Dinas Perhubungan Bantul Gratiskan Uji Kir

Pemilik kendaraan yang tertarik ikut dalam kegiatan ini bisa mendaftar secara online dan manual

Solopos.com, BANTUL-Pemkab Bantul melalui Dinas Perhubungan akan melaksanakan uji kir gratis, Minggu (25/3/2018). Pemilik kendaraan yang tertarik ikut dalam kegiatan ini bisa mendaftar secara online dan manual.

Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Aris Suharyanta mengatakan jika UJI kir gratis itu ditujukan untuk semua jenis kendaraan tanpa terkecuali. Ia menguraikan pengendara harus membawa surat kendaraan berupa STNK saat akan melakukan pendaftaran. "Gratis, untuk semua," katanya ketika dihubungi Solopos.com, Sabtu (24/3/2018).

Proses pendafataran secara online bisa melalui aplikasi sistem pendaftaran online (Sipentol). Sistem ini dianggap lebih efektif jika diperkirakan peminat uji kir gratis ini cukup tinggi. Sementara, yang memilih mendaftar secara manual bisa melalui kantor pengujian kendaraan yang berada di Jalan Parangtritis, Sewon, Bantul.

Aris menegaskan, saat pelaksanaan ujiannya nanti diharuskan pula membawa surat kendaraan dan buku kir bagi pengendara yang sudah memilikinya. Kemudian, akan dilaksanakan uji kir sebagaimana biasanya.

Biaya yang dikenakan untuk uji kir sendiri beragam, mulai dari puluhan ribu rupiah, tergantung jenis kendaraannya. Adapun, aplikasi Sipentol sendiri merupakan layanan yang digagas Dishub Bantul dengan memanfaatkan aplikasi. Lewat aplikasi ini, pengedara bisa mengantri untuk ikut uji kir dengan memesan terlebih dahulu.

Masyarakat diminta memasukkan identitas diri, nopol kendaraan, jadwal uji kir yang diinginkan. Aris mengatakan pelaksanaannya uji kir gratis ini akan sama seperti biasanya. Terkait jumlah pesertanya, bergantung pada kemampuan serta jumlah kendaraan yang mendaftar. Namun, ia berharap masyarakat yang berminat bisa segera mendaftar khususnya melalui aplikasi Sipentol karena bisa diakses di mana saja dan kapan saja.

Suharsono, Bupati Bantul berharap aplikasi Sipentol bisa bermanfaat membantu masyarakat mendapatkan kemudahaan. Menurutnya, masyarakat bisa memanfaatkan kemajuan teknologi ini agar lebih efektif dan efisien karena tidak perlu bolak balik
datang ke lokasi. "Tinggal daftar dan datang ikut pengujian, khususnya ketika sedang ramai," katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom