Pegawai Dinas Perdagangan Kudus didampingi aparat kepolisian berbaju preman mengecek keakuratan takaran mesin pengisian BBM untuk kendaraan bermotor di SPBU Payaman Kudus, Rabu (15/5/2019). (Antara-Istimewa)

Solopos.com, KUDUS — Dinas Perdagangan Kudus menginspeksi mendadak sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) guna memantau keakuratan takaran mesin pengisi bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan bermotor.

"Dari tiga SPBU yang kami datangi hari ini [Rabu, 15/5/2019], semua takaran masih berada di ambang batas toleransi," kata Kabid Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara, Kamis (16/5/2019).

Ketiga SPBU tersebut adalah SPBU Proliman Tanjung, SPBU Payaman dan SPBU Ngembal Kulon. SPBU yang menjadi sasaran pengawasan merupakan SPBU yang berada di jalur mudik Lebaran 2019.

Sementara itu tera ulang mesin pengisi BBM untuk kendaraan bermotor di SPBU, katanya, sudah dilakukan pada bulan Maret 2019, sedangkan saat ini merupakan pengawasan menjelang mudik Lebaran 2019. Kegiatan tersebut, lanjut dia, dalam rangka menjaga takaran di setiap SPBU sesuai aturan sehingga masyarakat, terutama pemudik tidak dirugikan oleh oknum SPBU yang melakukan kecurangan.

Sidak tersebut juga dilakukan dalam rangka memantau stok kebutuhan bahan bakar menjelang Lebaran maupun pascalebaran yang diharapkan bisa terjaga. Tak kalah pentingnya, ketepatan takaran di setiap SPBU bisa dipertanggungjawabkan oleh pemiliknya.

Kasi Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Suharto menambahkan hasil sidak itu tidak dijumpai kecurangan di SPBU. Hal itu, kata dia, lantaran takaran di masing-masing SPBU masih di bawah batas toleransi tera yang ditetapkan dari Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan.

Sidak sebelumnya, yakni di SPBU Terban, Klaling, Hadipolo dan Dersalam.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten