Dipicu Banjir, Tembakau di Tulungagung Dipanen Dini

Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian Tulungagung, Gatot Rahayu mengatakan sekitar 1.226 hektare tanaman tembakau yang tersebar di empat kecamatan Kabupaten Tulungagung terendam banjir imbas anomali cuaca dalam sepekan terakhir. 

 Pekerja menjemur tembakau untuk mengurangi kelembaban di Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Destyan Sujarwoko)

SOLOPOS.COM - Pekerja menjemur tembakau untuk mengurangi kelembaban di Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Destyan Sujarwoko)

Solopos.com, TULUNGAGUNGSekitar 1.226 hektare tanaman tembakau yang tersebar di empat kecamatan Kabupaten Tulungagung terendam banjir imbas anomali cuaca dalam sepekan terakhir. Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian Tulungagung, Gatot Rahayu mengatakan lahan pertanian tembakau yang terdampak banjir tersebar di 20 desa dan sebagian besar ada di wilayah selatan Kota Tulungagung.

“Daerah terparah tanaman tembakau yang tergenang banjir ini terdapat di wilayah Kecamatan Campurdarat,” terang Gatot, Rabu (6/10/2022).

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Khusus di daerah ini (Campurdarat), secara keseluruhan luasan tanaman tembakau mencapai 500-an hektare.  “Sementara yang terendam usia tanamannya beragam, mulai 30 hari hingga memasuki masa panen,” ujarnya.

Baca Juga Putin Bertekad Gunakan Semua di Perang Rusia Vs Ukraina

Hingga saat ini, lanjut Gatot, pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap kondisi tanaman yang tergenang banjir. Padahal, tanaman tembakau dikenal sangat rentan mengalami kerusakan jika terlalu lama terkena air.

Petani terancam mengalami gagal panen atau puso. Oleh karenanya, Gatot mengimbau kepada para petani untuk segera memanen tanaman tembakaunya agar tidak merugi.

“Jika nanti terjadi gagal panen, kami akan memberikan bantuan berupa benih padi ke petani, setiap hektare akan mendapatkan 25 kilogram benih padi,” tuturnya.

 

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Panen Dini Tembakau di Tulungagung Dipicu Banjir

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jumat Ini, Madiun Diprediksi Cerah Sepanjang Hari

      Berikut prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Jumat 2 Desember 2022.

      Sadis! Penjual Nanas Dianiaya 7 Pesilat hingga Meninggal di Gresik

      Seorang penjual nanas di Pasar Gadung, Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, dianiaya sejumlah anggota perguruan silat hingga meninggal dunia.

      179 Anggota Bhabinkamtibmas Madiun Dilatih Tangani Ular yang Masuk Rumah

      Sebanyak 179 anggota Bhabinkamtibmas Polres Madiun dilatih untuk menangani terkait tata cara menangani ular yang masuk ke rumah warga.

      Jadi Tersangka Korupsi, Bupati Bangkalan Hadiri Acara Antikorupsi di Surabaya

      Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron, yang menjadi tersangka kasus korupsi menghadiri acara Hari Antikorupsi se-Dunia di Surabaya bersama Ketua KPK Firli Bahuri.

      KPK Akui Terima 268 Laporan Dugaan Korupsi di Jawa Timur

      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima sebanyak 268 laporan dugaan korupsi di Jawa Timur.

      Awal Bulan, Madiun Diprediksi Cerah Sepanjang Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Kamis 1 Desember 2022.

      Terjerat Narkoba, Anggota Polisi Tulungagung Divonis 4 Tahun & Denda Rp1 Miliar

      Aiptu Udi Cahyono, anggota polisi di Tulungagung divonis bersalah dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

      Hasil Autopsi Jenazah 2 Korban Kanjuruhan: Patah Tulang, Tak Ada Gas Air Mata

      Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Jawa Timur mengungkapkan hasil autopsi jenazah korban tragedi Kanjuruhan Malang.

      Isak Tangis Keluarga Iringi Kedatangan Jenazah Briptu Khoirul Anam di Magetan

      Jenazah Briptu Anumerta Muhammad Khoirul Anam tiba di rumah duka di Kabupaten Magetan dan akan disemayamkan semalam.

      Cerita Petani Madiun, Bahagia Hasil Panen Padi Melimpah Usai Memanfaatkan MUT

      Pupuk Indonesia memiliki puluhan Mobil Uji Tanah yang bisa dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi unsur hara tanah sebelum proses penanaman.

      Akhir Bulan, Madiun Diperkirakan Hujan dari Siang hingga Sore Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Rabu 30 November 2022.

      Wow! Capai Target, PAD dari Sektor Pariwisata di Magetan Tembus Rp15,3 Miliar

      Pendapatan asli daerah di sektor pariwisata di Kabupaten Magetan lampaui target pada tahun ini.

      Pemkab Nganjuk Gandeng ISI Surakarta untuk Perkenalkan Keris kepada Masyarakat

      Pemkab Nganjuk menggandeng ISI Surakarta dalam menggelar Pekan Seni Budaya dan memperkenalkan keris.

      Gaji Naik Rp2,5 Juta/Bulan, Jumlah Pendaftar PPK di Kota Madiun Membeludak

      Jumlah pendaftar anggota PPK Pemilu 2024 di Kota Madiun membeludak hingga penutupan pendaftaran.

      Kronologi 2 Bocah Kakak Beradik Meninggal Tenggelam di Sungai Pamekasan

      Dua bocah di Kabupaten Pamekasan meninggal dunia saat bermain dan kemudian tenggelam di sungai.

      Cerita Jokowi Soal Ide Pendirian Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya

      Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Surabaya diresmikan secara langsung oleh Presiden Jokowi.