Dishub Klaten Tawarkan Trayek Bus Bandara Adi Soemarmo Solo ke Ponggok
Ilustrasi floating playground yang bakal menjadi wahana baru di Umbul Ponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten. (Istimewa)

Solopos.com, KLATEN — Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten menawarkan trayek baru untuk bus dari Bandara Adi Soemarmo-Ponggok ke Dishub Solo.

Trayek baru itu dinilai sangat prospektif guna menunjang dunia pariwisata sekaligus perekonomian masyarakat Klaten.

Kepala Dishub Klaten, Joko Wiyono, mengatakan Klaten memiliki berbagai objek wisata yang mampu menarik wisatawan lokal dan asing. Wisatawan lokal yang datang ke objek wisata di Klaten tak hanya dari Soloraya dan sekitarnya.

Warga dari berbagai wilayah di Tanah Air sudah menjadikan objek wisata di Klaten sebagai daerah tujuan utama. Destinasi itu terutama Umbul Ponggok.

“Kami akan tawarkan trayek ini ke Dishub Solo terlebih dahulu. Ini sebagai langkah awal. Kenapa ke Dishub Solo? Soalnya di Solo sudah ada trayek bus bandara ke Solo. Barangkali dengan tawaran seperti itu, Solo berkenan menjalin kerja sama membuka trayek baru bus Bandara Adi Soemarmo-Ponggok,” kata Joko Wiyono saat ditemui wartawan di kompleks Setda Klaten, Kamis (2/1/2020).

Angkutan Pelajar SMPN 3 dan SMPN 18 Solo Semrawut, Ini Penjelasan Dishub

Joko Wiyono mengatakan dunia pariwisata di Klaten telah tumbuh dengan baik. Selain Ponggok, Klaten saat ini juga memiliki objek wisata di Bukit Sidoguro. Di bukit tersebut ada spot selfie berlatar belakang Rawa Jombor.

“Kami akan diskusikan hal ini dengan Dishub Solo terlebih dahulu. Pengunjung di Ponggok itu tak hanya dari Klaten dan berbagai daerah di Jawa. Tapi ada juga dari luar Jawa dan beberapa daerah lain di Tanah Air,” kata dia.

Joko menambahkan trayek ini dapat digunakan melayani mereka yang ingin ke Ponggok melalui bandara. “Rencana bertemu dengan Dishub Solo tidak hari ini [kemarin], tapi pekan depan,” katanya.

Joko berharap trayek baru itu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Klaten terutama bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Klaten.

“Semoga objek wisata di Klaten juga semakin ramai. Dengan adanya trayek baru itu harapannya semua pengunjung bakal mengetahui objek-objek wisata lain di Klaten. Di Klaten ini, objek wisatanya kian menjamur,” katanya.

Pendapatan Pariwisata Karanganyar Ditarget Capai Rp2 Miliar

Sebelumnya, Direktur Destinasi Pariwisata Otoritas Borobudur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Agustin Peranginangin, sempat mengungkapkan rencana membuka jalur bus Jogja-Ponggok, Klaten. Rutenya dari Stasiun Tugu-Tebing Breksi-Candi Prambanan-Umbul Ponggok.

Gagasan tersebut muncul juga berkat pengaruh Umbul Ponggok. Selama ini, objek wisata di Umbul Ponggok dinilai sudah maju.

“Objek wisata air di Ponggok banyak diminati wisatawan dari berbagai daerah,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho