Ditangkap! Siskaeee, Perempuan yang Pamer Organ Intim di Bandara YIA

Aparat kepolisian menyebut telah menangkap Siskaeee, perempuan yang terekam video dan viral tengah memamerkan organ intim di Bandara YIA.

 Sosok perempuan yang mengaku sebagai pemilik akun siskaeee di media sosial Twitter. (Youtube)

SOLOPOS.COM - Sosok perempuan yang mengaku sebagai pemilik akun siskaeee di media sosial Twitter. (Youtube)

Solopos.com, BANDUNG — Polisi dikabarkan telah menangkap Siskaeee, perempuan yang terekam video tengah memamerkan payudara dan alat kelaminnya di Bandara Yogyakarta International Airport atau YIA, Kulonprogo. Perempuan yang diduga pemilik akun Siskaeee itu ditangkap di Bandung, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (4/12/2021).

“Betul, ditangkap di Bandung,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Erdi Ardimulan Chaniago, dikutip dari Suara.com, Sabtu malam.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Siskaeee merupakan pemilik akun alter di sosial media Twitter. Akun alter merupakan akun yang menunjukkan sisi yang berbeda dari yang sebenarnya.

Baca juga: Polisi Ungkap Fakta Baru Diduga Siskaeee Pamer Payudara-Kelamin di YIA

Siskaeee kerap melakukan hal-hal yang mungkin bagi sebagian orang merasa risih. Namun ada juga yang merasa senang dengan kehadiran akun tersebut yang biasa mengunggah kegiatannya yang vulgar.

Youtuber Gofar Hilman pernah mewawancari pemilik akun Siskaeee melalui video call pada Juli 2020 lalu. Dalam wawancara itu, perempuan yang disebut sebagai Siskaeee itu mengaku memiliki banyak fans yang kebanyakan cowok. Bahkan para fans itu memiliki julukan sendiri yakni Pascol Siskaeee.

Siskaeee pun mengaku para fans itu banyak yang mengenalinya saat berpapasan di jalan. Bahkan, ketika Siskaeee mengenakan masker.

“Bahkan ada cowok yang ngenalin aku pake masker ‘kamu sih pakai masker jadi aku kenalin kamu coba kalau enggak mungkin aku nggak ngenalin kamu’ kata cowok itu” kata Siskaee, dalam wawancara dengan Gofar.

Dalam wawancara dengan Gofar itu, Siskaeee juga mengaku jika dirinya tidak menetap di suatu kota, alias nomaden. Siskaeee juga membantah kabar yang beredar jika dirinya kerap menerima tawaran kencan, atau booking online (BO).

Baca juga: Ini Dia! Sosok Siskaeee yang Disebut Pamer Organ Vital di Bandara YIA

“Enggak, enggak open BO. Enggak mau. Makanya jangan ketipu, soale sekarang juga banyak yang pakai fake account di Twitter, pakai servis video call juga,” ujar Siskaeee yang mengaku hanya memiliki akun media sosial di Twitter, Instagram dan OnlyFans.

Siskaeee kembali menyita perhatian publik setelah beredarnya rekaman video wanita yang memamerkan payudara dan alat kelamin di media sosial Twitter. Aksi terekam video dan viral itu dilakukan di Bandara YIA. Video itu diunggah di Twitter oleh akun @koleksiRARE96 pada 23 November lalu pada pukul 16.57 WIB.

 

 

Berita Terkait

Espos Plus

Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Berita Terkini

Yusuf Mansur: Sekali Jatuhin Omongan Jangan Dipatahin

Yusuf Mansur mengajak seluruh karyawan Paytren untuk bergembira.

Sedekah Perusahaan ke Yusuf Mansur, Pengusaha Ini Mengaku Kecewa

Belakangan perusahaan tersebut dikembangkan Yusuf Mansur dengan branding Paytren.

Wow, Pebisnis Ini Sedekah Perusahaan kepada Ustaz Yusuf Mansur

Ia menyedekahkan perusahaan miliknya PT Veritra Sentosa Internasional (VSI) untuk Pondok Pesantren Darul Quran melalui Yusuf Mansur

Faisal Basri Bakal Gugat UU Ibu Kota Negara

Faisal Basri menilai pengesahan UU IKN tergesa-gesa.

Kasus Omicron Melonjak, Ini Pesan Presiden Jokowi

Jokowi mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap varian Omicron tetapi tidak perlu bereaksi berlebihan.

Sosok Sabdo Palon, Tokoh yang Dikenal Sebagai Penguasa Tanah Jawa

Inilah sosok Sabdo Palon yang dikenal sebagai tokoh penguasa Tanah Jawa.

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$35,34 M, Tertinggi Sejak 2006

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut neraca perdagangan Indonesia pada 2021 mengalami surplus tertinggi sejak 2006 atau 15 tahun lalu.

Kapolri Impikan Polisi Punya Kemampuan Auditor Keuangan

Kapolri menyebutkan, pentingnya pemberian sertifikat CSFA untuk para perwira menengah dan perwira pertama Polri agar memiliki kemampuan untuk melakukan audit.

Ahli Kepolisian: Penembakan Anggota Laskar FPI Seusai Prosedur

Penembakan empat anggota FPI yang dilakukan oleh dua polisi di Tol KM 50 tidak menyalahi prosedur karena insiden itu masuk kategori situasi ekstrem.

Kisah Dibalik Perubahan Nama Yusuf Mansur, Sama-Sama 2 Kali Dipenjara

Yusuf Mansur membeberkan kisah dibalik perubahan namanya dari Jam'an Nurchotib Mansur menjadi Yusuf Mansur, yakni sama-sama pernah dua kali dipenjara.

Gempa Afghanistan Telan Korban 22 Nyawa

Korban meninggal akibat gempa bermagnitudo 5,6 di Provinsi Badghis, Afghanistan bertambah menjadi 22 orang, Selasa (18/1/2022).

Vaksin Merah Putih Jadi Prioritas Badan Riset Negara

Vaksin Merah Putih menjadi salah satu jenis vaksin yang diharapkan menjadi vaksin yang dihasilkan oleh anak bangsa.

Perempuan Depresi Turun dari Menara Setelah Kapolsek Panggil "Sayang"

Melalui alat pengeras suara (toa), Kompol Manapar bereaksi dan mengucapkan, 'Sayang ayo turun", sebanyak dua kali, untuk membujuk Julidar.

+ PLUS Periode Maret-September 2021, Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Menurun

Tingkat ketimpangan atau pengeluaran masyarakat di tingkat nasional yang diukur oleh rasio Gini pada Maret 2021 dan pada September 2021 menunjukkan penurunan.

Miris, Umrah Batal Gara-Gara Investasi ke Yusuf Mansur Menguap

Padahal, uang tabungan tersebut sengaja mereka investasikan dengan harapan hasilnya bisa dipakai untuk biaya umrah orang tua mereka.