Dipindah ke Grup 1, Persis Solo LPIS Ajukan Protes
Para pemain Persis LPIS. dokJIBI/SOLOPOS
Para pemain Persis LPIS. dokJIBI/SOLOPOS

SOLO –Manajemen Persis Solo LPIS mengajukan protes keras menyusul perubahan jadwal DU LPIS yang rencananya mulai kickoff 14 April mendatang. Persis yang semula berada di Grup 2 bersama PSS Sleman dan PSIS Semarang ternyata harus berjibaku dengan tim-tim asal daerah lain, termasuk dari Sumatra.

Hal tersebut jelas sangat memberatkan Persis dilihat dari kebutuhan anggaran. Persis Solo berharap grupping kompetisi disesuaikan dengan zona terdekat.

“Kami akan ajukan protes. Paling tidak, pembagian grup harus seperti kemarin [Persis di grup 2]. Kalau seperti ini, anggaran yang akan kami keluarkan bisa membengkak tajam. Jumlahnya bisa di atas angka Rp5 miliar. Itu sangat memberatkan kami,” kata Manajer Persis, Joni S Erwandi, kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Jumat (22/3).

Joni mencotohkan saat persis harus bertandang ke Lampung (Sumatra), total biaya operasional yang harus dikeluarkan tidak sedikit. Pasalnya, pemain harus ke Lampung dengan menumpang pesawat terbang.

“Pengaruh perubahan grup ini sangat luar biasa bagi kami. Makanya, kami berharap hal itu bisa berubah. Intinya, jangan sampai memberatkan keuangan Persis,” katanya.

Sesuai rencana, kickoff DU LPIS di-launcging 14 April mendatang. Dengan masuknya Persis di grup 1, Persis tidak bertemu dengan musuh bebuyutan, PSS Sleman. Sebaliknya, Persis akan bertemu dengan tim dari Jakarta, Jabar dan Sumatra. Temu teknik DU LPIS dilangsungkan akhir Maret.

Hingga saat ini, Persis Solo di bawah asuhan Widyantoro masih menjalani latihan rutin di Lapangan Lanud Adi Soemarmo. Sedinya, Persis akan menjajal kekuatan Persipur Purwodadi di Stadion Manahan, Minggu (24/3) sore.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho