Tutup Iklan

Disdik Solo Ancang-Ancang Mendata Siswa SD, Segera Divaksin Covid-19?

Dinas Pendidikan Solo sudah mencicil pendataan siswa SD sebagai persiapan mereka divaksin Covid-19 agar merasa lebih aman saat PTM.

 Ilustrasi vaksinasi pelajar. (Solopos.com/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi vaksinasi pelajar. (Solopos.com/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo mulai ancang-ancang mendata siswa jenjang sekolah dasar (SD) untuk persiapan divaksin Covid-19.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, sejumlah pihak mendorong program vaksinasi untuk anak usia SD segera dilakukan. Hal itu menyusul makin banyaknya SD yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, Pemkot Solo saat ini masih fokus menyelesaikan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia remaja (12-17 tahun). Program tersebut sudah mendekati tahap akhir sehingga vaksinasi diharapkan segera bergulir untuk siswa SD/sederajat.

Baca Juga: Enggak Hilang Kok! Masih Ada Patung Pak Harto di Solo, Ini Lokasinya

“Sejauh ini memang belum ada rekomendasi vaksinasi untuk anak usia 12 tahun ke bawah. Namun kami berharap program tersebut dapat segera diagendakan,” ujar Wakil Ketua PGRI Solo, Sugiaryo, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (1/10/2021).

Sugiaryo mengatakan jika siswa SD di Solo sudah divaksin Covid-19 tentu bakal menambah rasa aman saat mengikuti PTM terbatas. Apalagi seluruh guru dan tenaga kependidikan di Kota Bengawan telah divaksin.

Ia mengatakan vaksinasi pelajar krusial mengingat jumlah SD yang akan menggelar PTM bakal semakin bertambah. Hingga tengah pekan ini, 159 dari 244 SD di Solo telah melakukan PTM terbatas.

Baca Juga: Total 7 Jabatan Eselon II Pemkot Solo Kosong, Ganggu Kinerja?

Menambah Kenyamanan

“Vaksin memang bukan satu-satunya cara untuk menangkal Covid-19, tapi paling tidak hal ini menambah kenyamanan semuanya saat pembelajaran.”

Terpisah, Kabid SD-SMP Disdik Solo, Abdul Haris Alamsah, telah mendengar rencana program vaksinasi untuk siswa SD. Sejauh ini pihaknya menyebut baru siswa SD berusia 12 tahun yang telah divaksin Covid-19 di Solo bersama siswa SMP dan SMA.

Haris mengatakan Disdik sudah berancang-ancang menyambut vaksinasi siswa SD secara keseluruhan dengan pendataan. “Rencana memang ada. Sekarang kami telah nyicil menyiapkan datanya,” ujar Haris saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Jumat.

Baca Juga: Catat Lur! Ini 10 Event Utama Solo Great Sale 2021

Kepala Dinas Kesehatan Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan masih fokus menyelesaikan vaksinasi pelajar berusia 12-17 tahun. Ning, sapaan akrabnya, menyebut hampir semua pelajar di rentang usia itu telah divaksin.

Hal itu setelah Pemkot Solo melakukan percepatan vaksinasi dengan menunjuk 17 puskesmas, 16 rumah sakit dan tujuh tempat lain untuk lokasi penyuntikan.

“Mungkin sekarang tinggal sedikit yang belum divaksin. Target kami pekan ini vaksinasi usia 12-17 tahun selesai,” ujarnya dalam Focus Group Discussion (FGD) Virtual Solopos bertajuk Evaluasi PTM dan Vaksinasi Pelajar, Jumat sore.


Berita Terkait

Berita Terkini

Seleksi Duta Antikorupsi, Puluhan Pelajar Klaten Bikin Makalah Soal Ini

Seleksi terhadap puluhan pelajar kali ini merupakan rangkaian pemilihan duta pelajar antikorupsi yang diselenggarakan IPPK Klaten dan Exclusive Kingdom Klaten.

BMKG: Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jateng

BMKG juga memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat turun di sebagian besar wilayah Indonesia pada Sabtu.

Geger Pria Asal Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia di Masjid Laweyan Solo

Pihak kepolisian menyatakan berdasarkan dugaan sementara, almarhum Sukirman meninggal karena sakit.

Minat Baca Memuaskan, Solo Butuh Rumah Baca Berbasis RW

Hasil survei Disarpus Kota Solo menunjukkan indeks minat baca dan indeks kegemaran membaca warga Kota Solo 74,54 dan 79,37.

Solo Optimalkan Medsos untuk Promosi Wisata

Promosi pariwisata Solo berbasis sosial media akan dilakukan dengan melibatkan seluruh stakeholder pariwisata.

Kini, Jajan Jenang dan Gorengan Lebih Mudah dengan Bank Digital

Pemkot Solo mendorong digitalisasi Pasar Tradisional sebagai upaya mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Sejarah Pola Situasional dalam Suksesi KGPAA Mangkunagoro Solo

Penerus kepemimpinan di Pura Mangkunegaran bisa berasal dari putra Mangkunagoro sebelumnya, atau keponakan, dan adik.

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Jadi Habitat Pelestarian Flora-Fauna

Kebun Raya Indrokilo bisa menjadi habitat atau pusat perlindungan dan pelestarian flora dan fauna di daerah.

Minim, Capaian Pajak Pengangkutan Galian C di Klaten

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan hingga pertengahan November 2021, nilai pajak yang diterima baru sekitar Rp584 juta.

Kisah Guru Honorer Ikut Tes PPPK, Ada yang Lega Ada yang Masih Berjuang

Krisnowati memilih tak banyak mengeluh dan tetap menekuni profesinya sebagai guru meski berstatus sebagai tenaga honorer selama belasan tahun terakhir.

Ratusan Honorer Non K2 Masih Harus Berjuang agar Lolos PPPK

Ketua Forum Honorer Non Kategori 2 (K2) Klaten, Slamet Riyadi, memperkirakan masih banyak honorer non K2 yang tidak lolos tes PPPK.

Ribuan Guru dan Pegawai  Honorer Klaten Diguyur Rp15 Miliar

Para penerima merupakan guru dan pegawai honorer yang masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud.

Pasoepati Ganti Pot Jalan Solo-Jogja, Kapolsek Ceper: Jangan Terulang

Polisi berharap kejadian perusakan pot bunga serupa tak terulang di waktu mendatang.

Rudy Adiyanto, Guru Matematika Tapi Seperti Intel

Heri yang kini dikenal sebagai sejarawan muda Kota Solo mengaku sering berurusan dengan Rudy karena ulah nakalnya.

Liburan Gitu-Gitu Aja? Berkebun ke Nava Hotel Tawangmangu Yuk!

Nava Hotel di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah menawarkan sensasi berkebun sampai menanam sayur langsung untuk para tamu.