Tutup Iklan

Dirombak, GOR Manahan Bakal Lebih Besar daripada Sritex Arena

Dirombak, GOR Manahan Bakal Lebih Besar daripada Sritex Arena

SOLOPOS.COM - Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo (JIBI/dok)

GOR Manahan bakal dirombak total.

Solopos.com, SOLO —Pemkot Solo berencana merombak total pada GOR Manahan, Solo. Bangunan utama GOR Manahan mengalami kerusakan sehingga pihak-pihak yang berkegiatan di GOR kerap kali terganggu.

Salah satu kerusakan itu adalah atap yang bocor. Saat hujan deras, air masuk dan menggenangi GOR yang kerap dipergunakan untuk berbagai event olahraga seperti futsal, basket, hingga badminton, itu.

Saat itu terjadi, aktivitas yang sedang dilakukan praktis terhenti. “Kalau cuma perbaikan kecil nanti sama saja. Kemungkinan besar GOR bakal dirombak total. Kami akan bikin dulu detail engineering design [DED]-nya tahun depan. Setelah itu kami siapkan anggaran,” papar Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, kepada wartawan, Minggu (23/10/2016).

Rudi menambahkan konsep umum sementara adalah memperbesar GOR Manahan. Luas bangunan nantinya melebihi GOR Sritex Arena kepunyaan pabrik tekstil dan garmen PT Sri Rejeki Isman.

“Masyarakat banyak yang menggunakan tempat ini. Kami akan upayakan untuk perbaikan skala besar,” imbuh dia.

Di sisi lain, GOR Manahan bakal dijadikan kawasan sekolah olahraga. Namun demikian, orang nomor satu di Kota Bengawan ini belum bisa membeberkan lebih lanjut berapa besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk merombak total GOR tersebut.

Sebelumnya, kebocoran atap GOR Manahan sempat dikeluhkan panitia turnamen Futsaliskor 2016. Event yang diikuti 32 tim futsal SMA/SMK se-Soloraya ini terganggu karena air hujan yang masuk kemudian menggenangi lapangan.

“Beruntung saat laga penting seperti semifinal hingga final tidak terganggu. Sebelumnya di partai penyisihan itu bocor sehingga lapangan tidak bisa digunakan,” jelas Sekretaris Panitia, Dikko Purnomo.

Berita Terkait

Berita Terkini

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.

Tikus Duduki Australia, Napi Diungsikan

Populasi tikus di Australia tidak terkendali dan menduduki benua hingga mendesak manusia sehingga narapidana diungsikan.

Pegawai Setda Terpapar Covid-19, Pemkab Wonogiri Terapkan WFH Di Seluruh OPD

Pemkab Wonogiri menerapkah kebijakan work from home atau WFH untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga 5 Juli.

Memanas! Rusia Peringatkan Kapal Perang Inggris di Laut Hitam

Kapal militer Rusia dilaporkan melepaskan tembakan peringatan ke arah sebuah kapal Perang Angkatan Laut Inggris di Laut Hitam.

Klaten Zona Merah, Anak Balita Dan Kelompok Rentan Dilarang Ke Pusat Perbelanjaan

Instruksi Bupati Klaten melarang anak balita, warga lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya masuk ke pusat perbelanjaan.