Dinas Koperasi & UKM Jateng Klaim 80% Pengusaha Binaan Perempuan
Buruh memproduksi baju koko (baju muslim) di pabrik garmen Jaya Manunggal, Karangjati, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/6/2018). (Antara-Aditya Pradana Putra)

Semarangpos.com, SEMARANG — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Jawa Tengah terus mendorong perempuan untuk lebih percaya diri dalam memulai maupun mengembangkan usahanya. Apalagi 80% binaan Dinas Koperasi dan UKM Jateng adalah pengusaha perempuan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng, Ema Rachmawati mengatakan rasa percaya diri menjadi modal utama yang harus dimiliki perempuan. Menurutnya perempuan tidak perlu merasa minder dengan laki-laki dalam memulai sebuah berbisnis ketika ingin sukses.  "Perempuan harus bangun kepercayaan dirinya sebagai seorang perempuan ketika mau menjadi pengusaha dan lainnya," kata Ema, Senin (29/4/2019).

Dia mengatakan, perempuan juga harus senantiasa terus belajar dan mengoreksi segala kekurangan dalam bisnisnya. Jangan mudah puas dengan hasil, namun harus terus belajar agar kian maju. "Perempuan tidak boleh berhenti belajar, hidup belajarlah sampai akhir khayatnya," ucapnya. 

Disebutnya, saat ini pun telah banyak perempuan yang berwirausaha. Dari banyak pelatihan dan pendampingan yang dilakukan Dinkop, 80% merupakan kalangan perempuan. "Kita lihat sebenarnya dari pendampingan kita kebanyakan UKM ya perempuan. Perempuan telaten, langsung cepat naik," katanya. 

Dia menambahkan, Dinkop dan UKM Jateng terus berupaya memfasilitasi perempuan agar mau berwirausaha dengan adanya berbagai pelatihan, pendampingan dan pendekatan dengan sumber permodalan.  "Kita fasilitasi perempuan untuk mendekati sumber permodalan baik dengan perbankan, kredit umi, koperasi," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho