DISTRIBUSI ELPIJI : Hiswana Migas Soloraya Akui Elpiji 3 Kg Sempat Langka

DISTRIBUSI ELPIJI : Hiswana Migas Soloraya Akui Elpiji 3 Kg Sempat Langka

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pengisian elpiji 3 kg di depo Pertamina (Paulus Tandi Bone/JIBI/Bisnis)

Distribusi elpiji di Soloraya diklaim Hiswana Migas segera aman. Benarkah? 

Solopos.com, SOLO — Himpunan Wirausaha Nasional Migas dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Soloraya mengakui adanya kelangkaan elpiji 3 kilogram (kg) di beberapa wilayah. Namun, kondisi saat ini diklaim aman karena pola distribusi telah diubah.

Ketua Bidang (Kabid) Elpiji 3 Kg Hiswana Migas Soloraya, Budi Prasetyo, mengakui wilayah Mojosongo dan Sangkrah mengalami kelangkaan gas melon. Menurut dia, berdasarkan survei yang dilakukan pada Rabu-Jumat (6-8/5), kelangkaan disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat dan serbuan warga yang berada dari luar daerah tersebut.

“Informasi yang diperoleh dari pangkalan, banyak pembeli dari luar wilayah. Mau tidak mau [pembeli dari luar wilayah] tetap dilayani, kalau tidak nanti dituduh menimbun. Tapi saat ini pasokan sudah aman karena pola distribusi diubah,” ujar Budi kepada Solopos.com, Minggu (10/5/2015).

Dia mengatakan pengiriman pasokan pada daerah yang mengalami kelangkaan diprioritaskan dengan mengirim lebih pagi. Hal ini supaya tidak ada antrean atau kekosongan di pangkalan. Budi menyebutkan selain Solo, Wonogiri juga sempat mengalami kelangkaan elpiji 3 kg pada pekan lalu. Namun sudah dilakukan operasi pasar (OP) dan diklaim sudah normal.

Budi menyampaikan hingga saat ini belum ada tambahan alokasi meski sempat mengalami kelangkaan. Namun menurut dia, distribusi elpiji bersubsidi ini tetap dilakukan 26 hari kerja karena saat hari libur nasional distribusi tetap berlangsung.

Dia menyebutkan sejak April, alokasi harian gas melon untuk Soloraya naik 6,96% menjadi 161.575 tabung dari sebelumnya sebelumnya sebanyak151.063 tabung.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.