Ilustrasi kecelakaan kereta api.(phoenixsum.co.za)

Semarangpos.com, SEMARANG — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api dengan kendaraan roda empat di perlintasan sebidang tanpa palang pintu pengaman terjadi di Kota Semarang, Rabu (21/8/2019) pagi.

Sebuah mobil Toyota Kijang berpelat nomor H 9140 PS yang dikendarai Suyatno, 47, warga Tegowanu, Purwodadi, tertabrak KA Ambarawa Ekspres tujuan Surabaya Karang Turi, saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu di Cilosari Barat.

Akibat kecelakan itu, korban sempat terpental keluar mobil dan mengalami cedera parah. Sementara, mobil Toyota Kijang yang ditumpangi terperosok ke Sungai Banjir Kanal Timur (BKT), Kalibanger.

"Sekarang korban sudah dievakuasi untuk penanganan medis di ruang ICU RS Sultan Agung. Korban mengalami cedera di bagian kepala dan diduga mengalami patah tulang di bagian dada," ujar Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional (Daops) IV Semarang, Krisbiyantoro, Rabu siang.

Kris, sapan Krisbiyantoro, mengatakan kecelakaan bermula saat mobil yang dikendarai korban melaju dari arah selatan dan melintas di perlintasan sebidang yang tanpa palang tersebut.

Namun, sesampainya di tengah perlintasan terdengar klakson keras dari kereta yang melaju dari arah barat. Korban pun berusaha memundurkan mobilnya, namun tidak bisa.

Mobil mendadak mogok hingga tertabrak kereta. "Keretanya langsung menabrak mobil, satu orang keluar, mobilnya masuk sungai," ujar Kris.

Setelah menabrak mobil, kereta langsung berhenti. Setelah dilakukan pemeriksaan, kereta itu tak mengalami kerusakan.

Hingga saat ini, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Semarang Timur masih melakukan pemeriksaan atas insiden tersebut. "Ini polisi masih memeriksa saksi-saksi. Pascainsiden masinis juga sudah melaporkan kejadian tersebut," terang Kris.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten