Tutup Iklan

Dipicu Kepala Dandim Dipukul, Anggota TNI Hajar Pemuda Buleleng

Pihaknya mengaku bakal membicarakannya terlebih dahulu dengan berbagai tokoh masyarakat.

 Potongan gambar tentang video viral seorang remaja yang dihajar anggota TNI di Buleleng, Bali, Senin (23/8/2021).

SOLOPOS.COM - Potongan gambar tentang video viral seorang remaja yang dihajar anggota TNI di Buleleng, Bali, Senin (23/8/2021).

Solopos.com, BULELENG – Dipicu tindakan pemukulan terhadap Dandim Buleleng, Bali dari belakang, sejumlah anggota TNI menghajar seorang remaja.

Video yang menampilkan anggota TNI menghajar remaja tersebut belakangan viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali.

Tidak Utuh

Dandim Buleleng Letkol Muhammad Windra mengatakan peristiwa itu terjadi tiba-tiba. Dia mengatakan informasi di medsos hanya sepotong alias tidak utuh.

“Kepala saya dipukul dari belakang, kemudian saya bingung siapa yang mukul saya. Nah saat itulah anggota yang ada di kanan kiri saya langsung spontan, karena dia tahu, dipukullah orang itu (oleh anggota). Jadi yang di Instagram itu hanya sepotong dari versi mereka saja,” terang Letkol Windra saat dihubungi detikcom, Senin (23/8/2021).

Baca Juga: Kapolresta dan Dandim Solo Pimpin Evakuasi 64 Pasien Corona ke Lokasi Isolasi Terpusat 

Windra mengatakan kejadian tersebut bermula saat pihaknya melakukan swab test antigen di desa tersebut.

Swab test antigen dilakukan karena sebelumnya terdapat 27 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan 2 orang meninggal dunia.

Swab dilakukan untuk keperluan tracing. Sebelumnya kejadian pemukulan sudah ada sebanyak 104 orang yang di-swab test antigen dan diperoleh 4 orang positif.

Menurut Windra, swab test antigen dilakukan dengan menjaring orang yang lalu-lalang di jalanan. Hal itu dilakukan karena warga di sana tidak mau di-testing dan tracing.

Jaring Warga

“Maka salah satu upaya yang dilakukan adalah menjaring warga yang lalu-lalang di jalan. Mereka diarahkan untuk dilaksanakan testing acak untuk antigen,” terangnya.

Saat petugas menjaring warga, datanglah pengendara sepeda motor dengan orang anak remaja yang masih berstatus mahasiswa.

Mereka diarahkan oleh petugas gabungan untuk di-rapid test antigen.

“Cuma anak ini dia tidak mau kemudian dia melarikan diri dengan terlebih dahulu menabrak petugas kami dan langsung kabur dengan cara sporadis. Kemudian setelah itu dia balik lagi kemudian dia (berkata) ‘ngapain kalian menghalangi-halangi jalan saya’. Penyampaiannya begitu sehingga anggota mendekati dan menarik yang bersangkutan,” terangnya.

Mahasiswa

Dia mengatakan kedua remaja tersebut merupakan mahasiswa. Pihak keluarga pun menolak remaja tersebut dites rapid antigen.

“Masih mahasiswa ini, meronta-ronta dan melawan dan berkata yang kurang baik sehingga kami dudukkan dia. Bapaknya juga datang, kemudian saya dekati untuk bersama-sama di sana, tenang dulu, kita antigen dulu. Tapi kemudian bapaknya tetap menarik anaknya untuk pulang,” imbuhnya.

Saat itulah kemudian tiba-tiba salah satu pemuda tersebut memukul kepala Dandim dari belakang.

Baca Juga: Keluarga Pria Pasar Kliwon Pemukul Polisi Solo Minta Maaf, Proses Hukum Jalan Terus 

Akibatnya, anggota TNI yang lain secara spontan langsung menghajar yang bersangkutan.

Sementara itu, Kepala Desa Buleleng Ketut Budiasa mengaku belum bisa memberikan penjelasan terkait dengan hal tersebut.

Pihaknya mengaku bakal membicarakannya terlebih dahulu dengan berbagai tokoh masyarakat.

“Ini kan masalah di desa, saya ngomong dulu dengan tokoh-tokoh masyarakat sehingga nanti tidak terlalu melebar begitu,” jelas Budiasa.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini : 28 November 1975, Timor Timur Merdeka dari Portugal

Beragam perstiwa terjadi pada 28 November dan terangkum dalam Sejarah Hari Ini, salah satunya tentang pendeklarasian kemerdekaan Timor Timur.

Tiga Anggota Polisi di Labuhanbatu Sumut Dipecat, Penyebabnya Ini

Pemecatan ketiga polisi itu membuktikan Kepolisian Indonesia, dalam hal ini Polres Labuhanbatu, tidak pandang bulu menegakkan hukum.

Luapan Sungai Genangi Rel, Sejumlah Kereta Api di Bandung Tertahan

Luapan sungai Cikeruh naik sampai ke jalan kereta api di Bandung, juga membawa banyak sekali sampah dan ranting kayu

BMKG Peringatkan 13 Wilayah Jabar Rawan Banjir, Tapi Jangan Panik

Sebanyak 13 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat (Jabar) dinyatakan rawan bencana banjir hingga banjir bandang pada akhir November ini.

Presiden Jokowi Patenkan 2 Obat Ini untuk Covid-19, Apa Saja?

Presiden Joko Widodo meneken dua Peraturan Presiden (Perpres) tentang pelaksanaan paten oleh pemerintah terhadap dua obat untuk pengobatan Covid-19.

Polres Metro Tangkap 18 Warga Kampung Boncos saat Pesta Narkoba

Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap 18 orang warga Kampung Boncos saat pesta narkoba, Sabtu (27/11/2021).

Begini Kondisi Mobil Ketua MPR Bamsoet, Kecelakaan saat Reli di Bekasi

Kondisi mobil yang ditumpangi Ketua MPR, Bambang Soesatyo, akrab disapa Bamsoet ringsek usai kecelakaan saat balap mobil di Rally Meikarta, Bekasi, Sabtu (27/11/2021).

Polisi Dalami Motif Pria Bekasi yang Aksinya Lecehkan Kitab Suci Viral

Polres Metro Bekasi Kota menangkap BF, 37, warga Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi karena aksinya viral diduga melecehkan kitab suci Alquran.

Pelaku Pengeroyokan Pelajar SMA Hingga Tewas di Bandung Ditangkap

Pelaku pengeroyokan pelajar SMA hingga tewas di Jalan Aceh, Bandung, dibekuk jajaran Polsek Bandung Wetan di Bandung.

Kongres Kaum Muda Kemukakan Delapan Tuntutan demi Indonesia Emas 2045

Kerinduan untuk menemukan kembali identitas bangsa Indonesia yang berakar pada tanah dan air menggelorakan keinginan kaum muda untuk menjadi bagian dalam proses penyusunan kebijakan

Ketua MPR Bamsoet Kecelakaan saat Reli di Bekasi, Begini Kondisinya

Ketua MPR, Bambang Soesatyo, mengalami kecelakaan saat mengikuti balapan Sprint Rally 2021 di Meikarta, Bekasi, Sabtu (27/11/2021).

Lanjutan Kasus Macbook Rp67 Juta, Polisi Sebut Korban 18 Orang Lebih

Dirkumsus Polda Metro Jaya memperkirakan korban penggelapan barang mahal yang dilakukan dua kurir ojol fiktif lebih dari 18 orang.

PNS Telanjur Ajukan Cuti Libur Nataru, BKN Minta Batalkan

BKN memastikan ASN dilarang cuti selama libur Natal dan Tahun Baru 2022, kecuali bagi yang melahirkan dan sakit.

Waduh, 19 Kabupaten/Kota Sempat Alami Lonjakan Kasus Covid-19

Menkes Budi Gunadi menyampaikan persentase kenaikan kasus Covid-19 di sejumlah daerah tersebut memang terbilang kecil.

Tragis! Pria 68 Tahun Diterkam Buaya Saat Selfie, Begini Ceritanya

Seorang pria berusia 68 tahun diterkam buaya karena mengira reptil raksasa itu palsu dan terbuat dari plastik.

Varian Omicron Muncul di Afrika, Warga 8 Negara Dilarang Kunjungi AS

Sebagian besar warga negara non-AS yang telah berada di 8 negara di Afrika dalam 14 hari sebelumnya tidak akan diizinkan masuk ke Amerika Serikat.