Taj Yasin (kiri) dan Ida Fauziyah (kanan). (Instagram-@tajyasinmz/@idafauziyahnu)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG &ndash;</strong> Calon wakil gubernur nomor urut dua dalam pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018, Ida Fauziyah, tampaknya kurang begitu puas dengan jawaban dari rivalnya, <a title="Pilkada 2018: Begini Riwayat Hidup Taj Yasin" href="http://semarang.solopos.com/read/20180416/515/910562/pilkada-2018-begini-riwayat-hidup-taj-yasin">Taj Yasin</a>, saat Debat Pilgub Jateng 2018 tahap ketiga di Hotel Patra, Kota Semarang, Kamis (21/6/2018).</p><p><span>Ida dan Yasin saling beradu pendapat saat sesi terakhir debat pamungkas pada pilkada atau Pilgub Jateng 2018 itu. Di sesi terakhir itu, Ida mendapat kesempatan memberikan pertanyaan kepada Yasin seputar pengembangan kawasan Pantai Selatan (Pansela).</span></p><p><span>&ldquo;Gus Yasin [sapaan Taj Yasin] tadi menanyakan kepada saya tentang pemahaman Jawa Tengah. Selama ini masih ada kesenjangan pembangunan di Jawa Tengah. Saya ingin mendengar program Gus Yasin terkait pengembangan kawasan Pansela [Pantai Selatan],&rdquo; tanya Ida kepada Yasin.</span></p><p><span>Namun, Yasin rupanya tidak memberikan jawaban yang sesuai dengan keinginan Ida. Yasin justru menjelaskan soal Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang saat ini tengah dibahas di pemerintah pusat.</span></p><p><span>&ldquo;Tadi sudah dibahas soal RTRW yang belum disahkan pemerintah pusat. Di utara kita punya kawasan industri di Semarang, di kawasan selatan ada Soloraya dengan pertanian. Di kawasan lain kita butuh RTRW, maka kita menunggu itu. Ayuk kita bareng-bareng selesaikan pembangunan di kawasan itu,&rdquo; jawab Yasin.</span></p><p><span>Jawaban Yasin ini rupanya tak membuat Ida puas. Di sisa waktu 1 menit untuk memberikan tanggapan atas jawaban Yasin, Ida pun menggunakan untuk kembali menanyakan konsep pembangunan kawasan Pansela.</span></p><p><span>&ldquo;Sebenarnya saya ingin mendengar konsep Pansela. Apa yang ingin dilakukan terkait Pansel?&rdquo; tanya Ida kembali dengan tegas.</span></p><p>Tapi di kesempatan kedua itu, Yasin rupanya tak memberikan jawaban yang memuaskan Ida. Putra ulama asal Rembang, KH Maimun Zubair, itu justru membahas soal wisata di <a title="Pasokan Listrik Karimunjawa Tersendat, Warga Andalkan Genset" href="http://semarang.solopos.com/read/20180621/515/923394/pasokan-listrik-karimunjawa-tersendat-warga-andalkan-genset">Karimunjawa </a>yang berada di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jateng.</p><p><span>&ldquo;Sudah saya sampaikan, konsep pembangunan yang diinginkan adalah pariwisata. Pariwisata kita sampai dilirik nasional, yakni Karimunjawa. Insya Allah itu yang kita bangun. Potensi wisata yang ingin kita bangun,&rdquo; ujar Yasin.</span></p><p><span>Tentu saja jawaban Yasin itu tak memuaskan rasa penasaran Ida. Sayangnya, Ida tak bisa kembali meminta penjelasan dari mantan anggota Komisi E DPRD Jateng itu karena terbatasnya waktu dalam Debat Pilgub Jateng tersebut.</span></p><p><span>Bahkan saat Ida ingin memberi sanggahan terhadap pemaparan Yasin, moderator debat dari Kompas TV, Aiman Witjaksono, segera melarang.</span></p><p><span>&ldquo;Sudah ibu. Waktunya sudah habis,&rdquo; ujar Aiman.</span></p><p>Tak hanya<a title="Pilkada 2018: Begini Riwayat Hidup Ida Fauziyah" href="http://semarang.solopos.com/read/20180416/515/910581/pilkada-2018-begini-riwayat-hidup-ida-fauziyah"> Ida </a>yang tak puas dengan jawaban Yasin itu, Beberapa penonton yang menyaksikan secara langsung juga tampak tidak puas. Mereka bahkan meneriakan kata-kata Pansela.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten