Distribusi Beras Bansos Rastra Dilepas Langsung Gubernur Jateng

Distribusi Beras Bansos Rastra Dilepas Langsung Gubernur Jateng

SOLOPOS.COM - Gubernur Ganjar Pranowo secara simbolis meluncurkan bansos rastra untuk wilayah Kabupaten Semarang dan Demak di Kota Semarang, Jateng, Jumat (9/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Wisnu Adhi N.)

Distribusi beras bansos rastra untuk wilayah Kabupaten Semarang dan Demak dilepas langsung oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jumat (9/2/2018), tampil langsung melepas distribusi beras untuk keluarga miskin (raskin), bantuan sosial (bansos) yang kini lazim disebut beras sejahtera (rastra), untuk wilayah Kabupaten Semarang dan Demak.

Pelepasan secara simbolis distribusi beras bansos rastra itu dilaksanakan Ganjar Pranowo di halaman kantor Gubernur Jateng, Jl. Pahlawan, Kota Semarang. Bansos itu merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Politikus PDI Perjuangan yang kembali dicalonkan partainya maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng dalam rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018 itu menjelaskan bahwa bansos nontunai berupa rastra itu diberikan kepada keluarga penerima manfaat sesuai ketentuan, yakni masing-masing kepala keluarga mendapat 10 kg beras.

Oleh karena itu, kata Ganjar, harus ada penjelasan ulang kepada warga dengan nilai-nilai kultural masyarakat, termasuk nilai spiritual dan sosial yang dimiliki bersama, supaya teori bagi rata tidak berlaku lagi. "Spiritnya adalah gotong royong, saling tolong menolong, tepa selira, unggah-ungguh dan kalau kita punya budi pekerti yang tinggi, maka akan paham bahwa warga yang mampu secara ekonomi tidak perlu mendapat bantuan rastra, sedangkan warga yang membutuhkan harus diberi rastra," ujarnya.

Dipapar Ganjar Pranowo kemudian, penyerapan rastra di Jateng pada tahap pertama belum mencapai 100 persen sehingga pada tahapan berikutnya harus lebih baik lagi. "Pada tahap pertama, yakni akhir Januari 2018, di 29 titik distribusi di 29 kabupaten di Jateng baru terserap 93,76 persen saja, padahal jumlah keluarga penerima manfaat di Jateng tercatat sebanyak 2.437.680 orang dengan total beras sebanyak 24.736.800 kilogram," katanya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar Pranowo yang dalam pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 berpasangan dengan politikus PPP Taj Yasin itu  meminta Perum Bulog Divisi Regional Jateng terus melakukan pemantauan terhadap penyaluran beras kepada keluarga penerima manfaat sehingga tepat sasaran. Ia juga meminta data keluarga penerima manfaat program beras sejahtera itu diperbarui secara berkala dan dikelola dengan baik sehingga salah satu program pemerintah pusat itu tepat sasaran.

"Untuk memastikan bahwa itu sampai pada tangan yang benar, barang kali bisa dilakukan evaluasi dan pendataan validasi sehingga dinamika pergerakan data itu bisa terus dilakukan. Saya sudah mengusulkan data ini dilakukan update by system setiap tiga bulan sekali agar tepat sasaran," katanya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jateng Nur Hadi Amiyanto menambahkan, dengan adanya bantuan rastra ini diharapkan para keluarga miskin bisa terbantu. "Jika sebelumnya mereka harus melakukan penebusan beras sebanyak 15 kg dengan harga Rp24.000, sekarang cukup menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera [KKS] saja untuk mendapatkan rastra seberat 10 kg," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Pemboman Israel Hancurkan Gedung Pusat Media di Gaza

Pesawat-pesawat tempur Israel pada Sabtu (15/5/2021) menghancurkan sebuah gedung tempat sejumlah media internasional seperti Aljazeera dan Associated Press berkantor.

Istri PB XII Tutup Usia, Saatnya Regenerasi Pengelolaan Keraton Solo?

Petugas Humas dari Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, K.G.P.H.P.A. Tedjowulan, K.P. Bambang Pradotonagoro, menilai sudah saatnya dilakukan persiapan regenerasi pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Kita Harus Menjadi Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Ardian Nur Rizki, guru di Sekolah Indonesia Luar Negeri Johor Bahru, Malaysia.

BTS Jadi Bintang Tamu di "Friends: The Reunion," Begini Respons Penggemar

BTS jadi bintang tamu di Friends: The Reunion.

Mantap! TSTJ Solo Zoo Siapkan Wahana Makan Durian di Tepi Danau

Pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Solo Zoo menyiapkan wahana baru makan durian di pinggir danau untuk menarik pengunjung pada Libur Lebaran 2021.

Korban Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali: 5 dari Juwangi, 4 Grobogan

Sebanyak sembilan orang menjadi korban kecelakaan perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021).

H+2 Lebaran, 11.700 Kendaraan ke Jateng Dipaksa Putar Balik

Sebanyak 11.700 kendaraan dari wilayah Jawa Barat (Jabar) yang menuju Jawa Tengah (Jateng) harus putar balik  pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021).

Patroli Objek Wisata Air Klaten, Polisi Tak Temukan Pelanggaran Protokol Kesehatan

Pengelola objek wisata air Klaten juga sudah menyiapkan alat pengeras suara untuk mengimbau ke seluruh pengunjung.

Arus Turun Wisatawan dari Tawangmangu dan Ngargoyoso Lancar

Arus turun kendaraan wisatawan dari Ngargoyoso dan Tawangmangu, Karanganyar terpantau lancar Sabtu (15/5/2021) sore.

Mas Abby Eks Napi Teroris Yang Kini Mahir Meracik Siomay, Jualan di Sukoharjo

Kristianto alias Mas Abby mantan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Malang kini berjualan siomay di sekitar kediamannya di wilayah Sukoharjo.

Lalu Lintas Wonogiri Ramai, Mayoritas Keluar Kota

Lalu lintas di jalan raya Wonogiri pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021) terpantau masih ramai, tetapi lancar. Kebanyakan kendaraan keluar dari Wonogiri.

649 Kendaraan Berpelat Nomor Luar Daerah Terpaksa Putar Balik di Prambanan

Sebanyak 649 kendaraan roda empat berpelat luar daerah harus putar balik selama berlangsung penyekatan pemudik arus balik di Prambanan, Klaten.