Bidan Klinik Bhayangkara Solo merawat bayi yang ditemukan di kamar hotel, Gilingan, Banjarsari, Kamis (2/8/2018). (Solopos-Muhammad Ismail)

<p><strong>Solopos.com, SOLO</strong> -- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Surakarta belum bisa menangkap pria yang meninggalkan bayi di dalam <a title="Bayi Ditemukan Menangis di Laci Meja Rias Kamar Hotel Solo" href="http://soloraya.solopos.com/read/20180626/489/924406/bayi-ditemukan-menangis-di-laci-meja-rias-kamar-hotel-solo">laci meja rias</a> kamar Hotel Karya Jaya, Gilingan, Banjarsari, pada 26 Juni 2018 lalu.</p><p>Bayi laki-laki itu hingga kini masih dirawat di Klinik Bhayangkara Polresta Surakarta. Petugas klinik tersebut memberi nama bayi itu Deri, singkatan dari ditemukan di lemari.</p><p>&ldquo;Kondisi bayi saat ditemukan petugas hotel mengalami sakit kuning. Petugas Klinik Bahayangkara langsung merawatnya secara intensif. Kami bersyukur hanya dua hari bayi bisa sembuh,&rdquo; ujar bidan klinik Bhayangkara Polresta Solo, Asty Triandini, saat ditemui <em>Solopos.com</em> di klinik, Kamis (2/8/2018).</p><p>Ia menjelaskan kondisi bayi juga kurang minum saat ditemukan di lemari kamar hotel. Setelah sebulan dirawat di Klinik Bahayangkara, berat badan Deri bertambah menjadi 4,7 kg dari sebelumnya 2,5 kg. Panjang Deri sekarang 58 sentimeter.</p><p>&ldquo;Deri konsisinya sekarang sehat. Bahkan setiap hari menghabiskan susu formula 200 gram. Kami juga sering mengajak Deri jalan-jalan di luar klinik agar tidak bosan,&rdquo; kata dia.</p><p>Kepala Klinik Bhayangkara Polresta Surakarta, Iptu Cahyo Agus, mengaku belum bisa memastikan sampai kapan Deri dirawat di Klinik Bhayangkara. Dia masih menunggu instruksi dari Satreskrim yang masih menyelidiki siapa pria yang <a title="Bayi Perempuan dalam Kresek Dibuang di Gagak Sipat Boyolali" href="http://soloraya.solopos.com/read/20180726/492/930254/bayi-perempuan-dalam-kresek-dibuang-di-gagak-sipat-boyolali">meninggalkan bayi</a> itu di hotel.</p><p>&ldquo;Kami akan menyerahkan Deri ke Dinsos [Dinas Sosial] Solo kalau penyelidikan sudah selesai,&rdquo; kata dia.</p><p>Ia menjelaskan sampai sekarang ada dua warga Soloraya yang datang ke klinik dengan niat mengadopsi Deri. Namun, ia belum bisa memberikan jawaban karena proses hukum masih berjalan.</p><p>Wakasatreskrim Polresta Surakarta, AKP Sutoyo, mewakili Kapolresta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo mengungkapkan pemeriksaan saksi masih berjalan sampai sekarang. Pelaku belum menangkap pelaku <a title="PENEMUAN BAYI SOLO : Bayi Laki-Laki Ditemukan di Depan Warung Makan Jebres" href="http://soloraya.solopos.com/read/20180227/489/898246/penemuan-bayi-solo-bayi-laki-laki-ditemukan-di-depan-warung-makan-jebres">pembuang bayi.</a></p><p>&ldquo;Kami masih berkoordinasi dengan Polsek Banjarsari dalam menangani kasus ini. Warga yang mengetahui adanya pelaku bisa menghubungi polisi terdekat,&rdquo; kata dia.</p><p>&nbsp;</p>

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten