Diringkus, Suami yang Bunuh Istri di Semarang

Suami yang bunuh sang istri di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), dan bawa kabur anaknya akhirnya ditangkap polisi.

 ilustrasi pembunuhan.  (JIBI/dok)

SOLOPOS.COM - ilustrasi pembunuhan. (JIBI/dok)

Solopos.com, SEMARANG — Aparat Polrestabes Semarang meringkus Kanipah alias Andre, 32, suami yang bunuh istri, Indah Safitri, 27, di sebuah indekos di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), pada Sabtu (15/1/2022). Pelaku diringkus saat kembali ke rumah untuk mengantar anaknya yang masih berusia 4 tahun.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Irwan Anwar, mengungkapkan peristiwa pembunuhan itu terjadi di sebuah indekos yang terletak di Jalan Srinindito Baru, Semarang Barat. Peristiwa pembunuhan itu dipicu pertengkaran antara suami dengan istri yang telah menikah selama 8 tahun.

PromosiMengenal Achmad Baiquni, Ahli Nuklir Pertama Indonesia Kelahiran Solo

“Awalnya korban yang sedang istirahat kerja dijemput pulang oleh pelaku,” kata Kapolrestabes Semarang, dikutip dari Antara, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Kronologi Suami Bunuh Istri di Semarang, Kabur Usai Ketahuan Warga

Saat di rumah, lanjut Irwan, korban meminta pelaku untuk mencari pekerjaan. Namun, pelaku beralasan sedang tidak enak badan atau sakit sehingga belum bisa mencari kerja.

Korban lantas meminta pelaku untuk berobat jika merasa sakit. Namun, entah apa penyebabnya pelaku justru merasa tersinggung dan emosinya tersulut.

Pelaku pun kemudian memukuli istrinya. Ia bahkan nekat mengambil pisau untuk menusuk leher istrinya sebanyak lima kali.

Perbuatan pelaku itu sempat diketahui para tetangga. Pelaku kemudian kabur dengan menggunakan sepeda motor. Ia bahkan sempat singgah di rumah mertua atau orang tua korban untuk menjemput anaknya yang masih berusia 4 tahun.

Baca juga: Kejam! Pria di Semarang Bunuh Istri dan Kabur Bawa Anak

Namun, pelarian pelaku tak bertahan lama. Selang satu hari setelah melakukan pembunuhan terhadap istrinya, pelaku pulang ke rumah untuk mengantarkan anaknya. Di saat itupulah, pelaku diringkus oleh aparat polisi dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah menghabisi nyawa sang istri.

Atas perbuatan itu, pelaku pun dijerat dengan UU No. 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Ini Cerita Anak Korban Tertembak Senjata Anggota Polisi di Semarang

Warga berinisial S tertembak senjata jenis airsoft gun yang dibawa Briptu RS di Semarang. Anak korban, Nurokhmah, 25 tahun bercerita mengenai kejadian tersebut.

Ini Senjata Anggota Polisi Yang Membuat Warga di Semarang Tertembak

Warga berinisial S tertembak saat hendak melerai keributan antara Briptu RS dengan kerabatnya di Semarang.

Bobol Sekolahan Hingga Kantor, Remaja di Banyumas Ini Ditangkap Polisi

Seorang remaja di Banyumas ditangkap polisi karena menjadi pelaku aksi pencurian di sejumlah sekolah dan kantor pemerintahan.

Polisi Ribut Dengan Kerabat, Seorang Warga di Semarang Tertembak

Keributan dipicu permasalahan keluarga antara anggota polisi Briptu RS dan kerabatnya SY, di Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang.

Gurihnya Kuliner Soto Kudus, Pakai Daging Kerbau Bukan Ayam

Olahan kuliner berupa soto khas Kudus identik dengan kuah pekat dari kaldu daging kerbau yang disajikan dalam mangkuk kecil.

Desa Cawet Pemalang Simpan Keindahan Surgawi

Desa Cawet di pemalang, Jawa Tengah, memiliki potensi wisata alam yang memukau.

Di Mana Daerah Terdingin di Jawa Tengah?

Inilah daerah terdingin di Jawa Tengah yang sering turun hujan salju saat musim kemarau.

Check-in di Hotel, PSK di Semarang Dianiaya Tamu Pakai Muntu

Boy menganiaya PSK menggunakan muntu saat check-in di hotel untuk mengambil uang dan harta milik PSK tersebut.

Mobil Avanza Tabrak Karimun di Flyover Jatingaleh, Ini Kronologinya

Kecelakaan lalu lintas di Flyover Jatingaleh Semarang bermula ketika pengemudi Avanza diduga mengantuk atau kebingungan melaju dari arah Tanah Putih.

Jadi Percontohan, Desa di Semarang Ini Tanam Kedelai Varietas Unggul

Sebanyak 30 kilogram bibit kedelai yang terdiri dari varietas Sugentan dan Gamasugen diserahkan BRIN dalam kegiatan ini.

25 Orang Lolos Tes Potensi Calon Anggota Komisi Informasi Jateng

Sebanyak 25 orang dinyatakan lolos tes potensi calon anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Periode 2022-2026.

Kuliner Nasi Penggel, Jumeokbap Korea Ala Kebumen

Nasi Penggel adalah olahan kuliner khas Kebumen, Jawa Tengah yang bentuknya menyerupai nasi kepal Korea, Jumeokbap.

Serem! Warga di Semarang Ini Tinggal di Tengah Kuburan

Warga Kampung Bergota Krajan di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), sudah lama hidup berdampingan dengan kuburan karena berada di kompleks permakaman.

Pengumuman! Layanan Imigrasi Semarang Akan Permanen di MPP Grobogan

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang berencana membuka layanan imigrasi secara definitif di Mal Pelayanan Publik Grobogan.

14 Ekor Sapi Positif PMK, Pasar Hewan di Banjarnegara Ditutup

Sejumlah pasar hewan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), ditutup menyusul ditemukannya kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK pada 14 ekor sapi.

Presiden Jokowi Longgarkan Pemakaian Masker, Ini Saran Ganjar

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyarankan masyarakat untuk sadar diri dalam melakukan perlindungan diri menyusul pelonggaran penggunaan masker di tempat terbuka.