Diserang Wabah Corona, Iran Tetap Ogah Terima Bantuan Amerika
Pemimpin tertinggi di Iran, Ayatollah Khamenei, yang menolak bantuan AS memerangi virus corona. (Reuters)

Solopos.com, TEHERAN – Iran secara tegas menolak bantuan Amerika Serikat bahkan ketika negara tersebut dalam kondisi darurat menghadapi wabah virus corona. Sebelumnya, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah menolak tawaran bantuan kemanusiaan dari Washington untuk Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi mengatakan, negaranya tidak akan pernah meminta bantuan Amerika Serikat dalam perang melawan pandemi virus corona.

28 PNS Positif Corona Akan Dapat Santunan dari Pemerintah

“Iran tidak pernah meminta dan tidak akan meminta Amerika Serikat untuk membantu Teheran dalam perangnya melawan wabah,” kata Mousavi dilansir Reuters, Selasa (7/4/2020). “Tetapi Amerika Serikat harus mencabut semua sanksi unilateral ilegal terhadap Iran.”

Ketegangan antara kedua negara itu meningkat sejak 2018. Ketika itu Presiden Amerika Serikat Donald Trump keluar dari perjanjian 2015 yang mencabut sanksi terhadap Iran. Imbalannya adalah pembatasan terhadap program nuklirnya.

Jadi RS Darurat Corona Boyolali, Rusunawa Kemiri Siap Tampung Pasien

Amerika kemudian menerapkan kembali sanksi yang telah melumpuhkan ekonomi Iran. Pemerintah Iran mengatakan sanksi Amerika Serikat telah menghambat upaya mereka untuk menghentikan wabah. Iran mendesak negara-negara lain dan PBB untuk menyeru Amerika Serikat agar mencabutnya.

“Mereka (AS) berusaha memaksa Teheran untuk menerima negosiasi dengan Amerika,” kata Mousavi.

Pandemi Corona Iran dan Negara Timur Tengah

Negara Timur Tengah yang sejauh ini terkena dampak paling parah oleh virus corona Covid-19, dengan laporan 3.739 kematian dan 60.500 orang terinfeksi menurut data terakhir pada Senin (6/4/2020).

Meninggal Mendadak, Jasad Pria Tua di Banjarsari Solo Dievakuasi BPBD

Prancis, Jerman, dan Inggris mengekspor barang-barang medis ke Iran dalam transaksi pertama yang dilakukan di bawah sistem Instex.  Ini adalah sebuah mekanisme perdagangan yang dibentuk untuk menukar barang-barang kemanusiaan dan makanan setelah Amerika Serikat menarik diri dari kesepakatan nuklir.

“Langkah-langkah awal untuk menerapkan sistem Instex ini positif tetapi tidak mencukupi,” kata Presiden Iran Hassan Rouhani kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron, menurut Press TV.

Secara terpisah, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyetujui penarikan satu miliar euro dari dana kekayaan berdaulat Iran untuk memerangi epidemi virus corona.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho