Dishub Jateng Siapkan 20 Unit BRT Semarang-Demak
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan Trans Jateng rute PurwokertoPurbalingga, Senin (13/8/2018). (Bisnis.com-Alif Nazzala Rizqi)

Semarangpos.com, SEMARANG — Dinas Perhubungan Jawa Tengah berencana mengoperasikan 20 unit bus sebagai armada angkutan aglomerasi perkotaan wilayah Kedungsepur koridor III yang melayani rute Semarang-Demak.

Untuk tahap awal di tahun 2019 mendatang, Dishub Jateng akan mengoperasikan 14 bus, sisanya akan mulai dioperasikan di tahun anggaran selanjutnya. "Seperti contoh di Bawen, sesuai hasil studi membutuhkan 25 bus. Di tahap awal tahun 2017 kita operasikan 18, dan tahun 2018 kemarin kita tambahan tujuh," terang Kepala Bidang Angkutan Jalan, dalam acara Sosialisasi Tahap V Rencana Pengoperasian Angkutan Aglomerasi Perkotaan Wilayah Kedungsepur Koridor III, di Kota Semarang, Selasa (18/12/2018). 

Ginaryo menerangkan untuk membiayai pengoperasian angkutan aglomerasi perkotaan tersebut digunakan anggaran Biaya Operasional Kendaraan (BOK). "Jadi bukan anggaran bus. Untuk bus itu yang membeli operator atau pengusaha lama. Kami tidak membuat adanya pengusaha baru. Tapi pengusaha lama kami scraping, terus beli bus," tambahnya. 

Lebih lanjut, dalam operasional bus rapid transit nanti, Dishub Jateng akan melakukan pembayaran yang dihitung dari jarak tempuh bus tersebut. Untuk 1 km, bus rencanannya akan dipungut bayaran Rp7.574. "Konsep kami adalah pengusaha lama di scraping dan beli bus baru. Kami membayar setiap bus setiap 1 km itu dibayar Rp7.475,- tinggal nanti jarak Demak dan Tawang itu berapa kilometer," tegasnya.

Dia lalu mencontohkan, anggaran pengoperasian di rute BRT Semarang-Bawen yang menelan biaya Rp14 miliar. Sementara untuk Semarang-Demak masih dalam tahap pengkajian.

"Dari 120'an pengusaha angkot kita akan scraping 21 dari Semarang, 21 dari Demak. Dari data itulah yang akan dipakai untuk proses lelang. Awal Agustus, kami akan operasikan. Ke depan, kami juga akan lakukan studi selain di Kedungsepur juga di Solo Raya. Itu nanti 2020 direalisasikan bersama dengan di Magelang. Karena kami juga ingin ada trayek untuk mendukung wisata Borobudur," katanya. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom