Diputuskan! Ini Nama Ibu Kota Negara yang Baru di Kalimantan Timur

Presiden Joko Widodo menyetujui nama ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur, yakni Nusantara.

 Desain ibu kota baru (Instagram-@jokowi)

SOLOPOS.COM - Desain ibu kota baru (Instagram-@jokowi)

Solopos.com, JAKARTA — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, membocorkan nama ibu kota negara (IKN) baru yang disetujui Presiden Joko Widodo.

Suharso ditunjuk sebagai perwakilan pemerintah pada rapat panitia kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) IKN Senin (17/1/2022). Ia menyampaikan nama IKN baru yang disetujui Presiden Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, yakni Nusantara.

PromosiBUMN Klaster Energi Harus Jadi Pelopor Ekonomi Hijau

“Saya baru mendapatkan konfirmasi dan perintah langsung dari Bapak Presiden yaitu pada hari Jumat [14/1/2022]. Jadi sekarang hari Senin, hari Jumat lalu, beliau mengatakan ibu kota negara ini namanya Nusantara,” jelas Suharso pada rapat panja di gedung DPR RI, Senin seperti dilansir Bisnis.com, Senin.

Baca Juga : Vaksinasi Anak Dosis II Boyolali Dimulai, Targetkan 5.360 Sasaran

Suharso mengatakan alasan pemilihan nama Nusantara, yaitu sudah dikenal sejak dulu dan terkenal di lingkup internasional.

“Nusantara sudah dikenal sejak dulu dan ikonik di internasional. Mudah dan menggambarkan kenusantaraan kita semua, Republik Indonesia. Saya kira kita semua setuju dengan istilah Nusantara itu,” jelasnya.

Suharso juga mengungkapkan bahwa nama Nusantara dipilih dari 80 nama lain. Pembahasan nama dilakukan tim yang terdiri dari unsur pemerintah, ahli bahasa, dan ahli sejarah. Akhirnya, nama Nusantara yang dipilih untuk diajukan ke DPR.

Baca Juga : Berkat KIP, Mahasiswa asal Miri Sragen Ini Bisa Kuliah Sekaligus Usaha

“Misalnya, Negara Jaya, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Nusa Jaya, Pertiwi Pura, Warna Pura, Cakrawala Pura, Kertanegara. Ada sekitar 80-an lebih tetapi kemudian akhirnya dipilih kata Nusantara tanpa kata Jaya,” jelasnya di sela-sela rapat.

Sebagai informasi, sejumlah anggota pansus dari berbagai fraksi turut memberikan pandangan terhadap nama usulan Presiden Jokowi tersebut sebelum diketok palu pimpinan rapat.

Mayoritas berpandangan pemerintah perlu menjelaskan lebih dalam terkait makna serta alasan pemilihan nama Nusantara. Seperti disampaikan anggota pansus dari Fraksi PKS, Ecy Awal Muharam, dan DPD RI, Agustin Teras Narang.

Baca Juga : Gurihnya Bisnis Budidaya Bandeng di Jepara, Bisa Raup Rp123 Juta

Mereka mengkritik usulan tersebut kendati akhirnya disetujui secara substantif oleh forum rapat. Setelah ini, pemerintah diminta menyiapkan penjelasan mendalam terkait nama Nusantara.

“Kami serahkan ini ke pemerintah karena inisiatif pemerintah. Kami semua minta penjelasan tentang Nusantara. Lalu, secara semantik, secara bahasa, harus tepat. Rasa-rasanya Ibu Kota Negara Nusantara itu multitafsir,” kata Ketua Pansus RUU IKN Ahmad Doli Kurnia.

“Jadi, rasanya nama negara berubah jadi Nusantara. Ini tugas pemerintah undang ahli bahasa. Jadinya, IKN yang bernama Nusantara. Ini selanjutnya disebut nusantara saja [bukan IKN Nusantara]. Kalau digabung, itu multitafsir,” imbuh dia.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Diundang Jokowi, Elon Musk ke Indonesia November 2022

Elon Musk mengakui ada diskusi proyek masa depan dengan Presiden Jokowi dan akan datang ke Indonesia pada November 2022.

Bahas Video Marah-Marah, Yusuf Mansur: Saya Memang Ekspresif

Yusuf Mansur mengatakan dirinya memang tipikal orang yang ekspresif ketika menyampaikan sesuatu.

Rumah Dibom Molotov, Ustaz di Aceh Doakan Pelaku

Abdullah mengatakan saat pelemparan bom terjadi ia tidak berada di rumah karena sedang memenuhi undangan untuk menghadiri sebuah kegiatan syukuran kelahiran anak.

Aniaya Pelaku Balap Liar, 5 Polisi di Manokwari Ditahan

Kejadian pengeroyokan remaja oleh lima polisi itu terjadi pada Sabtu (14/5/2022) malam lalu.

Diterpa Banyak Masalah, Yusuf Mansur: Tak Ada Badai Semua Pelangi

Yusuf Mansur bahkan menyebut semua masalah yang menerpa dirinya saat ini sebagai pelangi.

IDI: Nakes Ucapkan Terima Kasih ke Airlangga Kendalikan Pandemi Covid-19

Menurut IDI, Airlangga Hartarto menjadi sosok sentral dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

5 Polres di Jateng Naik Level, Salah Satunya Klaten

Kelima Polres yang naik level tersebut yakni Polres Cilacap, Polres Magelang, Polres Pati, Polres Batang, dan Polres Klaten.

Imigrasi: Tidak Ada Masalah dengan Dokumen Abdul Somad

Penolakan Abdul Somad oleh Singapura sepenuhnya wewenang negara tetangga Indonesia tersebut.

Dokumen UAS Oke tapi Imigrasi Indonesia Tak Bisa Intervensi Singapura

Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI menyatakan tidak ada masalah keimigrasian dalam perkara yang menimpa Ustaz Abdul Somad (UAS) di Singapura.

Kejagung Kembali Tahan Mafia Minyak Goreng, Ini Sosoknya

Kejagung menetapkan analis independen Lin Che Wei sebagai bagian dari mafia minyak goreng yang bekerja sama dengan oknum di Kementerian Perdagangan.

Selain Indonesia, Ini Negara yang Membebaskan Warganya Tak Bermasker

Sebelum Indonesia, sejumlah negara sudah lebih dulu membolehkan warganya tak lagi memakai masker di tempat umum.

Pengacara: Korban Yusuf Mansur Silakan Hubungi Saya, Gratis!

Zaini mengatakan, apa yang dilakukan Yusuf Mansur kepada banyak investor dalam beberapa investasi yang digalangnya sebagai bentuk kezaliman.

Pelonggaran Masker Berlaku Per 18 Mei 2022

Pemerintah mengingatkan pelonggaran masker tersebut tidak berlaku bagi warga yang rentan penyakit serta yang dalam kondisi badan tidak sehat.

Elon Musk Ancam Batalkan Beli Twitter, Ini Alasannya

Twitter yang tidak mau memberikan data tentang akun bot kurang dari 5 persen dari pengguna, membuat Elon Musk mengacam batalkan pembelian Twitter.

Datangi Jakarta, Petani Sawit Tuntut 5 Hal ke Presiden Jokowi

Mereka mengadukan nasib petani sawit terkait pelarangan ekspor sawit oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pelaku Perjalanan Juga Tak Perlu Tes PCR

Syaratnya, para pelaku perjalanan tersebut sudah mendapatkan dosis vaksin Covid-19 secara lengkap.