengah pandemi Covid-19. Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah meninjau lokasi dan segera membongkar tenda atau wahana yang sudah dipasang.

Ada Logo Polda Jateng Di Spanduk Pasar Rakyat Alkid, Polresta Solo: Panitia Sudah Kami Tegur!

Sementara itu, berdasarkan pantauan Solopos.com, Kamis atau sehari sebelum jadwal pembukaan acara di Alkid Keraton Solo, berbagai persiapan sudah dilakukan panitia pasar rakyat tersebut.

Aktivitas Pemasangan

Sejumlah wahana seperti komidi putar, bianglala, kereta mini, dan sebagainya sudah didatangkan ke lokasi siap dipasang. Tenda bebagai ukuran juga sudah terpasang di lokasi.

Kendati begitu, tidak tampak aktivitas pemasangan pada H-1 itu. Salah seorang pedagang kaki lima (PKL) Alkid, Joko, menyebut wahana-wahana itu sudah datang sejak dua hari lalu.

Kontraktor Asal Gayam Sukoharjo Positif Covid-19, Diduga Tertular Istrinya

“Dua hari ini, sejak Selasa. Enggak tahu jadi tidak [acaranya], karena Rabu malam dan Kamis pagi didatangi Satpol PP. Mereka melepas spanduk,” kata dia.

Sementara itu, baik dari pihak panitia maupun Keraton Solo selaku pemilik lahan belum ada yang bisa diminta konfirmasi terkait persiapan acara itu. Saat awak pewarta berupaya meminta konfirmasi soal sewa menyewa Alkid, dari Keraton tidak ada yang bersedia menjawab.

Pewarta diarahkan oleh petugas pengamanan Keraton untuk datang lagi pada awal pekan depan.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom