Disangka Akali Keuangan Daerah, Eks Gubernur Alex Noerdin Ditahan

Dengan dalih tidak mempunyai pengalaman teknis dan dana, PDPDE Sumsel bekerja sama dengan investor swasta membentuk perusahaan patungan.

 Mantan Gubernur Sumatra Selatan yang kini menjadi anggota DPR, Alex Noerdin. (wikipedia)

SOLOPOS.COM - Mantan Gubernur Sumatra Selatan yang kini menjadi anggota DPR, Alex Noerdin. (wikipedia)

Solopos.com, JAKARTA — Satu lagi orang beken masuk bui karena kasus dugaan korupsi.

Kali ini yang akan menjadi pesakitan adalah anggota DPR Alex Noerdin dan Muddai Madang, mantan Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2015-2019.

Nama Alex Noerdin tenar saat menjabat sebagai Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) dua periode sejak 7 November 2008 hingga 21 September 2018.

Alex terutama banyak dikenal pecinta sepak bola karena berada di balik kesuksesan Sriwijaya FC meraih dua trofi juara Indonesia Super League beberapa tahun silam.

Langsung Ditahan

Pria yang kini menjabat sebagai legislator itu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembelian gas di BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Sumatra Selatan 2010-2019. Ia langsung ditahan.

“Penyidik meningkatkan status tersangka AN,” kata Kapuspenkum Kejagung, Leonard, Kamis (16/9/2021) seperti dikutip detik.com.

Selain Alex, ada satu orang lagi yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Muddai Madang.

Baca Juga: Angka Kesembuhan di Klaten Lebih Tinggi dari Kasus Terkonfirmasi Covid-19, Tapi…

Dia merupakan Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2015-2019.

Alex langsung ditahan 20 hari ke depan di Rutan Cipinang cabang KPK. Saat kasus terjadi, Alex menjabat Gubernur Sumsel tahun 2008-2013 dan periode 2013-2018.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan dua tersangka terkait kasus korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD PDPDE Sumatera Selatan tahun 2010-2019. Kedua tersangka lalu ditahan di rutan Kejagung.

“Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus telah menetapkan 2 orang tersangka terkait Tindak Pidana Korupsi Pembelian Gas Bumi oleh BUMD PDPDE Sumatera Selatan Tahun 2010-2019,” kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keterangan tertulis, Rabu (8/9).

Baca Juga: Tidak Ada Nama AHHA PS Pati FC dalam Daftar Kontestan Liga 2

Adapun kedua tersangka yang ditetapkan adalah CI selaku Direktur Utama PDPDE Sumsel sejak 2008 dan Direktur Utama PDPDE Sumsel, yang telah menandatangani perjanjian kerja sama antara PDPDE Sumsel dan PT Dika Karya Lintas Nusa (PT DKLN).

Tersangka kedua adalah AYH selaku Direktur PT DKLN sejak 2009 merangkap sebagai Direktur PT PDPDE Gas sejak 2009 dan juga Direktur Utama PDPDE Sumsel sejak 2014.

Kasus ini bermula pada 2010, ketika Pemprov Sumatera Selatan memperoleh alokasi untuk membeli gas bumi bagian negara dari DARI J.O.B PT. Pertamina, Talisman Ltd. Pasific Oil and Gas Ltd., Jambi Merang (JOB Jambi Merang) sebesar 15 MMSCFD berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengelola Minyak Dan Gas (BP MIGAS) atas permintaan Gubernur Sumsel.

Kemudian berdasarkan keputusan Kepala BP Migas tersebut, yang ditunjuk sebagai pembeli adalah BUMD Provinsi Sumsel (PDPDE Sumsel).

Perusahaan Patungan

Tetapi dengan dalih PDPDE Sumsel tidak mempunyai pengalaman teknis dan dana, PDPDE Sumsel bekerja sama dengan investor swasta, PT DKLN membentuk perusahaan patungan (PT PDPDE Gas) yang komposisi kepemilikan sahamnya 15% untuk PDPDE Sumsel dan 85% untuk PT DKLN.

Penyimpangan tersebut telah mengakibatkan kerugian keuangan negara berdasarkan perhitungan BPK RI sebesar USD30 juta yang berasal dari hasil penerimaan penjualan gas dikurangi biaya operasional selama kurun 2010-2019, yang seharusnya diterima oleh PDPDE Sumsel.

Baca Juga: Keren, 4 Pemuda Sukoharjo Wakili Jateng di Ajang Esport PON Papua 2021

Serta kerugian keuangan negara sebesar USD 63.750 dan Rp2,1 miliar yang merupakan setoran modal yang tidak seharusnya dibayarkan oleh PDPDE Sumsel.

Alex Noerdin adalah Gubernur Sumatra Selatan yang menjabat sejak 7 November 2008 hingga 21 September 2018. Sebelumnya, ia menjabat bupati Musi Banyuasin selama 2 periode berturut-turut.

Politikus Partai Golkar lahir di Palembang pada 9 September 1950 (71 tahun).


Berita Terkait

Berita Terkini

Loh, Presiden Kok Meresmikan Pabrik Milik Terduga Pengemplang Pajak?

Haji Isam disebut meminta konsultan pajak Agus Susetyo untuk mengkondisikan Surat Ketetapan Pajak (SKP) PT Jhonlin Baratama kepada tim pemeriksa pajak Ditjen Pajak Kemenkeu.

4 Tersangka Pinjol Ilegal Dijerat Pasal Pornografi

Salah satu modus pinjol ilegal dalam menagih utang kepada para debitur adalah dengan konten pornografi.

KSP SAB: Meminjam ke Satu Pinjol Ilegal, Ditagih Banyak Pinjol

Korban menerima beberapa pinjaman bervariasi dari sejumlah aplikasi pinjol ilegal sebesar Rp1,2 juta sampai Rp1,6 juta tanpa persetujuannya.

5 Jurusan Kuliah yang Menjanjikan Gaji Tinggi dan Cepat Dapat Kerja

Ini dia deretan jurusan kuliah yang menjanjikan gaji tinggi dan cepat dapat kerja. Jurusanmu ada enggak lur?

Partai Golkar Menilai Jokowi-Ma’ruf Berhasil Kendalikan Covid-19

Partai Golkar menilai pandemi Covid-19 menjadi tantangan terbesar Jokowi-Ma’ruf di dua tahun masa kepemimpinan mereka.

Perdagangan Satwa Dilindungi Diungkap di Jogja, Pelaku Warga Semarang

Aparat Polresta Jogja membongkar perdagangan satwa dilindungi yang ditawarkan secara online oleh warga Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Pinjol Pemicu Ibu Wonogiri Bunuh Diri Dibiayai Koperasi Simpan Pinjam

Aplikasi pinjol Fulus Mujur inilah yang mengirim uang ke ibu di Wonogiri yang akhirnya gantung diri, beberapa waktu lalu.

Satelit Nuri Pertama Gagal ke Orbit, Korsel Siap Mencoba 5 Kali Lagi

Korea Selatan gagal menempatkan satelit tiruan ke orbit setelah peluncuran pertama roket Nuri yang dikembangkan di dalam negeri gagal sampai tujuan.

Jabatan Adik Ipar Ahok Dicopot dari Polri, Kini Jadi Staf Biasa

Adik ipar Ahok yang memakai mobil patroli jalan raya (PJR) untuk berpacaran dicopot dari jabatannya di Polri dan kini dimutasi menjadi staf biasa.

Bongkar 13 Kasus Pinjol Ilegal Lintas Provinsi, 57 Orang Jadi Tersangka

Polisi sudah menetapkan 57 tersangka dari pengungkapan 13 kasus pinjol ilegal yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

Ahok Dukung Adik Iparnya yang Pacaran di Mobil Patroli Ditindak Tegas

Ahok mendukung Polri menindak tegas adik iparnya, Bripda Bagas yang menyalahgunakan mobil patroli jalan raya untuk pacaran.

Pemeran dan Pacar Video Mesum Lele 13 Detik Minta Maaf

Pemeran video mesum viral Lele 13 detik meminta maaf lewat akun YouTube karena membuat kegaduhan di media sosial.

4 Mahasiswa UNS Ciptakan Membran Oksigenasi Baru untuk Pasien Covid-19

Penelitian mahasiswa UNS mengenai material membran ECMO berangkat dari fenomena pandemi Covid-19 yang sudah terjadi di Indonesia selama lebih dari satu tahun.

Unik! Bebek Ini Mampu Tirukan Ucapan Manusia Saat Memadu Kasih

Seekor bebek kesturi yang diketahui menirukan ucapan manusia dalam rekaman percobaan hewan yang dapat meniru manusia.

Tragis! Pemuda Ini Tewas Saat Cari Keong Sawah

Kisah tragis dialami seorang pemuda di Tangerang yang meninggal tenggelam saat mencari keong sawah.

Waduh! Polantas yang Pacaran Pakai Mobil PJR Adik Ipar Ahok

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengakui anggota polantas, Bripda Arjuna Bagas, yang diperiksa Propam gara-gara menggunakan mobil dinas PJR untuk pacaran adalah adik iparnya.