Kondisi pedestrian Jl. Dr. Moewardi, Kota Barat, Solo, Kamis (18/1/2018). (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Dinas Perdagangan (Disdag) Solo menghendaki seluruh PKL Kota Barat pindah berjualan di area parkir selatan Lapangan Kota Barat setelah jalan layang (flyover) Manahan dibuka untuk umum.

Kabid PKL Disdag Solo, Didik Anggono, mengatakan PKL Kota Barat tidak diizinkan berjualan lagi di trotoar Jl. dr. Moewardi setelah flyover Manahan dibuka karena rawan mengganggu kelancaran arus lalu lintas atau kenyamanan umum.

Dia meminta pengertian para PKL untuk mematuhi kebijakan tersebut. Penempatan PKL di area parkir selatan Lapangan Kota Barat juga demi kebaikan para PKL sendiri agar terhindar dari risiko kecelakaan lalu lintas.

"PKL di Kota Barat tetap masuk dalam kawasan penataan. Mau berjualan di luar area penataan? Tidak kami rekomendasikan karena dapat mengganggu ketertiban umum setelah flyover jadi," kata Didik saat diwawancarai Solopos.com, Jumat (16/11/2018).

Disinggung soal selter yang ditagih PKL di area parkir selatan Lapangan Kota Barat, Didik menjawab PKL bisa lebih dulu berjualan menggunakan tenda. Dia mengakui Disdag belum bisa membangun selter dalam waktu dekat karena menyesuaikan ketersediaan anggaran daerah.

Sebagai gantinya, Disdag bakal menyiapkan anggaran untuk menata area parkir selatan Lapangan Kota Barat agar nyaman dipakai berjualan PKL.

"Jadi pedagang nanti tetap berjualan dengan menggunakan tenda di area parkir dulu. Pemkot akan mendukung itu dengan menata kawasan tanpa ada pembangunan selter dan penebangan pohon," jelas Didik.

Meski demikian, Didik mengatakan Pemkot akan tetap mengupayakan selter sesuai dengan keinginan PKL Kota Barat. Pembangunan selter itu bisa dilakukan dengan memanfaatkan dana corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan atau bisa juga lewat APBD Kota Solo.

Ketua Paguyuban PKL Kota Barat, Budiyono, sebelumnya mengatakan PKL Kota Barat belum juga mendapatkan kepastian informasi mengenai nasib mereka setelah flyover Manahan mulai dioperasionalkan.

Para PKL bertanya-tanya apakah masih boleh berjualan di tepi Jl. dr. Moewardi atau tidak setelah proyek flyover di perlintasan sebidang Manahan itu jadi. Para PKL ogah pindah berjualan di area parkir selatan Lapangan Kota Barat jika belum dibangunkan selter oleh Pemkot.

"Jika bisa memilih, teman-teman tentu ingin tetap bisa berjualan di tepi Jl. dr. Moewardi seperti sekarang atau sebelumnya," kata Budi saat diwawancara Solopos.com, Kamis (15/11/2018).

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten