Tutup Iklan
Suasana pelatihan digital marketing di Kabupaten Kendal, Rabu (23/10/2019). (Jatengprov.go.id)

Solopos.com, SEMARANG — Sekitar 20 orang pegiat wisata di Semarang Raya mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Content Digital Marketing di Ruang Cendrawasih Agrowisata Tirto Arum Baru, Kabupaten Kendal, Senin-Rabu (21-23/10/2019).

Pelatihan itu diterapkan agar pelaku wisata yang berasal dari Kabupaten Kendal, Grobogan, Demak, dan Kota Semarang itu memiliki strategi dalam memasarkan produk wisatanya melalui konten digital atau secara online.

“Itulah kenapa pelatihan digital marketing ini sangat penting untuk diikuti. Dengan pelatihan ini bisa diperoleh cara, strategi, dan bentuk pemasaran yang bisa dijalankan. Misal, bagaimana cara menciptakan foto produk yang menjual, bagaimana cara menyusun kalimat promosi yang efektif dan bagaimana membangun sistem manajemen keuangan, manajemen promosi yang terstuktur dan lain-lain,” ujar Kabid Pembinaan SDM Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Trenggono, dikutip dari laman Internet resmi Pemprov Jateng.

Digital marketing merupakan penggunaan perangkat digital untuk melakukan kerja pemasaran atas produk atau jasa pelaku wisata yang ditawarkan. Sesuai namanya, sistem ini harus menggunakan perangkat digital seperti website dan media sosial.

Berbagai keunggulan pun dimiliki perangkat digital sebagai alat pemasaran produk atau jasa dibanding cara konvensional, antara lain memiliki daya jangkau yang luas, irit, efisian, dan dapat merespons cepat keinginan konsumen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Pariwisata Kabupaten Kendal, Agung Setiawan, berharap peserta pelatihan bisa menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan produk pariwisatanya. Ia juga meminta peserta untuk membagikan ilmu yang diperoleh dalam pelatihan tersebut kepada rekan-rekannya.

“Kita berharap anggaran untuk pengembangan wisata di Kendal semakin meningkat dan ini membutuhkan dukungan para pemuda pelaku pariwisata sehingga menjadi poin tersendiri untuk peningkatan anggaran wisata,” ujar Agung.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten