Disekap & Diintimidasi, Wali Murid Laporkan Kepala SMAN 1 Wates-Kasatpol PP

Wali murid SMAN 1 Wates, Agung Purnomo, korban dugaan penyekapan dan intimidasi oleh pihak sekolah dan Satpol PP Kulonprogo melaporkan kasus tersebut ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

 Ilustrasi penyekapan. (freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penyekapan. (freepik)

Solopos.com, JOGJA — Wali murid SMAN 1 Wates, Agung Purnomo, korban dugaan penyekapan dan intimidasi oleh pihak sekolah dan Satpol PP Kulonprogo melaporkan kasus tersebut ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Ada tiga orang yang dilaporkan dalam kasus ini.

Ketiga orang yang dilaporkan kasus ini adalah Kepala SMAN 1 Wates, Kepala Bidang Ketertiban Satpol PP Kulonprogo, dan Kepala Satpol PP Kulonprogo. Ketiga orang itu disangkakan dengan Pasal 333 KUHP tentang Perampasan Kemerdekaan Orang Lain.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Kuasa Hukum Agung Purnomo, Era Hareva Pasarua, mengatakan ketiga terduga pelaku itu terancam delapan penjara. Pihaknya telah menyiapkan saksi dan alat bukti berupa rekaman saat penyekapan itu terjadi.

Dia menhelaskan laporan kasus tersebut pun telah diterima Polda DI Yogyakarta pada Jumat (30/9/2022).

“Sekarang masih dalam tahap penyidikan proses hukumnya,” kata dia, Senin (3/9/2022).

Baca Juga: Konser Westlife di Prambanan Bikin Kecewa, Promotor Janji Refund Tiket 100%

Dalam kasus ini, Era juga menyoroti kewenangan Satpol PP Kulonprogo dalam kejadian tersebut. Menurut dia, kalau memang forum tersebut mediasi, pihak Satpol PP tidak memeliki kewenangan akan hal itu.

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 6/2010 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, jelas Era, Satpol PP tak punya kewenangan memediasi SMAN 1 Wates.

“Itu saja sudah indikasi mengapa yang melakukan mediasi Satpol PP Kulonprogo, ada masalah kuasa apa mereka,” tanya Era.

Wakil Direktur Reskrim Umum Polda DIY AKBP Tri Panungko mengkonfirmasi laporan tersebut.

Baca Juga: Nyala Lilin Ratusan Suporter di Jogja untuk Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan

“Masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi terkait,” katanya, Senin (3/9/2022).

Tri menyebut sudah memanggil beberapa saksi dalam kasus ini. Namun, proses pemeriksaan saksi tersebut memang membutuhkan waktu. Jika bukti sudah cukup, para terduga pelaku akan ditahan.

“Manggil saksi kan juga perlu waktu tidak bisa semuanya dalam satu waktu,” kata dia.

Di sisi lain Kepala SMAN 1 Wates Aris Suwasana membantah menyekap dan mengintimidasi Agung Purnomo, wali murid di sekolah tersebut. Aris menjelaskan insiden yang juga melibatkan personel Satpol PP Kulonprogo tersebut adalah mediasi, bukan penyekapan dan intimidasi.

Baca Juga: Kepala SMAN 1 Wates Bantah Sekap Wali Murid yang Kritik Pengadaan Seragam

Dia menyampaian mediasi itu bermula saat ada wali murid protes terkait harga seragam. Kemudian digelar pertemuan di sekolah. Dalam pertemuan itu ternyata tidak membuahkan hasil, hingga akhrinya dilakukan mediasi.

Aris menuturkan rencana mediasi itu digelar di sekolah atas permintaan wali murid.

“Ini kan masalah SMAN 1 Wates, karena orang tua tersebut menyebut dia ASN tingkat penyidik, lalu saya baca-baca, ternyata penyidikan ASN bisa dilakukan Satpol PP,” kata dia, Senin (3/10/2022)/

Aris kemudian meminta Satpol PP Kulonprogo untuk membantu memediasi persoalan tersebut.

Baca Juga: 110 Hektare Lahan Pertanian di Bantul Kebanjiran, Petani Cabai Merugi

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kulonprogo Alif Romdhoni membantah dugaan penyekapan dan intimidasi tersebut. Menurutnya, pertemuan pada Kamis (29/9/2022) di sekolahan merupakan tindaklanjut dari permintaan mediasi di SMAN 1 Wates.

Alif menjelaskan mediasi tersebut mengundang seluruh pihak yang berkaitan dengan persoalan.

“Kami undang pihak sekolah, paguyuban orang tua, dan Mas Agung,” kata dia.

Semua pihak tersebut, kata Alif, bertemu sekitar pukul 14.30 WIB di ruang Kasatpol PP. Saat mediasi berlangsung, lanjutnta, suasananya diklaim cari.

“Saya tawarkan minum ke semua orang di ruangan, Mas Agung minta air putih hangat,” jelas dia.

Baca Juga: Cerita Saksi Selamat Tragedi Kanjuruhan: Mencekam & Mayat Ada di Mana-Mana

Semua pihak dalam ruangan tersebut, lanjut Agung, diberikan kesempatan yang sama untuk berbicara.

“Pak Kasatpol PP juga ikut bicara, dinamika ketika diskusi tersebut kan memang naik turun,” jelasnya.

Alif menjelaskan salah satu bahasan mediasi terkait kebenaran laporan masalah tersebut ke Ombudsman Perwakilan (ORI) DIY.

“Karena pagi saya ketemu Mas Agung, dia bilang tidak tahu, terus siang itu bilang tahu, saya bilang mohon dipastikan,” kata dia.

Kesimpulan pertemuan tersebut, jelas Alif, laporan ke ORI DIY dikawal bersama. Pihaknya akan menyiapkan data dan persoalan tersebut jangan sampai mengganggu proses belajar mengajar para murid.

“Dari prosesnya seperti itu, di akhir bahkan salman bersama,” kata dia.

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul 3 Orang Dipolisikan Terkait Dugaan Penyekapan dan Intimidasi di Kantor Satpol PP Kulonprogo

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Akhir November, Jogja Diprediksi Berawan Sepanjang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Rabu 30 November 2022.

      Bangun Rest Area di Exit Toll Jogja-Solo, Pemerintah Siapkan Lahan 9 Hektare

      Pemda DIY siapkan lahan sekitar 9 hektare di kawasan exit toll Jogja-Solo di Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, untuk dibangun rest area.

      Kalah Judi Online, Seorang Pria Bobol Minimarket & Mesin ATM di Jogja

      Kehabisan uang gara-gara main judi online, seorang pria bobol minimarket berjejaring di Jalan Raya Bantul, Gedongkiwo, Mantrijeron.

      Kecelakaan Adu Banteng Motor Vs Mobil di Sleman, Pemotor Meninggal di Lokasi

      Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan adu banteng di wilayah Cebongan, Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.

      Nilai UMK Sleman Dipastikan Lebih Tinggi dari UMP Yogyakarta

      upah minimum kabupaten (UMK) 2023 di Kabupaten Sleman nilainya dipastikan lebih tinggi dari nilai UMP DIY.

      Cocok Buat Jalan-Jalan! Selasa Ini, Jogja Diperkirakan Berawan Sepanjang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Selasa 29 November 2022.

      Besaran UMK Jogja Akan Ditentukan Selasa, Begini Skema Penghitungannya

      Pemerintah Kota Jogja akan melakukan sidang pleno untuk menentukan upah minimum kota (UMK) tahun 2023 pada Selasa (29/11/2022).

      Dongkrak Pendapatan Daerah, Tiket Masuk Pantai Parangtritis Naik Tahun Depan

      Pemkab Bantul berencana menaikkan tiket masuk ke kawasan pantai selatan, salah satunya di Pantai Parangtritis.

      Putra Jokowi Nikah di Sleman, Industri Pariwisata DIY Manfaatkan Kaesang Effect

      Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DI Yogyakarta memanfaatkan Kaesang Effect saat acara pernikahan Kaesang Pangarep-Erina Gudono.

      Tanah Jalan Jogja-Gunungkidul Rawan Gerak, Kendaraan Besar Dilarang Lewat

      Hanya kendaraan kecil yang diperbolahkan lewat Jalan Raya Jogja-Wonosari di wilayah Piyungan, Kabupaten Bantul.

      Gubernur Tetapkan UMP 2023 Naik 7,65%, Segini Besaran Upah Pekerja Yogyakarta

      Gubernur DI Yogyakarta telah memutuskan untuk menaikkan upah minimum provinsi pada 2023 naik sebesar 7,65%.

      2 Menteri Jadi Saksi Akad Nikah Kaesang-Erina, Salah Satunya Basuki Hadimuljono

      Dua menteri dijadwalkan akan menjadi saksi dalam pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.

      Tahun Depan Ada Rencana ke Jogja? Berikut Deretan Event Unggulan Selama 2023

      Berikut ini deretan agenda wisata unggulan selama 2023 di Kota Jogja.

      Ada Pemeliharaan, Cek Jadwal Pemadaman Listrik di Jogja Hari Ini (28/11/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Sleman, DI Yogyakarta, pada hari ini, Senin, 28 November 2022.

      Siapkan Payung! Jogja Diprediksi Hujan Deras Senin Ini

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Senin 28 November 2022.

      Siap-Siap! Besok, Gubernur Umumkan Kenaikan UMP 2023, Nilainya Di Bawah 10%

      Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta berencana mengumumkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) pada Senin (28/11/2022).