Diretas Buat Protes Soal Ahok, Begini Tampilan Situs Tempo dan PN Jembrana
Laman tempo.co diretas Kamis (11-5-2017). (Istimewa/Tempo.co)

Peretasan laman Tempo dan PN Negara memakai teknik deface sehingga tampilan asli laman berubah.

Solopos.com, JAKARTA – Tindakan peretasan untuk menyampaikan opini kembali terjadi, kini korban peretasannya adalah laman Tempo.co dan laman resmi Pengadilan Negeri (PN) Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Dua laman tersebut diretas sehingga menampilkan pesan mengenai penahanan Basuki Tjahaja Purnama  (Ahok).

Dilansir Kantor Berita Antara, Kamis (11/5/2017), peretasan terjadi terlebih dahulu di laman resmi PN Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Laman tersebut diketahui sudah diretas pada Rabu (10/5/2017) malam. Laman PN itu menampilkan layar hitam dengan foto Ahok dengan setelan jas warna hitam, kemeja putih, serta dasi bermotif hitam-putih. Dalam foto tersebut Ahok tampak mengenakan kacamata, dengan pose tangan kanannya berada di dada, diikuti dengan tulisan sebagai berikut;

Give his all to this country guilty and sentenced 2 years in jail. Simple explanation: they didn't know the difference between "eat with spoon" and "eat spoon". they claimed both are same meaning, and made this governor guilty. the end. #RIP Justice In My Country [Memberikan segalanya untuk negaranya malah dihukum penjara dua tahun. Sederhananya, mereka tidak bisa membedakan frasa ‘makan dengan sendok’ dan ‘makan sendok’, yang mereka tahu itu sama sehingga gubernur itu bersalah. #RIP keadilan di negaraku,]” Dalam pesan tersebut juga tertuliskan peretas memakai nama Konslet dan Achon666ju5t.

Tak berselang lama, Kamis dini hari, peretasan terjadi di laman media online Tempo.co. Laman tersebut tidak menampilkan berita terbaru mereka, namun menampilkan foto Ketua FPI, Rizieq Shihab yang tampak sedang berorasi. Dalam foto tersebut juga tampak Ketua GNPF MUI, Bacthiar Nasir berdiri di belakang Rizieq. Di bawah foto tersebut terdapat kalimat “Bebaskan Ahok!”.

Laman PN Negara mengalami deface. (Istimewa)
Laman PN Negara mengalami deface. (Istimewa)

Peretasan di laman Tempo.co terjadi cukup lama, dipantau hingga Kamis pagi pukul 03.55 WIB, laman Tempo.co masih menayangkan foto tersebut. Saat dicari di mesin pencari google, muncul tulisan “TEMPO.co: hacked by Rizieq Shihab” di hasil pencarian.

Saat dimintai keterangan, Pemimpin Redaksi Tempo.co, Burhan Sholihin, enggan berspekulasi mengenai motif peretasan tersebut. “Kami tidak bisa menduga-duga apa motif para hacker, karena belakangan ini serangan memang sedang masif dan meningkat,” terang Burhan seperti dikutip Okezone.com.

Burhan  menegaskan peretasan ini melanggar hukum karena laman tempo.co digunakan untuk berbagi informasi ke khalayak luas. Meski demikian, Burhan menegaskan manajemen belum akan melaporkan peristiwa itu, tapi lebih memilih untuk mencari jejak pelakunya terlebih dahulu bersama tim internal.

“Soal penanganan, soal hukum kami belum sampai ke sana, kalau nanti kami bisa mendapatkan jejak pelakunya, tidak menurutp kemungkinan untuk itu. Sementara kami fokus ke internal dulu,” tambah Burhan.

Kamis pagi, dua laman yang diretas itu sudah kembali ke kondisi semula.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho