Disebut Jadi Korban, Seorang Saksi Bantah Pernah Dicabuli Mas Bechi

Seorang saksi yang dihadirkan dalam persidangan di PN Surabaya membantah telah dicabuli oleh Mas Bechi.

 Moch Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi saat pentas bersama grup musik Oxytron Metafakta. (Instagram/@oxytronofficial)

SOLOPOS.COM - Moch Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi saat pentas bersama grup musik Oxytron Metafakta. (Instagram/@oxytronofficial)

Solopos.com, SURABAYA — Persidangan kasus pencabulan dengan terdakwa anak kiai asal Jombang, Moch Subechi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi berlanjut di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/9/2022). Salah satu saksi yang dihadirkan dalam persidangan itu mengaku tidak pernah dicabuli Mas Bechi.

Dalam persidangan Kamis ini menghadirkan tiga orang saksi. Salah satu saksi yang dihadirkan adalah seorang yang namanya pernah disebut sebagai korban oleh saksi lainnya dalam persidangan sebelumnya.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Namun, dalam persidangan tersebut, saksi yang disebut sebagai salah satu korban ini dalam persidangan yang berlangsung secara tertutup tadi menyatakan tidak pernah dicabuli oleh terdakwa Mas Bechi.

“Saya jadi bingung. Ini sebenarnya yang sedang saya tangani perkara apa,” kata Kuasa Hukum Mas Bechi, Gede Pasek Suardika kepada wartawan usai persidangan di PN Surabaya.

Baca Juga: Kampus Unesa di Magetan Mulai Dibangun, Tahun Depan Terima Mahasiswa Baru

Pasek menilai banyak fakta dalam persidangan pada pekan-pekan sebelumnya tidak mendukung dakwaan.

“Belum lagi ada satu saksi kunci yang sampai sekarang tidak dihadirkan di persidangan, yang semakin mengaburkan fakta persidangan,” jelas dia.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum Tengku Firdaus menilai keterangan dari saksi-saksi yang dihadirkan di persidangan  hari ini tidak berkesesuaian dengan saksi sebelumnya. Untuk itu, Firdaus memilih tidak banyak memberikan komentar.

Baca Juga: Bentrokan Antar Perguruan Silat di Kediri, 15 Pesilat Ditetapkan Jadi Tersangka

Sekadar informasi, perkara yang menyeret Mas Bechi sebagai terdakwa pencabulan ini dilaporkan oleh seorang perempuan berinisial J, asal Jawa Tengah, yang mengaku sebagai korban.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jumat Ini, Madiun Diprediksi Cerah Sepanjang Hari

      Berikut prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Jumat 2 Desember 2022.

      Sadis! Penjual Nanas Dianiaya 7 Pesilat hingga Meninggal di Gresik

      Seorang penjual nanas di Pasar Gadung, Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, dianiaya sejumlah anggota perguruan silat hingga meninggal dunia.

      179 Anggota Bhabinkamtibmas Madiun Dilatih Tangani Ular yang Masuk Rumah

      Sebanyak 179 anggota Bhabinkamtibmas Polres Madiun dilatih untuk menangani terkait tata cara menangani ular yang masuk ke rumah warga.

      Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Bangkalan Hadiri Acara Antikorupsi di Surabaya

      Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron, yang menjadi tersangka kasus korupsi menghadiri acara Hari Antikorupsi se-Dunia di Surabaya bersama Ketua KPK Firli Bahuri.

      KPK Akui Terima 268 Laporan Dugaan Korupsi di Jawa Timur

      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima sebanyak 268 laporan dugaan korupsi di Jawa Timur.

      Awal Bulan, Madiun Diprediksi Cerah Sepanjang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Kamis 1 Desember 2022.

      Terjerat Narkoba, Anggota Polisi Tulungagung Divonis 4 Tahun & Denda Rp1 Miliar

      Aiptu Udi Cahyono, anggota polisi di Tulungagung divonis bersalah dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

      Hasil Autopsi Jenazah 2 Korban Kanjuruhan: Patah Tulang, Tak Ada Gas Air Mata

      Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Jawa Timur mengungkapkan hasil autopsi jenazah korban tragedi Kanjuruhan Malang.

      Isak Tangis Keluarga Iringi Kedatangan Jenazah Briptu Khoirul Anam di Magetan

      Jenazah Briptu Anumerta Muhammad Khoirul Anam tiba di rumah duka di Kabupaten Magetan dan akan disemayamkan semalam.

      Cerita Petani Madiun, Bahagia Hasil Panen Padi Melimpah Usai Memanfaatkan MUT

      Pupuk Indonesia memiliki puluhan Mobil Uji Tanah yang bisa dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi unsur hara tanah sebelum proses penanaman.

      Akhir Bulan, Madiun Diperkirakan Hujan dari Siang hingga Sore Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Rabu 30 November 2022.

      Wow! Capai Target, PAD dari Sektor Pariwisata di Magetan Tembus Rp15,3 Miliar

      Pendapatan asli daerah di sektor pariwisata di Kabupaten Magetan lampaui target pada tahun ini.

      Pemkab Nganjuk Gandeng ISI Surakarta untuk Perkenalkan Keris kepada Masyarakat

      Pemkab Nganjuk menggandeng ISI Surakarta dalam menggelar Pekan Seni Budaya dan memperkenalkan keris.

      Gaji Naik Rp2,5 Juta/Bulan, Jumlah Pendaftar PPK di Kota Madiun Membeludak

      Jumlah pendaftar anggota PPK Pemilu 2024 di Kota Madiun membeludak hingga penutupan pendaftaran.

      Kronologi 2 Bocah Kakak Beradik Meninggal Tenggelam di Sungai Pamekasan

      Dua bocah di Kabupaten Pamekasan meninggal dunia saat bermain dan kemudian tenggelam di sungai.

      Cerita Jokowi Soal Ide Pendirian Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya

      Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Surabaya diresmikan secara langsung oleh Presiden Jokowi.