Petugas Damkar Wonogiri menangani sarang tawon di kawasan kota Wonogiri, belum lama ini. (Istimewa/Damkar Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI — Sukinem, 61, dirawat di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri karena wajah dan kedua tangannya bengkak akibat disengat puluhan ekor tawon yang diduga jenis vespa atau tawon ndas, Senin (2/11/2019) siang.

Kabar baiknya, warga Duwet RT 001/RW 008, Mlokomanis Wetan, Ngadirojo, Wonogiri, itu sudah membaik meski mukanya masih bengkak. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Selasa (3/12/2019), Sukinem diserang tawon saat mencari rumput di ladang yang berjarak sekitar 10 meter dari permukiman warga.

Sukinem tak mengetahui di lokasi mencari rumput itu terdapat sarang tawon vespa. Terlebih sarang berada di balik semak belukar. Tiba-tiba puluhan tawon vespa menyerangnya diduga karena merasa terganggu.

Laporan FPI yang Tuduh Gus Muwafiq Lecehkan Nabi Ditolak Polisi

Beruntung Sukinem langsung berlari meminta pertongan warga. Namun puluhan tawong terus menyerangnya sampai akhirnya Sukinem ditolong warga. Warga kemudian membawanya ke RSUD Wonogiri lantaran Sukinem kesakitan.

Hingga Selasa, sarang tawon belum dievakuasi. Sarang diperkirakan sebesar gentong atau tempat air tradisional berukuran sedang. Tidak seperti tawon vespa lainnya yang biasanya membuat sarang di kayu rumah atau pohon, tawon yang menyengat Sukinem bersarang di semak belukar.

Tak Ada Penyerangan, Dari Mana Asal Granat yang Meledak di Monas?

Pejabat Humas RSUD Wonogiri, Iwan Sulistiya, kepada Solopos.com, Selasa, menginformasikan Sukinem masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) pukul 12.00 WIB. Saat itu Sukinem mengerang kesakitan dan wajah serta kedua tangannya bengkak akibat disengat banyak tawon vespa.

Beberapa lama setelah ditangani Sukinem dirawat di kamar perawatan. Pada Selasa kondisi Sukinem sudah membaik.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten